Menerapkan Akhlak Terpuji Sejak Dini oleh Anak

Pendidikan Akhlak Anak
Foto: http://pedulibersamadsmbali.blogspot.com/

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di zaman modern saat ini berdampak pada kondisi kehidupan manusia. Mereka mengalami banyak perubahan baik positif maupun negatif. Perubahan ini terjadi sesuai dengan tanggapan baik ataupun buruk oleh masing-masing individu, semua itu tergantung pada mereka yang memanfaatkan perkembangan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih lagi manusia itu pada dasarnya memiliki sifat yang ambisius dan tidak pernah mengalami rasa kepuasan. Dampak positif perkembangan teknologi yaitu menjadi lebih mudah dalam melakukan aktivitas sedangkan dampak negatifnya yaitu manusia hanya mementingkan kehidupan duniawi. Semakin canggihnya alat komunikasi akan semakin canggih pula para pelaku kejahatan dalam melakukan aksinya. Hal ini bisa menyebabkan anak-anak tergiur oleh hal-hal yang berbaur kejahatan melalui internet. Hal ini bisa mempengaruhi pergeseran nilai dan moral anak. Maka dari itu anak-anak jika tidak dibekali pendidikan yang baik sejak dini mereka akan mudah terjerumus pada hal-hal yang tidak diinginkan, begitu juga mereka harus dibekali pendidikan agama sebagai bekal keimanan agar kelak mereka dapat memilih mana yang baik dan buruk untuk bekal kehidupannya.

Tujuan pendidikan ilmu agama yaitu untuk mendidik jiwa dan akhlak manusia. Oleh karena itu, pendidikan Islam erat kaitannya dengan pendidikan akhlak. Manusia jika tidak mempunyai akhlak maka mereka tidak akan ada artinya, maka dari itu pendidikan akhlak harus diajarkan pada anak sejak dini, dengan pendidikan akhlak yang diterapkan,anak akan menjadi manusia yang lebih bermoral dan bernilai dalam segala perilakunya. Nah jika seseorang itu tidak mempunyai akhlak bukan hanya kehidupannya saja yang berantakan tetapi mereka juga sulit untuk bertanggung jawab pada masa depannya. Manusia dilahirkan sebagai makhluk Allah dengan bekal potensi akal agar menjadi manusia yang berpendidikan dan juga berakhlak mulia. Adanya pendidik merupakan kunci utama agar suksesnya pendidikan, orang yang menjadi pendidik yaitu orang dewasa yang membimbing anak-anak agar menuju kearah kedewasaan. Di dalam sistem pendidikan nasional dikenal tiga lingkungan pendidikan,yaitu lingkungan keluarga,lingkungan pendidikan nasional,dan lingkungan masyarakat.

Dalam upaya pembentukan karakter (akhlak) dimulai dari membangun potensi nilai-nilai spiritual. Pendidikan karakter harus dilaksanakan sejak usia dini, karena pada usia ini bukan hanya kecerdasan yang berkembang tetapi juga mencakup seluruh kecakapan fisik. Keluarga menjadi faktor utama pendukung pembentukan akhlak, karena keluarga merupakan lingkungan pertama sejak anak lahir. Ketika anak dilahirkan ia dalam keadaan fitrah, sehingga jika cara mendidiknya dirumah, pergaulan sosial dan lingkungan belajarnya akan baik, maka anak akan tumbuh dalam landasan iman yang mendalam, berakhlak mulia dan berpendidikan yang baik. Jika keluarga mengajarkan dan membiasakan anak pada kebaikan, maka anak akan tumbuh pada kebaikan dan mendapat kebahagiaan di dunia dan di akhirat, begitu juga sebaliknya jika keluarga membiasakan anak untuk berbuat kejahatan, maka anak akan sengsara di kehidupannya kelak. Oleh karena itu, keluarga harus mendidik dan mengajarkan akhlak mulia pada anak-anaknya. Keluarga juga harus menyediakan sarana dan prasarana untuk pendidikan yang akan diberikan oleh anak-anak mulai dilatih dan diajarkan akidah akhlaknya.

Selain keluarga dan sekolah, yang dapat mempengaruhi pembentukan akhlak anak lainnya adalah lingkungan masyarakat. Nah di lingkungan ini anak banyak bergaul dengan masyarakat, dalam kehidupan bermasyarakat orangtua selain memberikan teladan yang baik, juga memilih teman, lingkungan pergaulan dan sekolah yang baik untuk anaknya. Oleh karena itu, perlu adanya kerja sama antara lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat dalam pendidikan akhlak, khususnya pada anak usia dini sebagai awal pembentukan karakter yang akan menentukan kehidupan dewasanya kelak.

Sinta Amalia
Mahasiswa IAIN Pekalongan

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI