“Tidak semua bantuan sosial meleset karena kurangnya anggaran. Terkadang, persoalannya sesederhana data yang belum lengkap.”
Kalimat tersebut mengingatkan bahwa di balik setiap kebijakan pemerintah terdapat data yang menentukan siapa yang berhak menerima bantuan dan siapa yang masih terlewat.
Pernyataan sederhana itu menggambarkan betapa pentingnya data dalam mendukung pembangunan. Bagi sebagian orang, pendataan mungkin hanya dipandang sebagai rutinitas administratif. Padahal, di balik setiap titik pada peta tersimpan informasi yang dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan, perencanaan pembangunan, hingga memastikan bantuan sosial diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Desa Cantik (Cinta Statistik) Universitas Negeri Padang menghadirkan inovasi melalui pelengkapan data WebGIS Bappeda serta penyusunan videografis profil Kelurahan Ngalau. Kedua program ini menjadi upaya nyata untuk menghubungkan data dengan pembangunan sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Baca juga: Mahasiswa UNP Bawa Tenun Padi Sarumpun Menembus Pasar Digital
Peran Mahasiswa KKN UNP dalam Pelengkapan Data
Melalui Program Desa Cantik (Cinta Statistik) yang diinisiasi Badan Pusat Statistik (BPS), mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang berkolaborasi dengan Kelurahan Ngalau dan Bappeda Kota Padang Panjang dalam mendukung pelengkapan data pada WebGIS. Kegiatan diawali dengan observasi lapangan pada 23 Juni 2026, dilanjutkan dengan koordinasi bersama perangkat kelurahan, serta proses verifikasi dan validasi data secara langsung pada 7–30 Juli 2026.
Selama proses tersebut, mahasiswa turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesesuaian data dengan kondisi aktual di wilayah Kelurahan Ngalau. Upaya ini dilakukan agar data yang tersaji dalam WebGIS semakin lengkap dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan.
Data yang lebih lengkap menjadikan WebGIS sebagai media yang memudahkan pemerintah dalam memetakan kondisi sosial masyarakat secara lebih akurat. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan pembangunan, penyusunan kebijakan, hingga mendukung penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.
Baca juga: Mahasiswa KKN UNP Ajarkan Siswa SDN 06 Padang Birik-birik Cerdas Bermedia Sosial
Pembuatan Infografis dan Videografis Kelurahan CANTIK (Cinta Statistik)
Selain memperkuat aspek pendataan, mahasiswa KKN juga menyusun infografis dan videografis profil Kelurahan Ngalau sebagai media promosi berbasis data. Berbagai informasi mengenai kondisi wilayah, karakteristik masyarakat, serta potensi yang dimiliki Kelurahan Ngalau dikemas dalam bentuk visual yang menarik dan mudah dipahami.
Melalui videografis tersebut, masyarakat tidak hanya disajikan angka dan informasi statistik, tetapi juga diajak mengenal Kelurahan Ngalau dari sudut pandang yang lebih dekat. Potensi wilayah yang sebelumnya kurang terekspos pun dapat diperkenalkan kepada masyarakat luas melalui media digital yang komunikatif dan informatif.
Kedua program tersebut menunjukkan bahwa data tidak hanya berfungsi sebagai arsip administrasi, tetapi juga dapat menjadi dasar pengambilan keputusan sekaligus media untuk membangun citra positif suatu daerah.
Pelaksanaan program ini memberikan manfaat bagi berbagai pihak. Pemerintah Kelurahan Ngalau memperoleh dukungan dalam pelengkapan data WebGIS. Sebanyak 14 RT di Kelurahan Ngalau telah tervalidasi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari sistem informasi kewilayahan yang dikelola Bappeda Kota Padang Panjang. Data yang semakin akurat diharapkan mampu mendukung proses perencanaan pembangunan dan penyaluran berbagai program kepada masyarakat secara lebih efektif.
Program KKN Tematik Desa Cantik (Cinta Statistik) membuktikan bahwa kontribusi mahasiswa tidak selalu diwujudkan melalui pembangunan fisik. Melalui penguatan WebGIS dan penyusunan videografis profil kelurahan, mahasiswa Universitas Negeri Padang menghadirkan dukungan terhadap tata kelola pemerintahan berbasis data sekaligus membantu memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
Harapannya, inovasi yang telah dibangun dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh pemerintah kelurahan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, pembangunan yang lebih tepat sasaran, serta promosi potensi daerah yang semakin dikenal. Sebab, dari data yang akurat lahir keputusan yang tepat, dan dari informasi yang dikemas secara menarik tumbuh kepercayaan terhadap potensi sebuah daerah.
Penulis:
1. Azkia Faizah Falaj
2. Resa Hidayahtri
3. Najwa Artysanda
4. Irman Wahyudi
5. Bunga Lestari
6. Sandi Hasan
7. Annisa Febrian
8. Gledis Apprilia Syah
9. Ridho Aulia
10. Leila Zakia Drajad
11. Fajri Firdaus
12. Alif Via Nursal Sabila
13. Cahaya Stevany Putri
14. Nafidza Sadrina
15. Abid Maulana
16. nabil ikhwan
17. muhammad dzikri pratama
18. Danni Fitra Dilova
19. Putri Wahyuni Rambe
20. Muhammad Ikram Jamil
21. Imam Mukhlish Al Aziz
22. Nelda Khazanah
23. Elvona Lidya
24. Fauzan Azima Ganta
25. Farinanda Khaimi
26. Ahmad Fauzan
27. Cantika Ramadhani
28. Caisa Putri Angraini
29. Cinda Rawati
30. Rahul Setiawan
Mahasiswa Universitas Negeri Padang
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI
















