Perkuat Pembelajaran IPA berbasis Energi Terbarukan, Tim PPKB PPG Universitas Negeri Malang Implementasikan dan Serahkan Edukit SOL-SMART di SMPN 15 Malang

Pembelajaran IPA berbasis Energi Terbarukan
Gambar 1. Penyerahan secara simbolis Edukit SOL-SMART oleh Tim Pengabdian PPKB PPG Universitas Negeri Malang kepada pihak SMP Negeri 15 Malang. Sumber: Dokumentasi Pribadi Tim

Malang, MMI – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) merampungkan rangkaian kegiatan di SMP Negeri 15 Malang selaku sekolah mitra. Program bertajuk “Edukasi Penggunaan SOL-SMART (Solar Smart Home Edukit) Terintegrasi Micro-Site PjBL sebagai Media Edukasi Energi Terbarukan Berorientasi Education for Sustainable Development (ESD)” ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perjanjian Pelaksanaan Nomor 14.4.2089/UN32.14.1/PM/2026 Tahun Anggaran 2026.

Pengembangan program ini mendapatkan dukungan pendanaan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) melalui skema Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) PPG UM Tahun Anggaran 2026.

Dana pendampingan tersebut dimanfaatkan untuk pembuatan 4 unit edukit, penyusunan modul ajar dan LKPD berbasis ESD, pengembangan Micro-site SOL-SMART, hingga pelaksanaan uji coba dan evaluasi di sekolah mitra. Kegiatan ini diketuai oleh Ibu Erni Yulianti, Ph.D., dengan anggota Ibu Dr.rer.nat. Safwatun Nida, M.Pd., Ibu Rini Anggi Arista, S.Pd., M.Si., Febyka Rahma Nurlaily, Faridatul Umroh, Intan Syafiiyah, Ika Saputri, Khoirun Nisa, dan Lilis Elma Elvira.

Menjawab Keterbatasan Praktikum Energi Terbarukan

Pengembangan Edukit SOL-SMART didasari oleh hasil observasi di sekolah mitra yang menunjukkan bahwa pembelajaran materi energi terbarukan masih didominasi penjelasan teoritis dan keterbatasan media praktik interaktif. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital di kelas masih sebatas pengganti papan tulis.

Menjawab permasalahan tersebut, tim merancang SOL-SMART sebagai miniatur smart home berbasis panel surya yang memvisualisasikan langsung konversi energi matahari menjadi energi listrik untuk mengoperasikan sistem penerangan rumah hingga gerbang otomatis (smart gate).

Secara teknis, perangkat SOL-SMART dirancang lengkap dengan berbagai komponen elektronika pendukung, meliputi panel surya, sakelar, miniatur lampu, kipas angin, modul gerbang otomatis, indikator baterai, wadah penyimpanan baterai, hingga modul USB Step Up 5V. Perangkat ini memungkinkan murid mengamati secara langsung bagaimana energi surya ditangkap, disimpan, dan didistribusikan ke berbagai beban listrik rumah tangga.

Terintegrasi Micro-Site dan Pembelajaran Digital

Cara pengoperasian media ini dibuat sangat praktis dan terintegrasi dengan teknologi digital. Pengguna cukup memindai kode QR yang tertera pada box edukit untuk masuk ke platform micro-site berbasis Google Sites. Platform ini menyediakan buku panduan perakitan, modul ajar, video tutorial, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Project-Based Learning (PjBL-STEM), hingga kuis interaktif untuk menguji pemahaman murid selama proses eksplorasi proyek.

Kehadiran platform digital ini dirancang untuk memandu murid secara bertahap dalam menghubungkan pemahaman teori, pengerjaan LKPD PjBL-STEM, hingga eksperimen langsung (hands-on) menggunakan Edukit SOL-SMART. Melalui akses micro-site menggunakan smartphone masing-masing, setiap kelompok dapat berkolaborasi, mengeksplorasi sumber belajar tanpa terbatas ruang dan waktu, serta mengarahkan jalannya proyek sesuai dengan kecepatan belajar mereka.

Tahapan Pelaksanaan dan Antusiasme Sekolah Mitra

Rangkaian kegiatan pengabdian di SMP Negeri 15 Malang dilaksanakan secara bertahap dan terstruktur dalam 3 kali pertemuan. Tahapan pertama diawali pada Rabu (26/8/2026) melalui penyerahan unit Edukit SOL-SMART secara simbolis kepada pihak sekolah sebagai inventaris penunjang laboratorium IPA. Kegiatan dilanjutkan dengan workshop pelatihan penggunaan media kepada para guru IPA SMPN 15 Malang. Pada sesi pelatihan ini, para guru tampak sangat antusias mencoba perangkat dan mengapresiasi kehadiran SOL-SMART yang dinilai sangat membantu menghidupkan suasana praktikum IPA di sekolah.

Gambar 2. Antusiasme guru IPA SMPN 15 Malang saat mencoba pengoperasian Edukit SOL-SMART.
Sumber: Dokumentasi Pribadi Tim

Selanjutnya, pada Kamis (3/9/2026), tim pengabdian melaksanakan koordinasi dan persiapan bersama guru praktisi IPA. Sesi ini dirancang untuk menyelaraskan skenario pembelajaran berbasis PjBL-STEM, dengan guru praktisi IPA mengambil peran utama sebagai pengajar di kelas, sementara tim pengabdian bertindak sebagai observer untuk mengamati proses interaksi murid serta efektivitas media.

(a) (b)

Gambar 3. (a) Implementasi SOL-SMART di Kelas VIII SMP Negeri 15 Malang. (b) Murid mengakses micro-site SOL-SMART selama pembelajaran. Sumber: Dokumentasi Pribadi Tim
Gambar 3. (a) Implementasi SOL-SMART di Kelas VIII SMP Negeri 15 Malang. (b) Murid mengakses micro-site SOL-SMART selama pembelajaran. Sumber: Dokumentasi Pribadi Tim

Puncak rangkaian kegiatan berlangsung pada Jumat (11/9/2026) saat implementasi pembelajaran interaktif di kelas VIII. Momen ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para murid yang begitu bersemangat merakit komponen smart home secara berkelompok sambil mengakses micro-site panduan.

Rasa penasaran murid kian memuncak saat membuktikan konversi energi secara langsung; beberapa kelompok bahkan berinisiatif membawa modul panel surya keluar ruangan kelas menuju area terbuka untuk menangkap sinar matahari langsung.

Murid-murid mengamati dengan cermat perubahan pada indikator baterai yang bergerak naik saat proses pengisian daya berlangsung hingga berhasil menyalakan lampu, kipas, dan gerbang otomatis. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan evaluasi dan pengambilan data dampak program melalui penyebaran angket respons, wawancara mendalam kepada murid, serta diskusi reflektif bersama guru praktisi IPA.

Gambar 4. Evaluasi penerapan SOL-SMART bersama guru praktisi IPA SMPN 15 Malang.
Sumber: Dokumentasi Pribadi Tim

Mendukung Pendidikan Berkualitas dan Keberlanjutan

Inovasi ini dikembangkan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 (Quality Education) melalui penyediaan akses pembelajaran berkualitas yang inklusif, serta SDGs ke-9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui pendorongan inovasi teknologi dan sarana pembelajaran di sekolah.

“Kami berharap Edukit SOL-SMART ini dapat membantu guru dalam menghadirkan pembelajaran IPA yang lebih interaktif, kontekstual, dan bermakna. Murid tidak hanya memahami teori, tetapi juga dilatih berpikir kritis dan peduli terhadap isu-isu energi masa depan sejak dini,” ujar Ketua Tim Pelaksana, Erni Yulianti, Ph.D.

Melalui sinergi ini, murid diharapkan dapat mengasah keterampilan abad ke-21 sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan. Ke depannya, Edukit SOL-SMART diharapkan terus memperkuat komitmen SMPN 15 Malang sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri dalam mencetak generasi yang tanggap terhadap isu-isu keberlanjutan global.


Penulis: Intan Syafiiyah (Tim SOL-SMART PPKB PPG UM)
Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Bidang IPA, Universitas Negeri Malang 


Dosen Pengampu: Erni Yulianti, Ph.D. 


Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *