Tim dosen Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS), Fakutas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Unversitas Jambi melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Penguatan Kompetensi Pedagogik Mahasiswa melalui Pelatihan Model Belajar Gembira (MBG) berbasis Joyful Learning” pada tanggal 2 Oktober 2026. Kegiatan ini diketuai oleh Merci Robbi Kurniawanti, M.Pd. yang merupakan dosen dari Program Studi Pendidikan Sejarah, dengan anggota Siti Tiara Maulia, S.Pd., M.Pd. (Dosen PPKn), Junita Yosephine Sinurat, M.Pd. (Dosen Pendidikan Sejarah), Nurmala Sari, S.Pd, M.Pd. (Dosen Pendidikan Ekonomi), dan Fadilla Ulfah, S.Pd, M.Pd.E. (Dosen Pendidikan Ekonomi).
Adapun peserta yang dilibatkan adalah mahasiswa Jurusan PIPS yang terdiri dari 3 Program Studi yaitu Pendidikan Sejarah, Pendidikan Ekonomi dan PPKn. Mahasiswa sebagai calon guru dipersiapkan agar tidak hanya memiliki penguasaan materi pembelajaran, tetapi juga mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, interaktif, dan menyenangkan di dalam kelas.
Pelatihan Model Belajar Gembira (MBG) berbasis Joyful Learning menjadi salah satu upaya tim dosen PIPS UNJA dalam memperkuat kompetensi pedagogik calon guru. Melalui pendekatan ini, mahasiswa diajak memahami bahwa pembelajaran yang efektif tidak selalu harus berlangsung dalam suasana yang kaku dan berorientasi pada penyampaian materi semata. Guru perlu mampu membangun pengalaman belajar yang membuat peserta didik merasa nyaman, terlibat, dan memiliki motivasi untuk belajar.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, tetapi juga terlibat dalam berbagai aktivitas praktik. Mahasiswa dilatih merancang pembelajaran yang menyenangkan dengan memanfaatkan permainan edukatif, aktivitas kelompok, diskusi interaktif, kreativitas, media pembelajaran, serta berbagai strategi yang dapat disesuaikan dengan karakteristik peserta didik.
Ketua tim pengabdian menjelaskan bahwa kemampuan mengajar calon guru tidak cukup hanya ditopang oleh penguasaan materi. Calon guru juga perlu memiliki kemampuan menciptakan suasana belajar yang membuat peserta didik merasa nyaman, terlibat, dan terdorong untuk berpartisipasi.
“Kami ingin mahasiswa memahami bahwa menjadi guru bukan hanya tentang bagaimana menyampaikan materi, tetapi juga bagaimana menciptakan pengalaman belajar yang membuat peserta didik merasa senang, aktif, dan terlibat. Karena itu, melalui Model Belajar Gembira ini mahasiswa kami dorong untuk lebih kreatif dalam merancang pembelajaran,” ujar Merci Robbi Kurniawanti

Kegiatan berlangsung dalam dua sesi (teori dan praktik). Sesi pertama yaitu pemberian materi tentang konsep dasar Model Belajar Gembira berbasis Joyful Learning dan contoh perangkat pembelajarannya. Selanjutnya, di sesi kedua para peserta yang terbagi dalam beberapa kelompok membuat scenario pembelajaran berbasis joyful learning sesuai bidang studi masing-masing. Setelah itu, di tahap akhir adalah sesi simulasi yang mana mahasiswa mempraktikkan scenario pembelajaran berbasis joyful learning yang sudah mereka rancang di depan kelas.
Melalui kegiatan ini, tim pengabdian dosen PIPS UNJA berharap mahasiswa semakin siap menjadi calon guru yang kreatif, adaptif, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Pengalaman praktik selama pelatihan diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia pembelajaran yang sesungguhnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah PIPS UNJA dalam menyiapkan calon guru yang tidak hanya kompeten dalam mengajar, tetapi juga mampu menciptakan kelas yang aktif, interaktif, dan menyenangkan. Model Belajar Gembira diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam praktik pembelajaran di sekolah.
Penulis: Merci Robbi Kurniawanti
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Jambi
Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Alkafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI



















