Semarang — Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Infrastruktur Desa Berbasis Unit Usaha (IDBU) 26 Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar kegiatan edukasi kesehatan bertajuk “Pencegahan Diare melalui Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)” di Posyandu RW 14, Perumahan Delta Asri, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja individu mahasiswa Fakultas Kedokteran UNDIP yang diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian KKN-T di Desa Kalongan.
Diare Masih Jadi Ancaman Kesehatan Warga
Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang kerap dijumpai di lingkungan masyarakat, terutama pada wilayah permukiman padat penduduk seperti Perumahan Delta Asri.
Penyakit ini erat kaitannya dengan kebersihan diri, sanitasi lingkungan, hingga keamanan pangan yang dikonsumsi sehari-hari. Jika tidak ditangani dengan tepat, diare dapat menimbulkan dampak serius, khususnya pada kelompok rentan seperti balita dan lansia.
Berangkat dari kondisi tersebut, kegiatan edukasi ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman warga, khususnya kader dan ibu-ibu yang hadir di Posyandu RW 14, mengenai pentingnya pencegahan diare sejak dini melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat.
Edukasi Interaktif Seputar PHBS
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan materi secara interaktif mengenai pengertian, penyebab, faktor risiko, gejala, hingga langkah-langkah penanganan awal diare.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan melalui penerapan PHBS, seperti mencuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi.
Sebagai penunjang kegiatan, mahasiswa turut menyusun dan membagikan modul edukasi cetak yang dapat digunakan secara berkelanjutan oleh kader maupun warga sebagai bahan penyuluhan mandiri.
Antusiasme warga yang hadir cukup terlihat selama sesi berlangsung, di mana sejumlah peserta aktif menanggapi dan mengajukan pertanyaan seputar penanganan diare pada anak maupun anggota keluarga lainnya.
Harapan Keberlanjutan dan Dukungan terhadap SDGs
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat Desa Kalongan, khususnya warga RW 14, dapat semakin memahami pentingnya PHBS sebagai upaya pencegahan diare secara mandiri dan berkelanjutan.
Modul edukasi yang diserahkan juga diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh kader kesehatan setempat dalam kegiatan penyuluhan di masa mendatang.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3.3 tentang penanggulangan penyakit menular serta SDG 6.2 tentang akses sanitasi dan higiene yang layak bagi masyarakat.
Program ini menjadi salah satu wujud kontribusi nyata mahasiswa KKN-T IDBU 26 UNDIP dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Desa Kalongan.
Penulis: Akhmad Rafi Putra Tangguh
Mahasiswa Program Studi Kedokteran, Universitas Diponegoro (UNDIP)
Dosen Pengampu: Prof. Dr. dr. Bagoes Widjanarko, MPH
Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI














