Menumbuhkan Budaya Literasi dalam Diri Sendiri

Minat baca masyarakat Indonesia masih termasuk sangat kecil. Minat baca seseorang mempunyai pengaruh yang besar terhadap kebiasaan membaca mereka. Karena apabila seseorang membaca tetapi tidak mempunyai niatan membaca yang sungguh-sungguh maka orang tersebut tidak akan bisa membaca dengan serius dan sepenuh hati. Apabila seseorang membaca atas kemauannya sendiri maka orang tersebut akan membaca dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati.

Padahal, kebiasaan membaca diketahui dapat membawa manfaat baik untuk kita, yaitu membuat kita memiliki wawasan yang luas. Seseorang yang senang membaca akan mempunyai pengetahuan yang luas dari buku yang dibacanya. Sangat disayangkan, apabila seseorang tidak suka membaca atau mempunyai minat baca yang rendah karena pengetahuan orang tersebut akan sempit.

Saat ini kita berada di zaman yang sudah modern dan canggih. Dimana kita dengan mudah menemukan banyak penjual buku berkualitas secara daring (dalam jaringan) tersebar di berbagai media sosial dan online shop. Bahkan kita juga bisa menikmati ebook gratis yang dengan mudah kita dapatkan pada Google Playstore atau Appstore. Canggihnya penggunaan smartphone juga saat ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu baik untuk melakukan penyebaran berbagai macam informasi baik yang bagus untuk diterima maupun yang tidak seperti: penyebaran ujaran kebencian, hoax, serta berita-berita yang anak-anak tidak patut untuk diketahui.

Akan tetapi masyarakat yang tinggal di perkotaan pun masih tergolong memiliki minat baca yang rendah karena lebih tertarik bermain sosial media. Sedangkan di daerah terpencil juga masih kurang lantaran minimnya buku dan akses untuk ke sekolah maupun ke kota yang jauh.

Hal ini tentu harus ada sosialisasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengadakan perpustakaan keliling dan mengumpulkan buku-buku yang tidak terpakai tetapi masih layak digunakan untuk diberikan kepada anak-anak yang membutuhkan. Kita yang berada di kota dapat memanfaatkan keberadaan perpustakaan yang ada di kampus maupun di sekolah. Perpustakaan berperan penting sebagai sumber bacaan.

Bangunlah motivasi diri dalam membaca. Dengan membaca, pandangan kita menjadi terbuka terhadap hal-hal baru yang tidak kita ketahui sebelumnya. Mari kita lakukan hal-hal kecil mulai dari membaca buku dengan tema yang kita sukai. Kita memberi target minimal dalam satu hari membaca dua buku atau artikel yang ada di internet, kita baca sesuai dengan minat kita sehingga nantinya kita dapatkan ilmu dan wawasan dari buku atau artikel yang kita baca. Kita ajak teman saudara keluarga untuk membaca dan ke perpustakaan. Tumbuhkan rasa ingin tahu terhadap membaca. Biasanya rasa ingin tahu dan penasaran sangat efektif untuk menggerakkan diri kita untuk melakukan sesuatu. Minta seseorang untuk merekomendasikan buku yang menarik. Ini juga salah satu cari yang efektif untuk memaksakan diri ini untuk mulai membaca. Kita akan memperoleh informasi dan menambah kosa kata baru. Semakin banyak kita membaca semakin luas wawasan kita.

Okky Fatmasari
Mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Semarang

 

 

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI