Tangerang Selatan, MMI – Kelompok mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang (Unpam) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema edukasi eco-print. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan penjurnalan biaya jual sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan dalam kegiatan produksi eco-print di Yayasan Panti Asuhan Yayasan Pembangunan Masyarakat Sejahtera (YPMS).
Tujuan kegiatan ini untuk membekali anak-anak panti asuhan dengan keterampilan dasar akuntansi agar mampu mengelola usaha kreatif mereka secara mandiri.
Program ini dilaksanakan di Yayasan Panti Asuhan YPMS dengan melibatkan para remaja panti sebagai peserta utama. Kegiatan ini memberikan pemahaman pada pemberdayaan ekonomi kreatif peserta melalui pengenalan penjurnalan biaya jual, guna memastikan hasil produksi eco-print dapat dikelola sebagai peluang usaha yang mandiri, sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai jual yang kompetitif dan terhitung secara profesional.
Tim PKM ini diketuai oleh Ambar Salsabila Putri, dengan anggota tim yang terdiri dari Nadinasiva Maharani, Suni Syalfani, dan Tiara Salsabila. Di bawah bimbingan Muhammad Rizal Saragih, S.E., M.M. dari Unpam, tim PKM memaparkan materi mengenai pentingnya memisahkan biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan penentuan margin keuntungan melalui teknik penjurnalan sederhana.
Berdasarkan hasil observasi di lapangan, tim menemukan bahwa para peserta memiliki kemahiran yang bagus di dalam teknik seni eco-print, namun mereka belum terbiasa melakukan pencatatan biaya produksi secara mendetail dan sistematis.
Hal ini serupa dengan kondisi di mana teknologi atau kreativitas sering kali digunakan tanpa pemahaman mendalam tentang manajemen pendukungnya.
Oleh karena itu, melalui penyuluhan dan diskusi interaktif, kami mengedukasi peserta bahwa penjurnalan bukan sekadar tugas administratif, melainkan alat strategis untuk meningkatkan efektivitas usaha.
Selain menyampaikan materi, tim juga menghadirkan simulasi praktis penjurnalan untuk mengasah keterampilan teknis peserta secara langsung.
Respons positif yang ditunjukkan para remaja mencerminkan pergeseran paradigma atau perubahan cara berpikir dan cara pandangnya, yang di mana akuntansi kini dipahami sebagai alat pendukung kreativitas yang memudahkan pengelolaan usaha seperti eco-print.
Melalui peningkatan literasi finansial ini, tim berupaya membekali peserta dengan kemampuan analisis dan ketajaman berpikir kritis yang esensial untuk menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang.
Tim pelaksana yang dipimpin oleh Ambar Salsabila Putri berharap agar pihak yayasan dapat konsisten menerapkan sistem pencatatan ini. Keberlanjutan program ini sangat bergantung pada peran aktif manajemen panti.
Dukungan dari pengurus yayasan dinilai penting untuk menjamin bahwa setiap hasil produksi eco-print dikelola secara profesional. Hal ini bertujuan agar potensi ekonomi dari kreativitas para peserta dapat bertransformasi menjadi kontribusi finansial yang signifikan bagi kemandirian yayasan.
Penulis:
Ambar Salsabila
Mahasiswa Program Studi Akuntansi, Universitas Pamulang
Nadinasiva Maharani Suni Syalfani
Mahasiswa Program Studi Akuntansi, Universitas Pamulang
Tiara Salsabila
Mahasiswa Program Studi Akuntansi, Universitas Pamulang
Dosen Pengampu: Muhammad Rizal Saragih, S.E., M.M.
Editor: Nilam Indahsari
Editor Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI















