Menjaga daya tahan tubuh menjadi bagian penting dari kehidupan mahasiswa. Jadwal kuliah, tugas, kegiatan organisasi, aktivitas sosial, hingga waktu belajar dapat membuat pola tidur dan kebiasaan sehari-hari menjadi tidak teratur.
Daya tahan tubuh tidak ditentukan oleh satu makanan, vitamin, atau kebiasaan tertentu. Kondisi tubuh dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kecukupan gizi, aktivitas fisik, tidur, kebersihan, dan kebiasaan hidup sehari-hari. Kementerian Kesehatan juga menempatkan konsumsi gizi seimbang, aktivitas fisik, istirahat yang cukup, dan menghindari faktor risiko penyakit sebagai bagian dari perilaku hidup sehat untuk mendukung daya tahan tubuh.
Bagi mahasiswa, kebiasaan tersebut sebenarnya dapat diterapkan tanpa harus mengubah seluruh rutinitas. Berikut tujuh langkah yang bisa dilakukan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh selama menjalani aktivitas perkuliahan.
1. Penuhi Kebutuhan Gizi dari Makanan yang Beragam
Makanan merupakan salah satu dasar penting untuk menjaga fungsi tubuh. Mahasiswa tidak harus mengonsumsi makanan mahal untuk mendapatkan pola makan yang baik. Yang lebih penting adalah memastikan makanan sehari-hari cukup beragam dan mengandung sumber karbohidrat, protein, sayuran, buah, serta lemak dalam jumlah yang sesuai.
Protein dapat diperoleh dari telur, ikan, ayam, tahu, tempe, dan kacang-kacangan. Sementara itu, sayuran dan buah menyediakan berbagai vitamin, mineral, serta serat yang dibutuhkan tubuh.
Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa prinsip gizi seimbang mencakup keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih, dan pemantauan berat badan.
Karena itu, jangan menjadikan mi instan, makanan cepat saji, atau makanan ringan sebagai menu utama setiap hari hanya karena lebih praktis.
Sebagai mahasiswa, kamu bisa membuat pilihan sederhana seperti nasi dengan lauk protein dan sayuran, atau menambahkan buah sebagai pelengkap makanan.
Jika ingin membahas pola makan mahasiswa secara lebih khusus, kamu juga dapat membaca 7 Pola Makan Sehat untuk Mahasiswa.
2. Lakukan Aktivitas Fisik Secara Teratur
Kesibukan kuliah bukan alasan untuk menghabiskan sebagian besar hari tanpa bergerak. Aktivitas fisik dapat dimasukkan ke dalam rutinitas sehari-hari tanpa harus selalu dilakukan dalam bentuk olahraga berat.
Misalnya, kamu bisa berjalan kaki menuju kelas jika jaraknya memungkinkan, menggunakan tangga, bersepeda, atau melakukan olahraga ringan setelah kuliah.
Kementerian Kesehatan merekomendasikan aktivitas fisik sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat untuk mendukung daya tahan tubuh. Beberapa materi edukasi Kemenkes juga menggunakan aktivitas fisik sekitar 30 menit per hari sebagai salah satu contoh kebiasaan yang dapat diterapkan.
Yang terpenting adalah konsistensi. Jika jadwalmu sangat padat, kamu tidak harus memaksakan olahraga dalam durasi panjang. Membagi aktivitas menjadi beberapa sesi singkat juga dapat menjadi pilihan praktis.
3. Prioritaskan Tidur yang Cukup
Tidur sering menjadi hal pertama yang dikorbankan ketika tugas kuliah menumpuk. Padahal, tidur merupakan bagian penting dari pemulihan tubuh.
Kebiasaan tidur yang tidak teratur dapat membuat mahasiswa merasa lelah pada siang hari dan kesulitan berkonsentrasi. Sebaliknya, menjaga waktu tidur secara konsisten membantu memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat.
Kementerian Kesehatan juga memasukkan istirahat yang cukup sebagai bagian dari kebiasaan untuk menjaga kondisi tubuh. Salah satu materi edukasinya menyebutkan tidur minimal tujuh jam sebagai salah satu contoh kebiasaan tersebut.
Karena kebutuhan tidur setiap orang dapat berbeda, fokuslah pada kecukupan dan kualitas tidur. Usahakan memiliki waktu tidur dan bangun yang relatif konsisten, termasuk ketika jadwal kuliah sedang padat.
Jika masalah tidur menjadi bagian dari rutinitasmu, baca juga 7 Tips Tidur Nyenyak bagi Mahasiswa dengan Jadwal Kuliah Padat.
4. Kelola Stres agar Tidak Terus Menumpuk
Daya tahan tubuh tidak hanya berkaitan dengan makanan dan aktivitas fisik. Kondisi psikologis juga perlu diperhatikan.
Mahasiswa dapat mengalami tekanan akibat tugas, ujian, organisasi, masalah finansial, maupun tuntutan sosial. Ketika tekanan berlangsung terus-menerus tanpa waktu pemulihan yang cukup, tubuh dan pikiran dapat terasa lebih mudah lelah.
Karena itu, sisihkan waktu untuk melakukan aktivitas yang membantu tubuh dan pikiran beristirahat. Kamu bisa berjalan santai, melakukan latihan pernapasan, berolahraga, berbicara dengan teman, atau mengurangi aktivitas ketika tubuh mulai terasa terlalu lelah.
Kementerian Kesehatan dalam edukasi kesehatan mahasiswa juga menekankan pentingnya mengenali stres, melakukan relaksasi, aktivitas fisik, serta berbagi dengan teman atau keluarga ketika menghadapi tekanan.
Mengelola stres bukan berarti menghindari seluruh masalah. Tujuannya adalah memberikan tubuh dan pikiran kesempatan untuk pulih sehingga aktivitas akademik dapat dijalani dengan lebih baik.
5. Pastikan Tubuh Tetap Terhidrasi
Mahasiswa yang berpindah dari kelas ke kelas atau menghabiskan waktu berjam-jam di perpustakaan sering lupa minum. Padahal, cairan dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi normal.
Daripada menunggu sampai sangat haus, biasakan membawa botol minum ketika pergi ke kampus. Kebiasaan sederhana ini membuat air lebih mudah tersedia sepanjang hari.
Kebutuhan cairan setiap orang dapat berbeda, sehingga tidak tepat menetapkan satu angka yang berlaku untuk semua mahasiswa. Cuaca, aktivitas fisik, kondisi tubuh, dan makanan yang dikonsumsi dapat memengaruhi kebutuhan cairan.
Yang perlu diperhatikan adalah menjaga asupan cairan secara teratur dan mengenali tanda-tanda tubuh membutuhkan minum.
6. Hindari Kebiasaan yang Dapat Mengganggu Kesehatan
Kebiasaan sehari-hari juga berpengaruh terhadap kondisi tubuh. Merokok, konsumsi alkohol berlebihan, kurang tidur, pola makan tidak seimbang, dan kurang aktivitas fisik merupakan beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari.
Daripada mengandalkan produk atau suplemen tertentu untuk menjaga tubuh tetap sehat, lebih baik membangun kebiasaan dasar yang konsisten.
Misalnya, mengurangi rokok, memperbaiki waktu tidur, lebih sering bergerak, serta mengganti makanan yang terlalu tinggi gula, garam, atau lemak dengan pilihan yang lebih seimbang.
Kementerian Kesehatan juga menekankan kombinasi antara pola makan bergizi, aktivitas fisik, tidur yang cukup, dan menghindari faktor risiko sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.
7. Jangan Sembarangan Mengandalkan Suplemen
Suplemen vitamin dan mineral bukan pengganti makanan bergizi. Mahasiswa mungkin tergoda mengonsumsi vitamin tertentu karena merasa tubuh mudah lelah atau sering sakit, tetapi kebutuhan setiap orang tidak sama.
Jika kebutuhan zat gizi sebenarnya sudah terpenuhi melalui makanan, mengonsumsi suplemen secara sembarangan belum tentu memberikan manfaat tambahan. Sebaliknya, beberapa zat gizi dalam dosis berlebihan juga dapat menimbulkan masalah.
Karena itu, prioritaskan makanan beragam dan bergizi. Jika kamu memiliki kondisi tertentu, mengalami keluhan yang menetap, atau merasa membutuhkan suplemen, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga kesehatan.
Hal ini penting terutama jika kamu memiliki penyakit tertentu atau sedang mengonsumsi obat.
Daya Tahan Tubuh Dibangun dari Kebiasaan Sehari-hari
Tidak ada satu cara instan yang dapat membuat daya tahan tubuh langsung menjadi kuat. Kebiasaan yang lebih realistis adalah membangun beberapa perilaku sehat secara konsisten.
Mulailah dari hal yang paling mudah dilakukan: makan lebih beragam, bergerak setiap hari, tidur cukup, minum secara teratur, mengelola stres, serta menghindari kebiasaan yang berisiko bagi kesehatan.
Kementerian Kesehatan juga menempatkan gizi seimbang, aktivitas fisik, tidur yang cukup, dan perilaku hidup sehat sebagai bagian penting dalam menjaga kondisi tubuh.
Bagi mahasiswa, menjaga kesehatan bukan berarti harus meninggalkan kesibukan akademik. Justru, kebiasaan sehat dapat menjadi bagian dari cara mengelola rutinitas kuliah agar tubuh tetap siap menjalani aktivitas sehari-hari.
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI















