Pemasaran Etis dan Periklanan yang Bertanggung Jawab

Pemasaran Etis mendorong komunikasi produk yang jujur dan transparan

Di zaman yang modern ini, pemasaran dan periklanan  sangat mudah dilakukan di media sosial. Tetapi, memiliki tanggung jawab yang sangat besar karena menyangkut konsumen yaitu kepercayaan para konsumen. Selain itu, pemasaran yang etis juga perlu memperhatikan prinsip moral dan nilai-nilai yang berlaku bagi masyarakat.

Lalu, banyak perusahaan yang berbondong-bondong menarik konsumen melalui iklan – iklan yang menarik.Tetapi tidak, semua iklan yang di tampikan itu bisa dipercayai. banyak sekali iklan yang tidak jujur hanya demi produk yang mereka jual cepat laku dan menarik keuntungkan perusahaan tersebut.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Akibatnya, karena perusahaan yang tidak jujur ini membuat para konsumen kecewa dan merasa takut untuk percaya dengan iklan iklan yang di tampilkan oleh perusaahan lain, yang berjualan dengan jujur.

Sebuah Pemasaran yang etis itu perusahaan- perusahaan yang menampilkan sebuah iklan  yang mengharuskan di dalam iklan itu terdapat unsur kejujuran dalam menawarkan jasa atau sebuah produk.

Perusahaan juga tidak boleh memanipulasi sebuah informasi dan bertindak transparan dalam memberikan informasi kepada konsumen supaya tidak mengakibatkan yang menyesatkan, sehingga menimbulkan ketidakpercayaan konsumen. serta mempertimbangkan dampaknya dari iklan sebuah perusaahan tersebut terhadap semua pihak yang terlibat,  termasuk konsumen, masyarakat, dan lingkungan.

Dengan mempertimbangkan etika dan periklanan yang bertanggung jawab dalam strategi pemasaran, perusahaan tersebut dapat memperoleh kepercayaan yang tinggi, lalu membangun hubungan yang baik dengan para konsumen, dan mendapatkan reputasi yang sangat bagus di mata para masyarakat. Serta membangun keberlanjutan jangka panjang antara konsumen dengan perusaahan tersebut.

Terdapat 3 (tiga) prinsip moral dalam etika beriklan, yaitu:

1. Kejujuran : iklan yang ditampilkan tidak menyesatkan, tidak memanipulasi serta tidak merugikan konsumen. Iklan yang di tampilkan harus menggandung kebenaran dalam sebuah produk tersebut agar konsumen dapat mengambil keputusan dengan cermat.

2. Prinsip pribadi : iklan menghormati martabat manusia. Dalam pesan promosi sebuah produk, dilarang terdapat unsur- unsur yang melecehkan bahkan merendahkan.

3. Iklan yang bertanggung jawab : Dalam sebuah iklan tersebut mengharuskan mematuhi norma dan hukum yang berlaku.

Peran masyarakat juga sangat besar, apalagi di sekarang zamannya media sosial yang sangat mudah sekali mengiklankan sebuah produk.

Jika produk tersebut terdapat hal yang mencurigakan atau menyesatkan, masyarakat akan sangat mudah dalam memberikan masukan kritik di internet dalam unggahan postingan si produk perusahan tersebut. Mengakibatkan penilaian jelek dalam sebuah produk perusahaan tersebut, yang lebih parahnya mengakibatkan kebangkrutan untuk si produk perusahaan tersebut.

Kesimpulannya, pemasaran etis dan periklanan yang bertanggung jawab itu mengiklankan sebuah produk yang dimana terdapat kejujuran, tidak memanipulasi informasi, tidak merugikan konsumen, serta dapat dipertanggungjawabkan.


Penulis: Alexza Ramadhani
Mahasiswa Program Studi Ilmu komunikasi, Universitas Pamulang (UNPAM)


Dosen Pengampu: Dr. SURTI WARDANI, S.Sos., M.Si.


Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses