Menonton Film India Tidak Perlu Gengsi

Istilah Bollywood sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Mulai dari kalangan remaja, dewasa dan orang tua tentu mengetahuinya. Bollywood adalah salah satu industri perfilman terbesar yang berasal dari India. Indonesia sendiri baru pertama kali menayangkan film India pada tahun 1960-an yang mana pada permulaan penayangannya masih banyak orang yang enggan menonton film India dan menganggapnya buruk. Sebaliknya, menurut saya film India tidak seburuk dan serendah anggapan tersebut. Film India menyuguhkan kualitas film yang tinggi dari segi isu sosial yang disampaikan.

Film India mempunyai nilai lebih tersendiri dari segi isu atau tema cerita yang diangkat oleh sutradara filmnya. Sejauh saya mengamati dan menelusuri mengenai jenis-jenis film India, kebanyakan film India mengangkat isu-isu sosial yang terjadi di masyarakat baik itu di masa lalu ataupun hal yang masih dijumpai sampai saat ini. Tidak hanya itu, sutradara film India juga cerdik dalam mempromosikan orang-orang hebat dari negaranya. Tidak sedikit film India yang menceritakan tentang tokoh ilmuwan atau penemu yang berasal dari India. Salah satu contoh film yang menurut saya mewakili kedua hal tersebut adalah film dengan judul Pad Man. Secara singkat, film ini berusaha mengangkat isu tentang rendahnya pengetahuan masyarakat desa terkait masalah kesehatan dan adanya rasa takut untuk memulai inovasi baru yang bertentangan dengan kebiasaan masyarakat yang telah berlangsung turun temurun. Di satu sisi, sutradara menceritakan sosok Laksmi yang menemukan mesin pembuat pembalut dengan harga yang murah. Dengan demikian, film India bisa dikatakan tidak kalah saing dari segi kualitas cerita yang diangkat.

Selain dari sisi tema cerita yang diangkat, keunggulan lain dari film India bisa dilihat dari segi lirik pada musiknya yang begitu kental akan makna kehidupan, keluarga, dan perjuangan. Salah satu contohnya adalah Dear Zindagi yang bermakna ajakan untuk menghargai kehidupan masing-masing.

Tidak dapat dipungkiri bahwa ada juga orang yang merasa gengsi untuk menonton film India hanya karena durasi yang panjang dan film yang penuh dengan tarian dan nyanyian India. Bagaimana bisa hanya karena tarian dan nyanyian India bisa membuat orang gengsi menonton filmnya? Justru tarian dan nyanyian itulah yang menjadi ciri khas tersendiri dari film India sebagai sebuah serial drama musikal. Menurut saya, durasi film yang panjang serta penuh dengan tarian dan nyanyian India tidak menjadi alasan seseorang merasa gengsi menonton film India terlebih lagi karena aspek tersebut telah tertutupi oleh isi film yang berkualitas. Saran saya bagi mereka yang merasa gengsi menonton film India agar tidak secara dini dalam menyimpulkan sebelum menonton secara keseluruhan dari suatu film.

Untungnya, beberapa tahun akhir ini, film India sudah mulai meranah ke kalangan masyarakat luas sejak kedatangan aktor Sharukh Khan dengan film-film lagendarisnya yang sukses membuat masyarakat Indonesia terpanah. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Indonesia sudah mulai membuka pandangannya dan menyingkirkan rasa gengsi dalam menonton film India.

Nur Aysah Abbas
Mahasiswa Sampoerna University

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI