Rahasia Sukses Cangkok Pohon Jambu Kristal: Langkah Praktikum yang Jarang diketahui

Cangkok Pohon Jambu Kristal
Jambu Kristal (Sumber: Media Sosial)

Jambu kristal merupakan jambu biji yang hampir tanpa biji. Berasal dari Taiwan yang banyak digemari karena rasanya yang segar dan nikmat, biji yang sangat minim dan daging yang sangat tebal.

Jambu kristal ini memiliki daya saing tinggi karena memiliki beberapa keunggulan yaitu: unggul dalam cita rasa yang segar, manis, kres, berdaging tebal dan hampir tanpa biji, mudah dibudidayakan, frekuensi panen yang tinggi, peluang wirausaha yang tinggi baik buah dan pembibitan, dengan harga jual jambu ini di tingkat petani sekitar Rp 15.000/kg, sedang di supermarket Rp 25.000-Rp 45.000/kg

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Dalam perkembangbiakan, jambu kristal dilakukan dengan vegetatif seperti: cangkok, stek, dan tempel karena kondisi hampir tanpa biji.

Mencangkok merupakan perbanyakan tanaman yang akan menghasilkan tanaman baru dengan sifat yang sama seperti induknya serta jumlah tanaman yang lebih banyak dalam waktu singkat. Namun dalam pelaksanaannya membutuhkan waktu agak lama dan agak rumit.

Kelebihan pencangkokan dengan sabut kelapa adalah pencangkokan lebih cepat dan sabut kelapa dapat menyimpan air ketika cangkokan disiram, sedangkan menggunakan kantong plastik adalah teknik kini hampir sama dengan cara mencangkok konvensional.

Kelebihan pencangkokkan dengan tabung bambu adalah tanaman dari hasil pencangkokan tersebut jauh lebih cepat berbuah, dan terkadang jika hasil cangkok berasal dari induk yang memiliki riwayat tanaman berkualitas, tentu saja hasil panen yang didapatkan dengan cara cangkok dua kali lipat dari tanaman induknya.

Tumbuhan hasil cangkok mempunyai kemiripan yang sama dengan induknya. Ini dikarenakan faktor genetik dari induk tetap akan diwariskan kepada tanaman baru hasil cangkok dari tanaman induk.

Pencangkokkan menggunakan sabut kelapa, kantong plastik dan juga tabung bambu, karena cara pencangkokkan ini sangatlah mudah dapat memicu pertumbuhan tanaman yang dicangkok, dapat juga membuat tanaman tumbuh secara normal seperti induknya dan tanaman tersebut jauh lebih cepat berbuah.Berikut langkah praktikum cangkok pohon jambu yang belum banyak orang tau:

1. Pilih Cabang yang Tepat

Langkah pertama adalah memilih cabang yang sehat dan kuat, dengan diameter sekitar 1-2 cm. Pastikan cabang tersebut bebas dari penyakit, serta dalam kondisi yang baik, tidak terlalu tua atau terlalu muda.

Cabang yang terlalu tua sulit untuk mengembangkan akar yang baik, sementara cabang yang terlalu muda rentan terhadap kerusakan. Pilih cabang yang posisinya mudah dijangkau dan memiliki potensi tumbuh dengan baik.

2. Waktu Ideal

Waktu yang tepat untuk mencangkok sangat mempengaruhi keberhasilan proses ini. Cangkok sebaiknya dilakukan saat musim hujan atau ketika kelembaban udara tinggi, karena kondisi ini mendukung pertumbuhan akar yang lebih cepat.

Suhu yang sejuk juga membantu mempercepat perkembangan akar. Jika dilakukan pada musim kemarau, rendahnya kelembaban tanah dan udara dapat menghambat pertumbuhan akar dan bahkan menyebabkan pembusukan.

3. Kupas Kulit Cabang Secara Sempurna

Setelah cabang yang dipilih, kupas kulit cabang sepanjang 5-10 cm hingga lapisan kambium bersih. Kambium adalah lapisan tipis di bawah kulit pohon yang merupakan tempat tumbuhnya akar.

Pengupasan ini harus dilakukan dengan hati-hati agar kambium tidak rusak, karena akar akan berkembang dari lapisan ini. Jika pengupasan tidak dilakukan dengan benar, akar yang tumbuh bisa terganggu.

4. Olesi Dengan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh)

Setelah kulit cabang dikupas, oleskan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) pada bagian yang sudah dibersihkan. ZPT berfungsi untuk merangsang pertumbuhan akar lebih cepat. Hormon ini akan mengaktifkan kambium untuk memproduksi akar dengan lebih cepat, sehingga mempercepat proses cangkok.

Penggunaan ZPT akan meningkatkan peluang keberhasilan cangkok, terutama pada tanaman yang sulit tumbuh akar dengan sendirinya.

5. Media Tanam Berkualitas

Selanjutnya, siapkan media tanam yang berkualitas. Media terbaik untuk cangkok adalah campuran tanah subur, seperti humus dan pupuk kandang yang sudah matang. Campuran ini harus memiliki kelembaban yang tepat, tidak terlalu kering maupun terlalu basah.

Media yang terlalu kering menghambat pertumbuhan akar, sementara media yang terlalu basah dapat menyebabkan pembusukan pada cabang yang dicangkok. Pastikan media juga memiliki drainase yang baik agar akar tidak terendam air berlebih.

6. Pembungkusan yang Tepat

Bungkus bagian cabang yang telah diberi ZPT dan media tanam dengan plastik transparan atau sabut kelapa. Plastik transparan memudahkan Anda memantau perkembangan akar tanpa harus membuka pembungkusan.

Ikat ujung plastik dengan rapat agar media tetap pada posisinya dan tidak tergeser. Pembungkusan ini bertujuan untuk menjaga kelembapan media agar tetap stabil dan mencegah kehilangan air yang berlebihan.

7. Perawatan Media

Pastikan media tetap lembap dengan memeriksa secara rutin kelembapannya. Jika cuaca panas atau berangin, sirami media dengan hati-hati untuk menjaga agar tidak kering. Hindari memberi air yang terlalu banyak karena dapat menyebabkan akar busuk. Pemeliharaan media yang baik memastikan akar dapat tumbuh sehat dan kuat.

8. Tunggu Akar Tumbuh

Proses pembentukan akar pada cabang cangkok umumnya memerlukan waktu sekitar 4-8 minggu, tergantung pada kondisi lingkungan dan jenis tanaman. Selama periode ini, pastikan lingkungan tetap mendukung, dengan kelembaban dan suhu yang stabil. Jangan membuka pembungkusan terlalu cepat, tunggu hingga akar berkembang cukup banyak dan kuat.

9. Pindahkan dengan Hati-Hati

Setelah akar cukup lebat dan kuat, potong cabang di bawah bagian yang dicangkok, lalu tanam cabang tersebut ke dalam media baru. Perhatikan agar akar yang sudah tumbuh tidak rusak saat pemindahan. Jaga kelembaban tanah hingga tanaman dapat beradaptasi dan tumbuh dengan baik.

Dengan mengikuti langkah-langkah cangkok pohon jambu secara benar, metode ini mampu menghasilkan tanaman baru yang tetap mewarisi kualitas unggul dari induknya, seperti buah yang berkualitas, pertumbuhan yang cepat, serta ketahanan terhadap kondisi lingkungan. Proses ini juga memungkinkan tanaman untuk berbuah lebih cepat dibandingkan teknik pembiakan lainnya, menjadikannya pilihan yang efektif untuk memperbanyak tanaman buah.

Keberhasilan cangkok sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pemilihan cabang yang sehat dan sesuai, penggunaan media tanam yang tepat, serta penanganan hasil cangkok dengan hati-hati. Media tanam, seperti campuran tanah subur dengan bahan organik seperti cocopeat atau kompos, berfungsi mendukung pembentukan akar yang optimal.

Selain itu, penggunaan hormon perangsang akar (ZPT) dapat meningkatkan efektivitas proses. Penting juga untuk memastikan kondisi lingkungan, seperti kelembaban dan suhu, tetap mendukung pertumbuhan akar.

Teknik ini tidak hanya mudah dilakukan tetapi juga sangat efisien, sehingga cocok untuk diterapkan oleh petani yang ingin meningkatkan hasil budidaya ataupun oleh pecinta tanaman yang ingin memperbanyak koleksi mereka. Dengan pemahaman yang baik tentang prosedur dan kondisi yang dibutuhkan, cangkok dapat menjadi metode yang andal untuk memperbanyak tanaman sekaligus menjaga kualitasnya.

 

Penulis: Ahmad Nur Safik
Mahasiswa Agroteknologi, Universitas Muhammadiyah Malang

 

Referensi

Pakpahan, Tience Elizabet. “Kajian teknik mencangkok perbanyakan jambu Kristal (Psidium guava).” J. Agrica Ekstensia 2.9 (2015): 27-30.

Pradana, Adinda Nurul Fatah Adi, et al. “Pelatihan dan Pendampingan Perawatan Tanaman Jambu Kristal di Desa Tanjungsari.” PROCEEDINGS UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG 1.51 (2021): 55-69.

 

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses