LAMONGAN – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata, KKN, Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan, ITBADLA, Tahun 2026 resmi berakhir di Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Senin, (31/08/2026)
Penutupan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pengabdian sembilan kelompok mahasiswa yang tersebar di sembilan desa. Selama berada di tengah masyarakat, mahasiswa menjalankan berbagai program dengan menyesuaikan potensi dan kebutuhan setiap wilayah.
KKN ITBADLA 2026 mengangkat tema “Menguatkan Ekonomi, Menghadirkan Teknologi, Mewujudkan Desa Mandiri”. Tema tersebut menjadi landasan mahasiswa dalam menyusun program yang berkaitan dengan pengembangan ekonomi masyarakat, pemanfaatan teknologi, penguatan produk lokal, serta peningkatan kemandirian desa.
Sembilan kelompok mahasiswa menjalankan pengabdian di Desa Gempoltukmloko, Sarirejo, Kedungkumpul, Dermolembang, Sumberjo, Canggah, Simbatan, Beru, dan Tambakmenjangan. Perbedaan karakter setiap desa membuat mahasiswa menyesuaikan bentuk kegiatan dengan kondisi masyarakat setempat.
Program yang dijalankan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas bersama masyarakat dan pemerintah desa. Dari proses tersebut, mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam mengidentifikasi kebutuhan warga, mengembangkan potensi lokal, serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan.
BACA JUGA: KKN UST Padepokan 25 Dukung UMKM Baros melalui Bantul Creative Expo 2026
Rangkaian hari terakhir KKN juga diwarnai kegiatan jalan sehat yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Sarirejo. Seluruh civitas akademika ITBADLA bersama mahasiswa KKN turut mengikuti kegiatan tersebut.
Jalan sehat menjadi ruang pertemuan antara mahasiswa, pihak kampus, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat. Kebersamaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian akhir sebelum pelaksanaan KKN resmi ditutup.
Acara penutupan dihadiri Rektor ITBADLA, Bapak Dr. Darianto, S.E., M.M., Camat Sarirejo, Bapak Abdul Hadi, S.E., M.M., Kapolsek Sarirejo, Bapak Iptu Moch. Sokeh, Danramil, Bapak Letu CKE Sarji, para kepala desa se-Kecamatan Sarirejo, Ketua LPPM ITBADLA, Ibu Ika Purwanti, S.Pd., M.Pd., Dosen Pembimbing Lapangan, serta mahasiswa KKN ITBADLA Tahun 2026.
Ketua KKN ITBADLA Tahun 2026, Bapak Dadang Wiratama, S.E., M.SEI., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan pengabdian. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dosen Pembimbing Lapangan dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan selama mahasiswa berada di desa.
Menurut Bapak Dadang, proses pengabdian memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari pembelajaran yang tidak diperoleh sepenuhnya melalui kegiatan perkuliahan di dalam kelas.
Apresiasi juga disampaikan Camat Sarirejo, Bapak Abdul Hadi, S.E., M.M. Ia menyampaikan terima kasih kepada ITBADLA dan mahasiswa yang telah hadir serta berkontribusi dalam berbagai kegiatan di wilayah Kecamatan Sarirejo.

Bapak Abdul Hadi menilai kehadiran mahasiswa memberikan tambahan gagasan dan aktivitas bagi masyarakat. Ia berharap komunikasi yang telah terbangun antara kampus, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan mahasiswa tetap terjaga setelah KKN berakhir.
Selanjutnya, Rektor ITBADLA, Bapak Dr. Darianto, S.E., M.M., menyampaikan sambutan sekaligus memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menuntaskan tugas pengabdian. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Dosen Pembimbing Lapangan dan pemerintah desa yang telah mendukung mahasiswa selama menjalankan program.
Bapak Dr. Darianto menyampaikan bahwa KKN merupakan bagian dari proses pendidikan yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan persoalan masyarakat. Mahasiswa mendapat kesempatan untuk menerapkan ilmu, membangun komunikasi, bekerja dalam tim, serta memahami kondisi masyarakat secara langsung.
Bapak Dr. Darianto kemudian secara resmi menutup pelaksanaan KKN ITBADLA Tahun 2026 di Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan. Penutupan tersebut menandai selesainya pengabdian sembilan kelompok mahasiswa di sembilan desa.
Setelah prosesi penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata kepada pihak Kecamatan Sarirejo. Bapak Dr. Darianto bersama Ketua LPPM ITBADLA, Ibu Ika Purwanti, S.Pd., M.Pd., dan Ketua KKN menyerahkan cinderamata sebagai bentuk apresiasi atas dukungan selama pelaksanaan KKN.
Cinderamata juga diberikan kepada para kepala desa oleh Dosen Pembimbing Lapangan. Penyerahan tersebut menjadi simbol penghargaan atas kerja sama pemerintah desa dalam mendampingi kegiatan mahasiswa.
Penutupan KKN turut menjadi momentum pemberian Anugerah KKN Award ITBADLA Tahun 2026. Penghargaan diberikan kepada kelompok mahasiswa yang meraih capaian terbaik dalam sejumlah kategori.
Kelompok Terbaik 1 diraih Kelompok 2 Desa Sarirejo. Kelompok Terbaik 2 diraih Kelompok 7 Desa Simbatan.
Pada kategori Produk Terbaik 1, penghargaan diberikan kepada Kelompok 6 Desa Canggah. Produk Terbaik 2 diraih Kelompok 4 Desa Dermolembang.
Penghargaan Video Terbaik diberikan kepada Kelompok 3 Desa Tambakmenjangan. Sementara Stand Bazar Terbaik diraih Kelompok 1 Desa Gempoltukmloko.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas, kerja sama, dan hasil program mahasiswa selama menjalankan KKN. Capaian tersebut juga memperlihatkan keberagaman program yang dikembangkan berdasarkan kondisi masing-masing desa.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin Bapak Dzikir Abadi. Seluruh peserta mengikuti doa dengan khidmat sebagai ungkapan syukur atas selesainya rangkaian pengabdian.
Berakhirnya KKN tidak menghapus hubungan yang telah terbangun selama mahasiswa berada di Kecamatan Sarirejo. Interaksi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan kampus menjadi bagian dari pengalaman yang diharapkan terus memberikan manfaat.
Bagi mahasiswa, KKN menjadi ruang belajar untuk memahami masyarakat dari dekat. Mereka menghadapi situasi nyata, bekerja bersama warga, serta menyesuaikan pengetahuan dengan kebutuhan di lapangan.
Bagi masyarakat, kehadiran mahasiswa diharapkan memberikan tambahan gagasan, pengetahuan, dan inovasi. Program yang telah dijalankan juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pengembangan potensi desa.
Ke depan, ITBADLA dan Kecamatan Sarirejo diharapkan terus memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi lokal, serta pemanfaatan teknologi.
Penutupan KKN ITBADLA 2026 di Kecamatan Sarirejo akhirnya menjadi akhir dari satu rangkaian pengabdian sekaligus awal bagi keberlanjutan hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Sembilan kelompok mahasiswa telah menyelesaikan tugasnya dengan membawa pengalaman lapangan yang menjadi bagian dari perjalanan akademik mereka.
Penulis: Yudi Adi Nugroho, S.Sos.
Institut teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan
Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI















