Pendidikan Sejarah Universitas Jambi dan Rumpun Adat Depati Setio Perkuat Kolaborasi Pembelajaran Sejarah Berbasis Kearifan Lokal

Pembelajaran sejarah

Jambi — Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Jambi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melaksanakan “Kolaborasi Pemberdayaan Rumpun Adat Depati Setio (RADES) dalam Pembelajaran Sejarah Berbasis Kearifan Lokal” di Rumpun Adat Depati Setio (RADES), Selasa malam (22/9/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan jadwal latihan rutin RADES setiap Selasa malam.

Kegiatan diawali dengan ramah tamah oleh Sekretaris Rumpun Adat Depati Setio, Suhudi, S.Pd., S.T., kemudian dilanjutkan sambutan Ketua Rumpun Adat Depati Setio, M. Rais, S.T. Dalam sambutannya, Datuk M. Rais menyampaikan antusiasmenya terhadap kolaborasi bersama Universitas Jambi dan berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan.

“Kami sangat antusias dengan adanya kolaborasi ini. Kami berharap Bapak, Ibu dosen, dan mahasiswa Universitas Jambi merasa nyaman berada di Rumpun Adat Depati Setio. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini semakin banyak dilaksanakan ke depan demi melestarikan adat dan budaya Jambi,” ujar Datuk M. Rais.

Pembelajaran sejarah

Selanjutnya, Ketua tim pengabdian, Yoan Mareta, M.Pd., menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menggali sejarah, tradisi, nilai adat, dan kearifan lokal rumpun adat untuk dikembangkan sebagai sumber pembelajaran sejarah yang lebih kontekstual.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat belajar secara langsung mengenai sejarah, tradisi, nilai-nilai adat, dan kearifan lokal yang dimiliki RADES untuk dikembangkan sebagai sumber pembelajaran sejarah dan dapat kami implementasikan di perkuliahan,” tutur Yoan Mareta.

BACA JUGA: Dipajaki Seperti Benda Konsumsi, Dituntut Menjadi Media Pendidikan: Ironi Pajak Buku dan Hambatan Literasi Mahasiswa Indonesia

Tim pengabdian turut dihadiri anggota tim Pengabdian kepada Masyarakat lainnya yakni Anny Wahyuni, M.Pd., Merci Robbi Kurniawanti, M.Pd., Lisa Rukmana, M.Pd., dan Junita Yosephine Sinurat, M.Pd., membawa serta 15 orang mahasiswa aktif semester 3.

Kegiatan inti diisi dengan sharing session bersama para pengurus rumpun adat yang menjelaskan berbagai kegiatan latihan serta tradisi yang dilaksanakan secara rutin. Para Datuk dan Datin juga menampilkan praktik tradisi dan kearifan lokal secara langsung.

Pembelajaran sejarah

Sebagai bentuk pembelajaran yang bersifat partisipatif, beberapa mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengikuti latihan secara langsung dengan arahan para Datuk dan Datin. Setelah mendapatkan latihan singkat, mahasiswa kemudian mempraktikkan kembali apa yang telah dipelajari.

Rangkaian kegiatan juga dirangkai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Universitas Jambi dan Rumpun Adat Depati Setio (RADES) sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pelestarian sejarah dan budaya lokal.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan antara Universitas Jambi dan RADES dalam menghadirkan pembelajaran sejarah yang kontekstual sekaligus mendukung pelestarian adat dan budaya Jambi bagi generasi muda.


Penulis: Yoan Mareta, M.Pd.


Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Alkafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *