Mahasiswa Fisika UM Kembangkan Sistem Pengukuran Masa Pakai Minyak Goreng Berbasis Impedansi

Impedansi Minyak Goreng
Dokumentasi penelitian: tim mahasiswa Fisika UM melakukan persiapan dan pengujian sistem pengukuran karakteristik listrik minyak goreng di laboratorium.

Penelitian memanfaatkan respons listrik minyak untuk mengamati perubahan karakteristik akibat penggunaan berulang.

MALANG — Tim mahasiswa Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Malang (UM), melakukan penelitian mengenai pengembangan sistem pengukuran masa pakai minyak goreng berdasarkan perubahan karakteristik listrik minyak.

Penelitian tersebut mengangkat judul “Sistem Pengukuran Masa Pakai Minyak Goreng Berbasis Pergeseran Karakteristik Permeabilitas dan Dielektrikum Menggunakan Parameter Impedansi”. Penelitian ini dilakukan oleh Dr. Samsul Hidayat S.Si M.T, Natasya Alifatuzzahro’, dan Maulaya Arinal Haq sebagai bagian dari kegiatan Hibah Internal Inovasi Mahasiswa Universitas Negeri Malang tahun 2026.

Penggunaan minyak goreng secara berulang dapat menyebabkan perubahan pada karakteristik fisik dankimianya. Dalam penggunaan sehari-hari, perubahan kondisi minyak sering dikenali melalui warna, aroma, atau tampilan secara visual. Cara tersebut dapat bersifat subjektif, sehingga diperlukan pendekatan pengukuran yang menghasilkan parameter kuantitatif.

BACA JUGA: Dari Limbah Menjadi Aromaterapi: Mahasiswa KKN UNP di Silungkang Tigo Sulap Minyak Jelantah Menjadi Produk Bernilai

Berangkat dari permasalahan tersebut, tim peneliti memanfaatkan parameter impedansi listrik untuk mengamatirespons minyak terhadap sinyal listrik. Impedansi menggambarkan respons suatu bahan atau rangkaian terhadaparus listrik bolak-balik dan dapat berubah ketika karakteristik bahan yang diuji mengalami perubahan.

Sistem yang dikembangkan memanfaatkan komponen induktif dan kapasitif yang berinteraksi dengan sampel minyak. Pengujian dilakukan dengan memberikan variasi frekuensi sinyal listrik, kemudian mengamati respons rangkaian melalui parameter pengukuran seperti tegangan, amplitudo, dan karakteristik sinyal.

Dalam proses penelitian, sampel minyak diamati pada beberapa tingkat penggunaan berulang. Pengukuran dilakukan secara berulang pada variasi frekuensi untuk memperoleh data yang dapat digunakan dalammenganalisis hubungan antara perubahan penggunaan minyak dan respons listrik yang dihasilkan oleh sistem.

Selain parameter impedansi, penelitian ini mempertimbangkan karakteristik permeabilitas dan dielektrikum sebagai bagian dari respons bahan terhadap medan elektromagnetik. Pendekatan tersebut digunakan untuk melihat kemungkinan perubahan sifat listrik minyak yang dapat teridentifikasi melalui sistem pengukuran.

Pengembangan sistem ini masih berada pada tahap penelitian dan pengujian awal dengan tingkat kesiapterapan teknologi (TKT) 3. Oleh karena itu, hasil penelitian belum dimaksudkan sebagai alat komersial untukmenentukan secara langsung kelayakan konsumsi minyak, melainkan sebagai dasar pengembangan metode pengukuran karakteristik minyak berbasis parameter listrik.

Tim peneliti berharap penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut melalui pengujian dengan variasi sampel dan kondisi penggunaan yang lebih luas. Pengembangan berikutnya juga dapat diarahkan pada sistem pengukuran yang lebih ringkas dan praktis sehingga metode berbasis parameter listrik dapat dipelajari lebih lanjut untuk mendukung pengujian perubahan karakteristik minyak goreng.

Melalui penelitian tersebut, konsep fisika yang berkaitan dengan listrik, elektromagnetik, impedansi, serta karakteristik bahan diterapkan pada persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mahasiswa UM dalam mengembangkan penelitian berbasis instrumentasi dan pengukuran.


Penulis: Natasya Alifatuzzahro’
Mahasiswa Program Studi Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang


Dosen Pengampu: Dr. Samsul Hidayat, S.Si., M.Si.


Editor: Darsono. AR

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *