Mahasiswa KKN 116 Unhas Sosialisasikan Sarana Aspirasi berbasis Digital di Desa Moncongloe

Sarana Aspirasi berbasis Digital
Kegiatan Sosialisasi Sarana Aspirasi berbasis Digital di Desa Moncongloe (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Maros, MMI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 116 Universitas Hasanuddin (Unhas), Andi Mutiara Alifia Ainnahaq, melaksanakan program kerja individu bertajuk Sosialisasi Aspirasi Berbasis Digital di Kantor Desa Moncongloe, Kabupaten Maros, Jumat (31/7). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Moncongloe, Muhammad Iqbal, aparat pemerintah desa, serta masyarakat Desa Moncongloe sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyampaikan kritik, saran, dan masukan terhadap pelayanan publik desa.

Dalam kegiatan tersebut, Andi Mutiara Alifia Ainnahaq memperkenalkan sarana aspirasi berbasis digital yang dapat diakses oleh masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara lebih mudah, cepat, dan terorganisasi. Sosialisasi juga menjelaskan pengertian kritik dan saran sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang lebih baik.

Menurut Andi Mutiara Alifia Ainnahaq, penyediaan sarana aspirasi digital bertujuan untuk mempermudah komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa sehingga berbagai masukan yang diberikan dapat ditindaklanjuti secara lebih efektif.

Melalui sarana aspirasi digital ini, kami berharap masyarakat dapat lebih aktif menyampaikan pendapat, kritik, maupun saran secara bertanggung jawab demi kemajuan Desa Moncongloe,” ujarnya.

Kepala Desa Moncongloe, Muhammad Iqbal, menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang menghadirkan wadah aspirasi berbasis digital bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan sarana ini dapat membantu pemerintah desa dalam menerima masukan masyarakat secara lebih cepat dan terarah.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga diberikan penjelasan mengenai tata cara penggunaan platform aspirasi digital serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik desa. Program ini mendapat sambutan positif dari pemerintah desa dan warga yang hadir karena dinilai mampu menjadi wadah komunikasi yang lebih terbuka dan mudah diakses oleh masyarakat.

Melalui program ini, Andi Mutiara Alifia Ainnahaq berharap masyarakat menjadi lebih aktif berpartisipasi, komunikasi dengan pemerintah desa semakin baik, kepercayaan terhadap pelayanan publik meningkat, serta kualitas pelayanan desa terus mengalami perbaikan berdasarkan aspirasi yang disampaikan masyarakat.


Penulis: Andi Mutiara Alifia Ainnahaq
Mahasiswa Manajemen, Universitas Hasanuddin


Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses