GEMES: Gerakan Masyarakat Peduli Sampah melalui Program Bank Sampah di Dukuh Ploso

Bank Sampah

KULON PROGO — Mahasiswa KKN Reguler 159 Unit II.A.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program GEMES (Gerakan Masyarakat Peduli Sampah) di Dukuh Ploso, Banguncipto, Sentolo, Kulon Progo. Program tersebut merupakan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah sekaligus mendorong pemanfaatan sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomi.

Sebelum pelaksanaan KKN, pengelolaan sampah menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian di Dukuh Ploso. Sampah rumah tangga, khususnya sampah anorganik, belum sepenuhnya dimanfaatkan dan dikelola secara optimal.

Kondisi tersebut menjadi dasar mahasiswa KKN untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mendorong masyarakat melihat sampah sebagai sesuatu yang masih memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Pelaksanaan program GEMES diawali dengan penyediaan titik bank sampah pada tiga lokasi yang tersebar di tiga RW di Dukuh Ploso. Penempatan pada beberapa titik tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat menjangkau lokasi pengumpulan sampah sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dari masing-masing wilayah.

Bank Sampah

Masyarakat dapat mulai memilah sampah dari rumah, terutama sampah anorganik seperti botol plastik, kardus, dan berbagai jenis kemasan yang masih memiliki nilai jual. Sampah yang telah dipilah kemudian dikumpulkan pada titik bank sampah yang telah disediakan.

BACA JUGA: “Bersinergi Membangun Dusun, Nganti Wangun”: KKN UAD Unit II.C.3 Dorong Pengelolaan Sampah melalui Bank Sampah

Melalui program GEMES, mahasiswa memperkenalkan konsep bank sampah kepada masyarakat sebagai salah satu alternatif dalam pengelolaan sampah anorganik. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah berdasarkan jenisnya sebelum dikumpulkan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN turut melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta memperkenalkan mekanisme sederhana dalam pengumpulan sampah. Selain memberikan edukasi dan menyediakan fasilitas pendukung berupa tempat pengumpulan sampah serta media informasi mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah, mahasiswa KKN juga berkoordinasi dengan Karang Taruna Dukuh Ploso.

Karang Taruna diharapkan dapat melanjutkan sekaligus mengelola program bank sampah setelah masa KKN berakhir. Koordinasi tersebut menjadi bagian penting agar GEMES tidak berhenti sebagai program sementara, tetapi dapat terus berjalan dan berkembang sebagai kegiatan masyarakat yang berkelanjutan.

Sampah yang telah terkumpul nantinya akan dikelola dan dijual melalui mekanisme bank sampah. Hasil penjualan sampah tersebut akan dimasukkan ke dalam kas Karang Taruna untuk kemudian dikelola dan dimanfaatkan dalam mendukung berbagai kegiatan di Dukuh Ploso.

Bank Sampah

Dengan demikian, GEMES diharapkan dapat memberikan manfaat dalam dua aspek, yakni membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih serta menghasilkan nilai ekonomi yang dapat mendukung kegiatan kemasyarakatan.

Program GEMES diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk memilah, mengumpulkan, dan mengelola sampah secara berkelanjutan. Lebih dari sekadar kegiatan KKN, program tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan sekaligus membuka peluang pemanfaatan sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomi.

Dengan adanya partisipasi masyarakat dan keberlanjutan pengelolaan oleh Karang Taruna, pengelolaan sampah di Dukuh Ploso diharapkan dapat terus berjalan dan berkembang meskipun masa pelaksanaan KKN telah berakhir.


Penulis
Ervina Rizky Arista Putri (2300023017)
Suci Agustin (2300011190)
Muhammad Habil (2200019090)
Raden Roro Dinda Florensia Kusuma Salindra (2344024126)
Tania Rachma Elisa (2300013329)
Zakiatun Nisa (2300028046)
Dinda Utami Ardyati (2300013291)
Muhammad Zul Qarnain La Embo (2100031161)
Awang Surya Mahardika (2300011225)
Mahasiswa KKN Reguler 159 Unit II.A.3 Universitas Ahmad Dahlan


Dosen Pengampu: Ali Tarmuji S.T. M.Cs.


Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *