Pengaruh Sikap Posesif Terhadap Anak

posesif

Tanpa sadar orang tua melakukan hal-hal yang bersifat posesif terhadap anaknya untuk melindungi atau menjaga anak-anaknya dari pengaruh buruk di luar lingkungan keluarga supaya anak-anaknya tetap aman.

Di jaman yang serba digital seperti sekarang ini banyak orang tua yang melakukan warning kepada anak-anaknya yang menjurus lebih ke posesif. Baik buruknya posesif terhadap anak pastinya ada plus-minusnya, tetapi apabila dilakukan dengan porsi yang tepat posesif terhadap anak tidak akan menimbulkan masalah. Lain halnya bila dilakukan dengan berlebihan maka hal ini yang akan menimbulkan masala-masalah kecil atau bahkan masalah besar.

Hal posesif orang tua yang baik adalah ke pengawasan, perlindungan, dan perhatian. Dengan harapan memberikan hal terbaik untuk anak-anaknya. Adapun hal posesif yang tidak baik adalah memaksakan kehendak orang tua terhadap anak-anaknya tanpa mempertimbangkan kenyamanan dan kemampuan anak-anaknya.

Dan masih banyak keluarga atau orang tua yang tidak atau belum memberikan kemerdekaan terhadap anak-anaknya untuk menentukan atau memilih jalan hidupnya sesuai dengan apa yang dia kehendaki. Dampak posesif yang berlebih akan mempengaruhi psikis anak. Biasanya anak tidak mandiri, tidak percaya diri, tidak bisa menyelesaikan masalah, dan cenderung bergantung terhadap orang tua. Sudah saatnya sekarang kita bisa lebih bijak dalam memberikan contoh perilaku terhadap anak, agar anak-anak kita kelak bisa menjadi pribadi yang smart, mandiri, dan berdedikasi.

Kinanti Riski Apriliani
Mahasiswa IAIN Pekalongan

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI