MPA Archa Buana Tanam 2.100 Bibit Mangrove di Pesisir Tangerang, Peringati HUT Ke-21 dan Hari Bumi

Kegiatan MPA Archa Buana Tanam 2.100 Bibit Mangrove di Pesisir Tangerang (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Tangerang, MMI – Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Archa Buana Universitas Pamulang menggelar kegiatan penanaman 2.100 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Anom, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati ulang tahun ke-21 MPA Archa Buana sekaligus memperingati Hari Bumi.

Selain diikuti anggota MPA Archa Buana, kegiatan ini juga melibatkan organisasi kemahasiswaan Universitas Pamulang, sejumlah Mapala dari wilayah Jabodetabek dan Tangerang Raya, serta masyarakat sekitar pesisir.

Ketua pelaksana kegiatan mengatakan, penanaman mangrove ini merupakan respons terhadap kerusakan ekosistem pesisir akibat abrasi, pencemaran, dan perubahan iklim yang semakin mengkhawatirkan. “Sebagai organisasi pencinta alam, kami mendorong berbagai elemen masyarakat untuk mengambil langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam,” ujarnya.

Baca juga: Dampak Positif Mangrove Ecotourism dan Studi Kasus: Clungup Mangrove Conservation (CMC) di Malang Selatan

Penanaman 2.100 bibit mangrove dilakukan secara bertahap di area pesisir yang mengalami penurunan kualitas lingkungan. Proses ini berlangsung sebagai bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

Selain menanam, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir serta dampak kerusakan lingkungan terhadap kehidupan masyarakat sekitar. Kegiatan edukatif ini dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap isu lingkungan yang kian kompleks.

Mangrove dinilai memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, antara lain menahan abrasi, mengurangi dampak gelombang laut, menjadi habitat berbagai biota laut, serta menyerap emisi karbon. Selain manfaat ekologis, keberadaan hutan mangrove juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir, khususnya di sektor perikanan dan ekowisata.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada aspek ekologis, tetapi juga mempererat semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Melalui aksi ini, mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat, tidak hanya aktif dalam bidang akademik.

 


Penulis: Rosani Tandi Rerung
Mahasiswa Teknik Industri, Universitas Pamulang


Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses