Pendidikan Internasional Sebagai Solusi Keterbelakangan Pendidikan

Pada era sekarang ini kita memasuki era dimana dunia tidak ada lagi batasnya dengan kata lain, semua informasi yang ada pada wilayah satu akan terdengar dengan cepat ke wilayah lainnya. Semua informasi didapatkan melalui radio, televisi, internet dan surat kabar. Ini semua merupakan dampak dan pengaruh dari globalisasi yang dapat memberikan pengaruh positf maupun negatif. Dampak positifnya yaitu kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang dapat kita rasakan sekrang ini. Dampak negatifnya yaitu bagi negara yang belum mampu menerima globalisasi dan hanya mengikuti arus globalisasi tanpa bereaksi terhadap perkembangan zaman maka negara tersebut akan terbelakang.

Maka dari itu Pada abad 21 ini pendidikan semakin dinamis. Kedinamisan itu muncul karena kesadaran dan ketakutan suatu negara tersebut akan bahaya keterbelakangan pendidikan. Pendidikan Internasional hadir di Indonesia sebagai solusi untuk mengatasi keterbelakangan pendidikan. Pendidikan internasional merupakan  pendidikan yang menjadikan siswa berpikir secara terbuka dan internasional, open and international minded. International minded dan menjadikan manusia yang berwawasan internasional.

Seperti yang kita tahu pendidikan di Indonesia secara garis besar masih terbelakang dibanding negara lain. Maka dari itu pendidikan internasional ini merupakan suatu perwujudan untuk bereaksi terhadap keterbelakangan pendidikan di Indonesia. Sekolah internasional sebagai upaya dibidang pendidikan untuk mensejajarkan bangsa dan negara Indonesia dengan negara lain di forum internasional.

Di dalam sekolah internasionl biasanya menggunakan kurikulum internasional (Cambridge dan International Baccalaureate) yang dikombinasi dengan kurikulum nasional di dalamanya. Dan bahasa yang digunakan juga bahasa Inggris. Walaupun menggunakan kurikulum dan bahasa international tetapi budaya lokal tetap diajarkan pada sekolah internasional. Dengan adannya program seperti ini maka anak didik Indonesia lebih mudah untuk diajak berpikir secara internasional dan melihat dunia di sekitarnya.

Sebagai contoh sekolah internasional di Indonesia yaitu Sampoerna Academy. Sekolah ini merupakan sekolah yang berada di bawah naungan Putera Sampoerna Foundation. Didirikan pada tahun 2011 dan berganti nama menjadi  Akademi Siswa Bangsa Internasional (ABSI) pada tahun 2013. Tetepi tetap terdaftar di Kemdikbud dengan nama SMA Sampoerna. Sekolah ini merupakan salah satu contoh upaya memenuhi kebutuhan sekolah bertaraf internasional yang dapat dinikmati semua masyarakat.

Sekolah yang menganut pendidikan holistik abad 21 dan menerapkan kurikulum standar Pendidikan Nasional dan Kurikulum Internasional (Cambridge IGCSE and Cambridge International A/AS level). Kunggulan sekolah ini terletak pada kombinasi kurikulum dan penerapan sistem pendidikanya. SMA Sampoerna menggabungkan kurikulum international university Cambridge IGSCE dan kurikulum nasional KTSP. Seperti yang diketahui IGSCE merupakan kurikulum yang diskhususkan bagi siswa umur 14-16 tahun. IGSCE memiliki kualifikasi yang sangat bertujuaan guna mengembangkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan siswa melalui konten pembalajaran yang sangat mendalam.

Penerapan sistem asrama pada sekolah ini merupakan implementasi pendidikan holistik abad 21 (21th Century Learning). Karena salah satu prinsip pendidikan holistik abad 21 adalah belajar untuk hidup bersama. Setiap murid harus belajar hidup berdampingan dengan siswa lain. Sehingga tercipta keharmonisan dan membuat siswa mempunyai rasa toleransi dan menghormati keragaman. Dan dapat tercpita rasa peduli terhadap lingkungan sekitar. Karena pendidikan internasional dikenal sebagai usaha dalam forum internasional untuk mewujudkan harmoni dan perdamaian dunia melalui pendidikan. Dan Pendidikan internasional bertujuan mewujudkan perdamaian dunia dengan tujuan pendidikan yang bermuatan ranah efektif.

Sekolah tersebut bisa menjadi contoh untuk sekolah lainnya untuk menerapkan program pendidikan internasional. Karena lulusan dari sekolah tersebut sacara konsisten mampu menciptakan siswa yang berprestasi dan berwawasan internasional.

Dimas Amrullah
Mahasiswa Universitas Negeri Semarang

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI