Teknologi untuk Semua: Mahasiswa KKN UNS Dorong Ibu-Ibu PKK Maos Lor Jadi Pelaku Bisnis Modern

Teknologi untuk Semua: Mahasiswa KKN UNS Dorong Ibu-Ibu PKK Maos Lor Jadi Pelaku Bisnis Modern
Sumber: Dokumentasi Penulis

Cilacap, MMI – Suasana Balai Desa Maos Lor tampak lebih hidup dari biasanya pada Jumat (1/8/2025). Pagi itu, puluhan anggota PKK berkumpul, menyimak dengan semangat ketika Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 36 Universitas Sebelas Maret Surakarta dengan tema Edukasi Pemberdayaan Masyarakat dalam Penguatan SDGs yang menyelenggarakan program kerja bertajuk “Pelatihan Pemasaran dan Aplikasi Desain Digital”.

“Di era yang semakin maju ini, kami melihat potensi yang besar dari para Ibu PKK yang sudah atau belum memiliki usaha untuk dapat memaksimalkan promosi secara digital. Maka dari itu, kami fokuskan program tersebut untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ungkap Florensia, selaku penanggungjawab kegiatan.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Program ini dirancang sebagai bentuk nyata kontribusi mahasiswa kepada masyarakat desa, khususnya untuk mendorong para pelaku usaha rumahan agar lebih siap bersaing di era digital.

Melalui pelatihan ini, kelompok KKN UNS ingin membuka wawasan warga—bahwa promosi tidak harus mahal, dan teknologi bisa dimanfaatkan siapa saja, termasuk ibu-ibu rumah tangga yang sedang merintis usaha dari dapur sendiri.

Tak sekadar duduk dan mendengarkan, para peserta diajak langsung mengenal berbagai cara praktis untuk mengembangkan usaha lewat teknologi digital.

Teknologi untuk Semua: Mahasiswa KKN UNS Dorong Ibu-Ibu PKK Maos Lor Jadi Pelaku Bisnis Modern
Sumber: Dok. Penulis

Mulai dari tips meningkatkan jangkauan konten di media sosial, pelatihan membuat akun affiliate Shopee dan TikTok, hingga menandai lokasi usaha di Google Maps agar mudah ditemukan pembeli.

Tak ketinggalan, peserta juga belajar membuat desain promosi menggunakan Canva, mencoba template video lewat CapCut, dan bahkan diperkenalkan pada kecanggihan kecerdasan buatan seperti ChatGPT untuk membantu menyusun ide dan materi promosi.

Baca Juga: Peran, Dampak dan Manfaat Teknologi Informasi dalam Bisnis

Dari membuat akun e-commerce di Shopee, hingga mencoba fitur affiliate di TikTok, peserta menunjukkan minat yang cukup tinggi.

“Saya baru tahu kalau ternyata bisa mendapatkan penghasilan tambahan hanya dengan membagikan link produk, ini sangat membantu untuk menambah pemasukan,” ujar Sulastri, salah satu peserta kegiatan tersebut.

Tidak hanya itu, para peserta juga diperkenalkan pada aplikasi desain seperti Canva dan CapCut. Beberapa peserta bahkan langsung mencoba untuk membuat desain poster menggunakan template di Canva.

Hal yang sama juga dilakukan pada CapCut, di mana peserta berlatih mengedit video promosi dengan memilih template video singkat yang bisa langsung disesuaikan.

“Tadi juga diajarkan tentang ChatGPT yang ternyata bisa digunakan untuk membantu mencari ide konten dan membuat kalimat promosi. Tentu ini memudahkan kami yang biasanya bingung harus menulis apa di kontennya,” ungkap peserta lainnya.

Pelatihan kemudian diakhiri dengan praktik pembuatan lokasi usaha di Google Maps sehingga konsumen lebih mudah menemukan lokasi penjualan.

Peserta terlihat gembira ketika usaha mereka telah berhasil ditandai di peta digital tersebut.

“Kami berharap pelatihan ini bisa menjadi pijakan awal agar para ibu-ibu mendapatkan penghasilan tambahan serta mampu memasarkan produk secara lebih luas,” ungkap Kanaya, selaku pembawa acara, menutup sesi kegiatan pada hari yang mulai terik itu.

Baca Juga: Ide Bisnis Buket Bunga dan Uang yang Unik & Menjanjikan

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil bersama masyarakat desa.

Mahasiswa KKN UNS tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga menyalakan semangat baru bagi para anggota PKK Maos Lor untuk terus berkembang di tengah kemajuan teknologi.

Harapannya, kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.

 

Penulis: Kelompok KKN UNS 36
1. Rama Anggita
2. Alfi Yusrina Farikha
3. Florensia Nastia Ayu Dewanrti
4. Bondan Wira Pranatma
5. Kanaya Pinkan Ratu Nirmala
6. Berliana Mifta Azzahra
7. Shela Firsma Alviola
8. Latyfah Putri Romadhon
9. Fitriyani Miftakhul Janah
10. Elza Cantika Putri
Mahasiswa Universitas Sebelas Maret

Dosen Pembimbing Lapangan: Alfi Yusrina Farikha

Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses