Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa Bumi di SDN 1 Bejen oleh Mahasiswa KKN Kelompok 98 FKIP UNS 2023

KKN UNS
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) Melakukan Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa Bumi di SD N 1 Bejen, Karaganyar, Jum’at, 4 Agustus 2023 (Sumber: Dokumentasi Penulis)

KARANGANYAR– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 98 dari FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) telah berhasil melaksanakan Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa Bumi di SD N 1 Bejen pada Kamis (04/8/2023).

Lingkungan Wonorejo, yang terletak di Kelurahan Bejen, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, adalah salah satu daerah yang berada di pertemuan dua lempeng bumi, yaitu lempeng Indo-Australia dan Eurasia, yang rawan terhadap gempa bumi.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memberikan pemahaman tentang mitigasi bencana gempa bumi sedini mungkin.

Bacaan Lainnya
DONASI

Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa Bumi di tingkat Sekolah Dasar (SD) dianggap penting karena anak-anak SD memiliki peran yang signifikan dalam masyarakat di Lingkungan Wonorejo, Kelurahan Bejen.

Melibatkan anak-anak dalam pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi ancaman bencana.

Bahtiar, yang bertanggung jawab atas pelatihan ini dan berasal dari Prodi Pendidikan Geografi, menjelaskan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap risiko dan bahaya yang mungkin timbul selama bencana, serta membangun kesiapan mereka dalam menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi kapan saja.

KKN UNS
Pemberian Materi Mitigasi Bencana Kepada Siswa SD N 1 Bejen

Pelatihan Mitigasi Bencana ini meliputi beberapa tahapan, di antaranya yaitu tindakan yang harus dilakukan sebelum terjadi gempa, seperti mengenali lingkungan sekitar dan mengetahui jalur evakuasi.

Tindakan yang harus dilakukan saat terjadi gempa, termasuk melindungi kepala dan berlindung di tempat aman.

Tindakan yang harus dilakukan setelah gempa atau ketika gempa mereda, seperti pergi ke tempat terbuka, memeriksa diri sendiri dan teman, serta tetap waspada terhadap gempa susulan.

Serta ada juga materi tabahan berupa pemaparan materi tentang tas siaga bencana yang berisikan barang-barang penting yang telah dipersiapkan sebelumnya, serta simulasi gempa bumi untuk mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari.

Dengan diadakannya pelatihan ini, diharapkan siswa dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka siap menghadapi tanda-tanda dan situasi darurat yang mungkin timbul akibat bencana gempa bumi.

 

Penulis: Kelompok KKN 98 FKIP UNS 2023
Mahasiswa Pendidikan, Universitas Sebelas Maret

 

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI