Manusia sering terjebak pada angka: Indeks Prestasi Kumulatif, omzet, jabatan, dan jumlah followers. Kita menilai diri dan orang lain dari “hasil akhir” saja. Padahal, Allah tidak pernah zalim sedikit pun.
Allah berfirman:
“Dan bahwasanya seorang manusia tidak memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.” QS. An-Najm: 39
Ibnu Katsir menafsirkan: Allah akan memberi balasan sesuai usaha, bukan sesuai hasil yang di luar kendali kita.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk kalian dan harta kalian, tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian.” HR. Muslim.
Di era Bintaro yang serba kompetitif, banyak muslim yang stres, burnout, bahkan putus asa karena merasa “gagal”, padahal sudah berusaha maksimal. Inilah yang ingin diluruskan oleh Masjid Jami Bintaro Jaya Sektor 1 melalui Talkshow Akbar & Tabligh Akbar “Allah Menilai Proses, Bukan Hanya Hasil”.
Acara ini menghadirkan ustaz, psikolog muslim, dan praktisi untuk membahas bagaimana tetap istiqamah, ikhlas, dan tawakal ketika hasil belum sesuai harapan.
Talk show dalam kegiatan Tabligh Akbar ini membahas Kehidupan Lintas Generasi Akhir Zaman yang disponsori oleh Bank Mega Syariah dalam rangka milad ke-22 Bank Mega Syariah.
What to do?
• Komunikasi sesuai usia
• Mendidik sesuai zaman
• Rasional dan kolaboratif
• Menjaga kesehatan mental
• Memilih komunitas sehat
Mengambil keputusan setiap generasi seperti apa?
Yaitu Generasi X, yaitu kelompok demografi orang yang lahir pada tahun 1965 hingga 1980, dan ini sudah memilih mencari informasi teknologi. Generasi Z kini sudah mulai mencari teknologi.
Mempunyai kemampuan esensial, yaitu mereka juga mampu secara fisik, mental, dan finansial apabila semua hal tersebut disadari.
Ustaz Fatih Karim mengatakan bahwa ilmu yang bermanfaat yang diajarkan selama hidupnya.
Kedua, harta yang diwakafkannya. Agar proses wakaf sah dan bernilai ibadah, harta tersebut harus memenuhi syarat dan ketentuan tertentu di setiap tahapan prosesnya.
Dan semua orang punya proses. Itulah kita sebagai seorang hamba harus sabar dalam berproses.
Dan intinya, semua yang kita inginkan selalu kita minta kepada Allah sebagaimana yang tercantum dalam Q.S. Al-Baqarah: 284:
وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
“Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Dapat disimpulkan bahwa Talk Show & Tabligh Akbar di Masjid Jami Bintaro Jaya Sektor 1 mengingatkan kita: tugas kita adalah menanam dan menyiram. Menumbuhkan adalah urusan Allah.
Imam Ibnul Qayyim berkata: “Jika Allah menutup satu pintu kebaikan untukmu, Dia pasti membuka 10 pintu lain. Tugasmu hanya mengetuk pintunya dengan amal shalih.”
Maka jangan diukur dari hasil. Ukurlah dari: apakah aku sudah jujur? Sudah ikhlas? Sudah istiqamah?
Karena di akhirat nanti, yang kita bawa bukan omzet, bukan jabatan, tetapi proses yang Allah ridhai.
اللهم ارزقنا الإخلاص في القول والعمل
“Ya Allah karuniakan kami keikhlasan dalam ucapan dan amal.”
Daftar Pustaka
An-Nawawi. (2020). Syarh Shahih Muslim: Kitab Al-Qadar – Bab Allah Menilai Niat dan Amal. Terj. Jakarta: Pustaka Imam Syafi’i.
DKM Masjid Jami Bintaro Jaya Sektor 1. (2025). Laporan Kegiatan Talkshow & Tabligh Akbar “Allah Menilai Proses” Tahun 2024-2025. Tangerang: Dokumentasi DKM.
Ibnu Hajar Al-Asqalani. (2021). Fathul Bari: Penjelasan Hadis “Amal Tergantung Niat”. Terj. Bogor: Pustaka At-Taqwa.
Ibnul Qayyim. (2022). Madarijus Salikin: Manzilah Ikhlas, Sabar, dan Tawakal. Terj. Yogyakarta: Pustaka Al-Basyirah.
Kurniawan, D. (2022). Peran Talkshow Keagamaan dalam Meningkatkan Resiliensi Jamaah Perkotaan. Jurnal Dakwah Islamiyah. 14(3), 112–130.
Syarif, A. (2023). Fikih Ikhtiar dan Tawakal dalam Bisnis Syariah Kontemporer. Jurnal Ekonomi Syariah, 16(2), 77–94.
Wahid, R. (2025). Kajian QS. An-Najm: 39 tentang Etos Kerja Muslim. Jurnal Tafsir Al-Qur’an, 13(2), 155–172.
Penulis: Teuku Muhammad Fauzan Robbani, S.Li.
Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Al Qur’an dan Tafsir, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Editor: Nilam Indahsari
Editor Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI















