Teknologi Mesin Hybrid: Inovasi untuk Masa Depan Kendaraan

Teknologi Mesin Hybrid
Ilustrasi Teknologi Mesin Hybrid (Sumber: Media Sosial dari freepik.com)

Teknologi mesin hibrida telah menjadi salah satu inovasi dalam dunia industri otomotif di era modern saat ini, dengan semakin meningkatnya emisi gas buang pada kendaraan dan juga untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, mesin hibrida menawarkan solusi yang lebih ramah lingkungan, dengan menggabungkan mesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) dan motor listrik untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang pada kendaraan.

Mobil hibrida pertama kali diperkenalkan di Indonesia melalui peluncuran Toyota Camry Hybrid pada tahun 2007, yang pada saat itu masih dijual secara terbatas di pasar Indonesia.

Pengertian dan Prinsip Kerja

Pada dasarnya, mesin hibrida bekerja dengan cara mengoptimalkan penggunaan bahan bakar fosil dan energi listrik. Saat kecepatan rendah atau kondisi Stop-and-go seperti di perkotaan, motor listrik bekerja mengurangi emisi dan konsumsi bahan bakar.

Bacaan Lainnya
DONASI

Saat kecepatan tinggi atau saat membutuhkan tenaga yang lebih besar, mesin pembakar internal akan mengambil alih atau bekerja sama dengan motor listrik untuk memberikan tenaga yang dibutuhkan.

Terdapat beberapa jenis sistem hibrida yang digunakan dalam produsen mobil, di antaranya Mild Hybrid, Full Hybrid, Plug-in Hybrid, dan Serial-Parallel Hybrid.

1. Mild Hybrid:

Sistem kendaraan yang menggabungkan mesin konvensional dengan motor listrik kecil. Motor listrik membantu mesin utama saat akselerasi dan mendukung fitur Start-stop untuk menghemat bahan bakar.

2. Full Hybrid:

Sistem yang menggunakan kombinasi mesin pembakaran internal dan motor listrik dapat menggerakkan mobil dalam jarak pendek. Mobil dapat beralih antara penggunaan motor listrik, mesin bensin, atau kombinasi keduanya untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi.

3. Plug-in Hybrid:

Sistem ini memungkinkan pengisian ulang baterai melalui sumber listrik eksternal, memberikan kemampuan berkendara dengan jarak yang lebih panjang hanya menggunakan tenaga listrik sebelum mesin bensin mulai bekerja.

4. SerialParallel Hybrid:

Kombinasi antara mode sistem serial dan parallel, di mana motor listrik dapat menggerakkan kendaraan sendirian atau bersama mesin bensin, tergantung pada kondisi berkendara, seperti kecepatan, beban, dan kebutuhan daya.

Baca juga: Pemanfaatan AI di Dunia Otomotif

 

Kelebihan Mobil Hybrid

Mobil hibrida juga memiliki kelebihan yang menjadikannya pilihan yang menarik, di antaranya yaitu :

1. Pengurangan Emisi:

Salah satu keunggulan utama dari mesin hibrida adalah kemampuannya untuk mengurangi emisi gas buang. Dengan menggunakan motor listrik pada kecepatan rendah dan selama Stop-and-go, kendaraan hibrida dapat mengurangi emisi karbon dioksida dan polutan lainnya di bandingkan dengan kendaraan konvensional.

2. Efisiensi Bahan Bakar:

Mesin hibrida menwarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dengan memanfaatkan kombinasi tenaga listrik dan bahan bakar fosil. Hal ini menguntungkan dalam kondisi perkotaan di mana konsumsi bahan bakar biasanya lebih tinggi.

3. Performa Lebih Baik:

Kombinasi dengan tenaga dari mesin bensin dan motor listrik dapat memberikan kinerja optimal yang lebih baik dan pengermudi dapat merasakan akselerasi yang halus..

4. Pengurangan Ketergantungan Pada Bahan Bahan Fosil:

Dengan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, mesin hibrida membantu mengurangi ketergantungan pada sumber energi yang tidak terbarukan dan rentan terhadap flaktuasi harga pasar.

 

Kekurangan Mobil Hybrid

  1. Harga yang Lebih Mahal : Teknologi canggih yang digunakan pada mobil hibrida membuat harganya lebih tinggi dibandingkan dengan mobil konvensional.
  2. Baterai : Baterai adalah komponen utama dalam kendaraan mobil hibrida , namun memiliki keterbatasan dalam hal umur pakai dan kapasitas penyimpanan energi. Selain itu, proses produksi dan pembuangan baterai juga menimbulkan tantangan lingkungan tersendiri.
  3. Ketersediaan Infrastruktur Pengisian : Ketersediaan tempat pengisian listrik pada daerah yang belum memiliki infrastruktur.
  4. Keterbatasan Jarak Tempuh : Meskipun kendaraan hibrida dapat menempuh jarak yang lebih jauh di bandingkan kendaraan mobil listrik murni, jarak tempuh dengan tenaga listrik saja masih terbatas. Ini dapat menjadi kendala bagi pengemudi yang sering menempuh perjalanan jarak jauh.

Masa Depan Teknologi Mesin Hybrid 

Meskipun menghadapi beberapa tantangan, prospek masa depan mobil hibrida tetap cerah. Dengan perkembangan teknologi baterai yang terus meningkat, efisiensi dan kapasitas penyimpanan energi baterai diharapkan akan semakin baik. Ini akan mengurangi biaya produksi dan meningkatkan daya tarik kendaraan hibrida di mata para konsumen.

Selain itu, dengan semakin ketatnya regulasi emisi di berbagai negara, industri otomotif akan semakin terdorong untuk mengadopsi teknologi hibrida sebagai dari upaya untuk memenuhi standar emisi yang lebih tinggi. Hal ini di harapkan dapat mempercepat adopsi teknologi hibrida secara global.

Di Indonesia, banyak berbagai model mobil hibrida telah diperkenalkan, termasuk Toyota Camry, Toyota Prius, Mitsubishi Outlander PHEV, dan Honda CR-Z.

Inovasi lain yang sedang dikembangkan adalah penggunaan material yang lebih ringan dan teknologi aerodinamika yang lebih canggih untuk meningkatkan efisiensi kendaraan hibrida. Penggunaan teknologi pintar dan konektivitas juga dapat membantu mengoptimalkan kinerja mesin hibrida melalui pengaturan yang lebih cerdas dan adaptif terhadap kondisi jalan dan gaya berkendara pengguna.

Dengan semakin tinggi kesadaran akan pentingnya untuk mengurangi emisi gas buang dan efisiensi pada bahan bakar, teknologi mesin hibrida di prediksi akan terus berkembang dan jauh lebih terjangkau. Penelitian dan pengembangan terus di lakukan untuk meningkatkan kapasitas baterai, mengurangi biaya produksi, dan memperluas infrastruktur pengisian listrik.

Teknologi mesin hibrida telah membuktikan diri sebagai solusi yang efektif dalam mengurangi emisi dan meningkatkan efisiensi bahan bakar dalam dunia industri otomotif. Dengan berbagai jenis mesin yang tersedia, konsumen memiliki lebih banyak pilihan yang sesuai dengan selera kebutuhan dan preferensi mereka.

Meskipun ada tantangan yang harus diatasi, perkembangan teknologi dan inovasi yang terus berlanjut diharapkan akan membawa mesin hibrida menjadi pilihan utama di masa depan.

 

Penulis : Fabig Hernanda
Mahasiswa Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Malang

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI