Lulus Kuliah IT tapi Belum Dilirik Perusahaan? Siapkan 5 Skill Ini

skill IT yang dibutuhkan lulusan baru

Gelar sarjana IT tidak otomatis membuat lulusan baru cepat diterima kerja. Hal ini karena perusahaan menilai kemampuan praktis melalui tes teknis, studi kasus, dan portofolio.

Kendati demikian, peluang kerja tetap terbuka di Indonesia. Sebab, Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital pada 2030, sementara Komdigi mencatat defisit sekitar 6 juta orang.

Untuk membantu menyiapkan kemampuan yang dibutuhkan, Anda dapat mempertimbangkan program pelatihan IT Course-Net. Terlepas dari itu, berikut lima skill yang perlu disiapkan agar kemampuan praktis Anda lebih terlihat oleh perekrut.

1. Satu Bahasa Pemrograman Mendalam

Rekruter lebih menghargai penguasaan yang mendalam satu bahasa pemrograman daripada pengetahuan yang dangkal tentang banyak bahasa. Oleh karena Pilih bahasa pemrograman sesuai posisi yang dituju.

Menurut Survei Stack Overflow, JavaScript menjadi bahasa yang paling banyak digunakan developer selama lebih dari satu dekade. Sementara itu, Python banyak digunakan untuk data dan AI, sedangkan Java dan Go banyak dipakai pada sistem perbankan serta layanan berskala besar.

Tes teknis biasanya menguji pemahaman struktur data, algoritma dasar, dan kemampuan membaca kode orang lain. Anda dapat berlatih secara rutin melalui platform seperti LeetCode atau HackerRank untuk menghadapi tes tersebut.

2. Git dan Portofolio GitHub

Git merupakan sistem kontrol versi standar yang digunakan hampir semua tim pengembang perangkat lunak. Sistem ini mencatat setiap perubahan kode sehingga anggota tim dapat bekerja secara paralel menggunakan branch dan pull request. GitHub menampung lebih dari 100 juta developer dan menjadi salah satu tempat perekrut melihat rekam kerja kandidat.

Portofolio yang kuat berisi dua sampai tiga proyek lengkap, bukan puluhan latihan tutorial.  Jadi, lengkapi setiap repositori dengan README yang menjelaskan masalah yang diselesaikan, teknologi yang digunakan, dan cara menjalankan proyek. Setelah itu, cantumkan tautan portofolio di CV dan profil LinkedIn agar perekrut dapat melihat hasil pekerjaan Anda.

3. SQL dan Pengolahan Data

SQL digunakan untuk mengambil, menyaring, dan menggabungkan data dari basis data relasional. Kemampuan ini berguna bagi developer, data analyst, dan QA engineer dalam pekerjaan sehari-hari. PostgreSQL dan MySQL termasuk basis data relasional yang paling banyak digunakan developer, sehingga mengenal keduanya dapat menjadi bagian dari persiapan mengolah data.  Penguasaan SQL juga dapat membuka jalan menuju posisi data analyst jika jalur developer belum terbuka.

Materi SQL yang perlu dikuasai mencakup SELECT, JOIN, GROUP BY, subquery, dan perancangan tabel. Hal ini karena banyak perusahaan menguji kemampuan ini melalui studi kasus, misalnya data penjualan atau data pelanggan.

4. Cloud dan Deployment Aplikasi

Perusahaan membutuhkan lulusan baru yang mampu membawa aplikasi dari laptop ke server produksi. AWS, Google Cloud, dan Microsoft Azure telah membuka region pusat data di Indonesia. Proses deployment juga melibatkan sejumlah kemampuan teknis, termasuk penggunaan server Linux, container Docker, dan pipeline CI/CD.

Anda dapat memulai dengan memamerkan proyek portofolio ke layanan cloud gratis atau berbiaya rendah. Selain itu, Anda juga bisa mengambil sertifikasi dasar, seperti AWS Certified Cloud Practitioner, dapat menambah nilai CV lulusan baru.

5. Dasar Keamanan Aplikasi

Kode yang berjalan belum tentu aman dari serangan. OWASP Top 10 merangkum risiko keamanan aplikasi web yang umum, termasuk injection dan broken access control. Oleh karena itu, pemahaman soal security perlu menjadi bagian dari kemampuan dasar saat membangun aplikasi. Dengan memahami dasar keamanan aplikasi, Anda dapat menunjukkan kesiapan yang lebih baik saat melamar pekerjaan.

Mempercepat Kesiapan Kerja bersama Course-Net

Lulusan IT dapat lebih cepat dilirik ketika gelar didukung bukti kemampuan praktis. Lima skill tersebut saling terhubung, mulai dari menulis kode dan mengolah data hingga menayangkan serta mengamankan aplikasi. Anda dapat memulai dengan mendalami satu bahasa pemrograman, lalu mengumpulkan bukti kerja melalui portofolio.

Pilih satu skill untuk mulai Anda latih, bangun proyek yang dapat ditampilkan, dan cantumkan hasilnya di portofolio. Jika membutuhkan pendampingan, pelajari program yang tersedia di Course-Net untuk menentukan pelatihan yang sesuai dengan posisi kerja yang Anda tuju.

Program pelatihan IT Course-Net dirancang untuk membantu menutup jarak antara materi kuliah dan kebutuhan kerja. Pilihan programnya mencakup full stack web developer, Java Spring, Laravel, Flutter, data analyst, cloud engineer, dan cyber security. Kelas dipandu coach yang merupakan praktisi aktif dengan pengalaman lebih dari lima tahun, dan setiap kelas berisi maksimal 12 peserta.

Setiap peserta membangun proyek portofolio yang ditinjau langsung oleh coach. Course-Net juga menyediakan pendampingan karier untuk CV dan wawancara, serta garansi mengulang kelas tanpa biaya. Course-Net menyebut telah dipercaya oleh praktisi dari 472 perusahaan dan meluluskan lebih dari 100.000 alumni.

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *