Inovasi Terbaru Pengganti Minyak Goreng

Menggoreng menggunakan pasir. Sumber: jateng.tribunnews.com

Minyak goreng menjadi bahan perbincangan yang sangat hangat akhir-akhir ini. Pasalnya minyak goreng yang selama ini dijadikan sebagai bahan utama memasak untuk ibu rumah tangga ini, mulai mengalami kenaikan harga yang drastis.

Kenaikan harga minyak goreng memang sudah terjadi lama bahkan sebelum adanya konflik Ukraina dan Rusia. Kenaikan harga ini yang memicu adanya kelangkaan di masyarakat.

Baca juga: Ihtikar Minyak Sawit

Bacaan Lainnya
DONASI

Masyarakat terbiasa dengan harga minyak sekitar Rp28.000 – Rp30.000/2lt, tetapi sekarang harga minyak bisa mencapai Rp47.000 – Rp53.000/2lt.

Kelangkaan minyak goreng ini memberikan banyak dampak negatif bagi masyarakat, tapi siapa sangka dari kelangkaan seperti ini juga memberi dampak positif. Banyak cara alternatif yang bisa diterapkan saat kondisi seperti ini.

Masyarakat juga berlomba-lomba menciptakan inovasi-inovasi terbaru yang mereka temukan. Inovasi seperti mencari pengganti minyak goreng untuk kebutuhan rumah tangga.

Lalu apa saja yang bisa dijadikan sebagai pengganti minyak goreng untuk rumah tangga? Banyak sekali cara untuk mengganti minyak goreng ini. Cara tradisional bisa menggunakan pasir dan daun pisang.

Menggoreng Menggunakan Pasir

Cara memasak menggunakan minyak goreng dengan pasir ini sudah lama digunakan. Tidak sedikit masyarakat juga tau bahwa pasir salah satu alternatif yang bisa digunakan.

menggoreng menggunakan pasir
Menggoreng menggunakan pasir. (Sumber: jateng.tribunnews.com)

Menggoreng menggunakan pasir ini ternyata familiar di daerah Subang – Sadang. Biasanya menggoreng dengan pasir ini untuk kerupuk dan kacang-kacangan. Cara menggoreng ini menggunakan wajan besar atau kuali dengan pasir yang sudah dibersihkan dari kotoran dan segalanya. Tetapi perlu diketahui juga, menggorengg dengan cara ini membutuhkan waktu yang lama.

Menggoreng Menggunakan Daun Pisang

Akhir-akhir ini viral di media sosial, daun pisang bisa dijadikan pengganti minyak goreng. Postingan N Fahmi pada tiktoknya, ia memperlihatkan cara menggoreng telur dadar menggunakan daun pisang yang dipanaskan di atas kompor. Terlihat di video memang telur dadar itu bisa matang di atas daun pisang, tanpa menggunakan minyak sedikit pun. Tetapi kebenaran video ini belum dapat dibuktikan kebenarannya.

Nahhh cara- cara di atas adalah cara tradisional yang memang sudah ada di berbagai daerah di Indonesia. Selain cara tradisional, kita juga punya banyak cara modern yang memang dikembangkan melalui mesin-mesin yang ada. Salah satunya yaitu Air Fryer

Air Frayer (Sumber: Republika.com)

Air fryer ini adalah teknologi yang dibuat untuk menggoreng tanpa minyak sedikit pun. Teknologi ini juga sudah ada sejak tahun 2010. Bentuknya sangat persis dengan Magic Com. Cara kerja air fyer ini menggunakan uap panas yang keluar di sisi dalamnya. air fryer belakangan ini menjadi sangat terkenal karena promosi yang dilakukan di beberapa platform, salah satunya tiktok. Tidak sedikit pula para creator masak, menggunakan air fyer sebagai alat memasak yang instan dan sangat mudah.

Baca juga: Makanan Berlemak Sulit Dipisahkan dari Kehidupan Zaman Now

Cukup mudah bukan? Hustttt tapi jangan lupa yaa. Sekain 3 cara memasak tanpa minyak goreng di atas. Indonesia pernah digemparkan juga dengan cara memasak sinar matahari. Ini sempat membuat geger masyarakat Malang. Karena cuaca pada tahun itu sangat panas, warga Malang mencoba menggoreng menggunakan sinar matahari. Hal ini sangat tidak biasa, meskipun memasaknya memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan pasir, hal ini dilakukan hanya ingin menguci tingkat kepanasan di kota tersebut.

Wahhh benar-benar hal yang tidak terduga muncul disaat terdesak. Kelangkaan minyak goreng bahkan mendukung masyarakat untuk terus berinovasi dengan cara-cara lainnya. Tujuannya adalah menghemat dan membuat minyak goreng tidak menjadi kelangkaan yang berkepanjangan.

Aulia Putri Rahmawati
Mahasiswa Politeknik Negeri Media Kreatif

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI