Diabetes ketika di Usia Muda

Diabetes
Ilustrasi: istockphoto

Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit kronis dan berlangsung jangka panjang dengan ditandai oleh meningkatnya kadar gula darah (glukosa) hingga di atas nilai normal. Diabetes mellitus bisa menyerang siapa saja, termasuk yang masih berada di usia muda.

Diabetes mellitus terbagi menjadi 2 tipe, tipe 1 dan tipe 2. Pada diabetes mellitus tipe 1, penyakit ini terjadi disebabkan oleh kelainan autoimun yang menyebabkan pankreas tidak dapat memproduksi insulin. Lalu pada diabetes mellitus tipe 2, penyakit ini muncul sebagai dampak dari pola makan yang tidak sehat, hingga tubuh tidak mampu lagi mengontrol asupan gula.

Apa yang menjadi penyebab diabetes ketika di usia muda?

Mayoritas orang pada usia muda cenderung kurang peduli akan apa yang dikonsumsinya, sehingga seringkali mempunyai pola makan yang tidak sehat.

Makanan cepat saji (fast food), dan makanan-makanan yang manis seperti kue, donat, hingga minuman boba lebih disukai anak muda dibandingkan dengan makanan dan minuman yang sehat. Maka dari itu, tak ayal bila orang dengan usia yang masih muda akan terkena diabetes mellitus jika kebiasaan tersebut tidak segera diperbaiki.

Saat gula dikonsumsi secara berlebihan, maka resistensi insulin dalam tubuh akan meningkat. Peningkatan resistensi insulin inilah yang menyebabkan tubuh tidak mampu memproses kelebihan gula secara optimal.

Kenaikan kadar gula dalam darah yang tak terelakkan tidak menutup kemungkinan akan memicu penyakit diabetes mellitus tipe 2. Di sisi lain, selain pola makan, ada beberapa faktor lain yang dapat menambah risiko berkembangnya diabetes mellitus, seperti faktor usia, berat badan, genetik dan gaya hidup.

Untuk diabetes mellitus tipe 1, meskipun hingga saat ini belum dapat diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebabnya. Penyakit autoimun diketahui ikut berkontribusi , karena membuat sistem imun pada tubuh menyerang dan merusak sel beta yang bertugas menghasilkan insulin di pankreas.

Lalu faktor lain yang dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit ini, diantaranya faktor genetik dan faktor lingkungan.

Bagaimana Gejala Diabetes ketika di usia muda?

Pada dasarnya, diabetes tipe 1 dan tipe 2 memilki ciri-ciri yang hampir sama. Yang menjadi perbedaan adalah pada penderita diabetes tipe 1 penderitanya berkemunginan akan mengalami penurunan berat badan walaupun tidak melakukan diet.

Perlu diingat, bahwa gejala diabetes mellitus di usia muda berkembang secara bertahap dalam jangka waktu beberapa bulan atau mungkin beberapa tahun, hingga tidak sedikit orang yang terkena diabetes baru bisa terdeteksi melalui medical check-up.

Berikut adalah beberapa ciri-ciri diabetes di usia muda yang secara umum dialami, yaitu:

  1. Mudah lapar dan mudah haus;
  2. Disfungsi ereksi;
  3. Penglihatan kabur;
  4. Kekuatan otot melemah;
  5. Libido menurun;
  6. Perubahan suasana hati yang tiba-tiba;
  7. Jumlah urin meningkat saat buang air kecil;
  8. Membutuhkan waktu lama untuk kerin dan sembuh bila terluka;
  9. Mudah lelah.

Jaga diri dari diabetes melitus pada usia muda. Lakukan pola hidup sehat dalam keseharian dan perbanyak konsumsi makanan sehat dan makanan bergizi cukup.

Lakukan medical check up secara berkala, dan segera konsultasikan dengan dokter bila merasakan gejala diabetes mellitus untuk segera mendapatkan pengobatan yang tepat walaupun penyakit diabetes tidak dapat disembuhkan, akan tetapi pada penderita diabetes masih bisa mencapai dan meraih kualitas hidup yang optimal apabila mampu mengelola penyakitnya dengan baik.

Penulis: Meita Ratnasari
Mahasiswa S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Maju

Editor: Ika Ayuni Lestari

Bahasa: Rahmat Al Kafi

Ikuti berita terbaru di Google News

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI