Jember, MMI – Setelah menggali kearifan lokal masyarakat pesisir Puger melalui wawancara dan pengamatan tradisi Petik Laut, tim PKM-RSH Universitas Jember melangkah ke tahap pengembangan media pembelajaran dan mengujinya secara langsung kepada siswa. Program bertajuk “Transformasi Pembelajaran Fisika Berbasis Eksplorasi Astro-Oceanografi untuk Penguatan Literasi Sains dan Kesiapsiagaan Bencana Bermuatan Kearifan Lokal Pesisir Puger” ini dijalankan oleh Shofiyatul Lailiyah, Ina Frebianti, Mabruroh, Aziziyatur Rahmah, dan Auri Letha Azzura Wijaya, mahasiswa Pendidikan Fisika dan Pendidikan Geografi Universitas Jember, di bawah bimbingan Lailatul Nuraini, S.Pd., M.Pd.
Tiga Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal
Hasil penelitian kualitatif di Puger diolah tim menjadi tiga produk media pembelajaran, yaitu media riil berupa simulasi tsunami, media pembelajaran digital interaktif berbasis Articulate Storyline, serta buku panduan penggunaan media bagi siswa.
Kearifan lokal tradisi Petik Laut Puger diintegrasikan ke dalam media tersebut sebagai bentuk penguatan nilai konservasi dan kesiapsiagaan masyarakat pesisir. Melalui media riil dan Articulate Storyline, siswa diajak menganalisis keterkaitan antara nilai budaya tradisi Petik Laut dan upaya mitigasi bencana tsunami menggunakan pendekatan Problem Based Learning yang mendorong siswa berpikir kritis terhadap persoalan nyata di lingkungan sekitarnya.
Baca Juga: Penerapan Lagu Asmaul Husna sebagai Media Pembelajaran PAI Siswa Kelas IV SDN 01 Cacaban Kendal
Uji Coba di SMKS Puger: Simulasi Tsunami hingga Pengamatan Bulan
Tahap implementasi dilaksanakan pada 18, 21, dan 24 Agustus 2026 di SMKS Puger dengan melibatkan 33 siswa kelas X Akuntansi (X AKL). Dalam pelaksanaannya, siswa mencoba langsung media riil simulasi tsunami serta media digital berbasis Articulate Storyline yang telah dikembangkan tim.
Tidak berhenti di ruang kelas, siswa juga diajak melakukan pengamatan bulan secara langsung pada malam hari sebagai bagian dari materi astro-oceanografi. Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami keterkaitan antara fase bulan, pasang surut air laut, dan aktivitas melaut nelayan yang sebelumnya digali dari hasil wawancara di Puger. Konsep fisika tersebut dihubungkan dengan pengalaman nyata masyarakat pesisir tempat mereka tinggal.

Untuk mengukur efektivitas media pembelajaran yang dikembangkan, tim juga melaksanakan pretest dan posttest guna mengetahui perkembangan literasi sains dan kesiapsiagaan bencana siswa sebelum dan sesudah pembelajaran.
Hasil Evaluasi: Peningkatan Signifikan pada Pemahaman Siswa
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman siswa kelas X AKL. Rata-rata nilai pretest sebesar 65,45 meningkat menjadi 90,40 pada posttest, dengan nilai N-Gain rata-rata sebesar 0,70 yang tergolong dalam kategori tinggi. Dari total 33 siswa, sebanyak 16 siswa mengalami peningkatan pemahaman berkategori tinggi dan 17 siswa lainnya berkategori sedang, tanpa ada siswa yang berada pada kategori rendah.
Bahkan, 16 siswa mencatatkan peningkatan signifikan hingga meraih nilai posttest sempurna. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis astro-oceanografi bermuatan kearifan lokal Pesisir Puger efektif dalam meningkatkan literasi sains dan kesiapsiagaan bencana pada siswa.
Baca Juga: Pentingnya Media Pembelajaran yang Menarik untuk Meningkatkan Semangat Belajar Siswa SD
Harapan ke Depan
Tim berharap media pembelajaran yang dikembangkan dapat terus dimanfaatkan oleh SMKS Puger dan berpotensi diadopsi oleh sekolah-sekolah lain di kawasan pesisir untuk memperkuat pembelajaran fisika yang kontekstual sekaligus menumbuhkan kesiapsiagaan bencana sejak dini di kalangan siswa.
Penulis:
1. Shofiatul Lailiyah_240210102014
2. Ina Frabianti_240210102016
3. Mabruroh_250210102039
4. Aziziyatur Rahma_240210303007
5. Auri Letha Azzura Wijaya_ 230210303031
Mahasiswa Pendidikan Fisika dan Pendidikan Geografi Universitas Jember
Dosen Pengampu: Lailatul Nuraini S.Pd., M.Pd.
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













