Surabaya, MMI – Tim dosen Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Teknologi Digital (FEBTD) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Sosialisasi Akuntansi Sektor Publik untuk Meningkatkan Pemahaman Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan” di SMA Unggulan Amanatul Ummah Surabaya.
Kegiatan ini diketuai oleh Mohammad Ghofirin, S.Pd., M.Pd., dengan anggota tim dosen Dina Anggraeni Susesti, S.E., M.SA., Ak. dan Dr. Endah Tri Wahyuningtyas, S.E., M.A. Pelaksanaannya juga melibatkan dua mahasiswa, yaitu Muhammad Zidan Alabror dan Achmad Amir Adz Dzikro.
Transparansi dan akuntabilitas merupakan dua pilar penting dalam pengelolaan keuangan publik. Keduanya diperlukan untuk memastikan bahwa pengelolaan dana berlangsung secara terbuka, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai akuntansi sektor publik perlu diperkenalkan sejak dini agar generasi muda memiliki literasi keuangan serta kesadaran kritis terhadap pengelolaan dana, baik di lingkungan publik maupun organisasi.
“Generasi muda merupakan calon pemangku kepentingan yang kelak akan terlibat dalam pengelolaan berbagai organisasi maupun dana publik. Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami ingin memberikan pemahaman dasar bahwa transparansi dan akuntabilitas keuangan sangat penting untuk membangun kepercayaan serta mencegah penyalahgunaan dana,” ujar Mohammad Ghofirin selaku ketua tim pelaksana.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 siswa SMA Unggulan Amanatul Ummah Surabaya. Tim pelaksana menerapkan pendekatan pembelajaran partisipatif atau Participatory Learning Approach (PLA) melalui sejumlah metode interaktif. Materi disampaikan melalui presentasi, diskusi kelompok, studi kasus pengelolaan dana organisasi siswa, serta praktik penyusunan laporan keuangan sederhana.
Materi sosialisasi mencakup konsep dasar akuntansi sektor publik, prinsip transparansi dan akuntabilitas, fungsi laporan keuangan, serta pentingnya pengawasan masyarakat dan integritas dalam pengelolaan keuangan. Antusiasme peserta terlihat dalam diskusi mengenai keterbukaan anggaran dan pentingnya laporan pertanggungjawaban dalam setiap kegiatan sekolah.
Pemahaman siswa juga dievaluasi melalui tes sebelum dan sesudah kegiatan (pre-test dan post-test). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test sebesar 63,40 meningkat menjadi 90,80 pada post-test. Berdasarkan perhitungan tim pelaksana, peningkatan tersebut mencapai 43,22%.
“Kami berharap para siswa tidak hanya menguasai materi secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kejujuran, keterbukaan, dan tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan organisasi sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Mohammad Ghofirin.

Melalui kegiatan ini, UNUSA menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan literasi keuangan dan pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas.
Pihak SMA Unggulan Amanatul Ummah Surabaya turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Program edukasi serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak siswa memahami pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan.
Penulis
Mohammad Ghofirin, S.Pd., M.Pd. (Ketua Pelaksana)
1. Dina Anggraeni Susesti, S.E., M.SA., Ak. (Dosen)
2. Dr. Endah Tri Wahyuningtyas, S.E., M.A. (Dosen)
3. Muhammad Zidan Alabror (Mahasiswa)
4. Achmad Amir Adz Dzikro. (Mahasiswa)
Dosen dan Mahaswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA)
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI















