Bersama Kesulitan Ada Kemudahan: Hikmah dan Penerapannya dalam Kehidupan

Bersama kesulitan ada kemudahan

Bersama kesulitan ada kemudahan bukan hanya sekadar ungkapan, melainkan janji Allah yang tertulis dalam Al-Qur’an. Dalam hidup, kita semua pasti menghadapi ujian dan cobaan. Namun, selalu ada harapan bahwa di balik semua itu tersimpan jalan keluar dan kemudahan yang menyertainya.

Artikel ini akan membahas secara mendalam makna, dalil, hikmah, serta penerapan nyata dari kalimat “setelah kesulitan akan ada kemudahan” dalam kehidupan sehari-hari.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Tidak semua orang punya gaji tetapi semua orang punya rezeki. Manusia adalah mahluk ciptaan Allah subhanahu wa ta’ala yang paling sempurna, tetapi sering kali manusia menyerah sebelum berusaha menjemput rezekinya.

Jika ada permasalahan atau kesulitan manusia lari meninggalkan masalah tersebut. Mereka bukannya menghadapi dan mencari solusi tetapi mereka terlalu takut dengan kegagalan. Intinya, kita harus selalu yakin bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan.

Allah Berfirman “Maka Sesungguhnya Bersama Kesulitan Ada Kemudahan” (Q.S Al-Insyiroh: 6) setiap masalah ada jalan keluarnya, kita bisa ambil hikmah dan pembelajaran dari masalah tersebut.

Sudah barang tentu tidak mudah menghadapinya tetapi ingatlah bahwa Allah tidak akan menguji mahluknya melebihi kemampuannya, Allah tahu apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan.

Maka dari itu marilah kita mulai bergerak menata masa depan kita, banyak masalah banyak juga solusi, banyak ujian maka derajat kita sedang diangkat oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Baca juga: Pentingnya Beragama dalam Kehidupan Manusia: Fondasi Moral, Sosial, dan Spiritual

Nasehat Jangan Mudah Menyerah

Jangan mudah menyerah karena satu masalah karena masalah yang lain sudah menanti di depan. Ibarat air dalam gelas memang ringan tetapi berapa lama kita memegangnya jika kita memegangnya sebentar pastilah ringan.

Jika kita memegangnya (menahan) labih lama pastilah mulai ada rasa yang tidak nyaman, dan ketika kita menahan lebih lama lagi kita akan menjatuhkan gelas tersebut.

Dari contoh di atas kita ibaratkan masalah adalah gelas yang terisi air, ukuran dan beratnya sama tetapi beberapa lama kita memegangnya masalah seringan apapun ketika kita nenahanya lama akan terasa berat padahal beratnya dari dulu sama, dan ketika kita di beri gelas yang lebih besar atau permasalahan yang lebih besar maka kita harus tahu langkah kedepan, harus segera menyelesaikan bukan mengundur-undur atau lari dari masalah tersebut, masalah sebesar apapun akan bias di atasi selama kita bias menyelesaikanya dengan tepat waktu.

Bukan berakit-rakit kehulu bersenang-senang kemudian tetapi bersama kesulitan ada kemudahan, setiap masalah pasti ada jalan keluarnya tinggal kita berusaha dan berdoa, karena semua itu kehendak Allah swt.

Baca juga: Mahasiswa Harus Belajar Islam

1. Makna “Bersama Kesulitan Ada Kemudahan”

Setiap manusia pasti mengalami masa-masa sulit. Ada ujian yang datang tanpa diduga, kadang silih berganti. Namun, keyakinan bahwa di setiap kesulitan pasti ada kemudahan memberi kita kekuatan untuk bertahan.

Ungkapan sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan berasal dari Al-Qur’an. Frase ini bukan hanya kalimat puitis, tetapi pegangan spiritual yang sangat kuat. Banyak yang mendapatkan kekuatan baru saat mengingatnya.

Dengan memahami bahwa dibalik kesulitan ada kemudahan, kita akan lebih bijak dalam menyikapi cobaan. Kehidupan tak akan selalu mudah, tapi keyakinan pada pertolongan Allah membuat hati tenang.

Definisi dan Variasi Kalimat Kunci

Kalimat bersama kesulitan pasti ada kemudahan memiliki banyak variasi dalam penggunaan sehari-hari. Frase ini muncul dalam berbagai bentuk seperti: “di setiap kesulitan pasti ada kemudahan”, “sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan”, “dibalik kesulitan ada kemudahan”, dan lainnya.

Semua bentuk tersebut mengandung satu makna inti: kesulitan tidak datang sendirian. Di balik ujian, selalu ada celah untuk bangkit. Kalimat ini menanamkan optimisme yang kuat dalam pikiran dan jiwa.

Variasi kalimat ini juga menyesuaikan dengan konteks. Misalnya dalam dakwah, motivasi, maupun pengajaran anak-anak. Penggunaan yang tepat membuat maknanya lebih meresap.

Kepopuleran Kalimat ini dalam Budaya dan Agama

Frase “setelah kesulitan ada kemudahan” sering diucapkan dalam ceramah, khutbah, bahkan dalam budaya populer seperti film atau buku. Hal ini menunjukkan bahwa makna kalimat ini universal dan menyentuh banyak hati.

Dalam budaya lokal, ada ungkapan seperti “habis gelap terbitlah terang” yang senada. Semua menegaskan bahwa tiada kesulitan tanpa kemudahan. Frase ini menumbuhkan harapan.

Beberapa contoh kehidupan nyata juga membuktikan kebenaran ungkapan tersebut. Contoh setiap kesulitan pasti ada kemudahan bisa ditemukan dalam kisah perjuangan banyak tokoh inspiratif.

Baca juga: Manfaat dari Bersyukur

2. Dasar Ayat Al-Qur’an dalam Surat Al‑Insyirah

Kalimat bersama kesulitan pasti ada kemudahan bersumber langsung dari wahyu Allah. Ayat ini terdapat dalam Surat Al‑Insyirah, surat ke-94 dalam Al-Qur’an. Allah mengulang janji ini dua kali dalam satu surat sebagai penguat keimanan umat-Nya.

Surat Al‑Insyirah turun saat Rasulullah SAW menghadapi tekanan berat di awal dakwah. Ayat ini menjadi penghibur, sekaligus motivasi agar tetap teguh di jalan kebenaran. Itu membuktikan bahwa dalam dalam kesulitan pasti ada kemudahan.

Kamu yang saat ini sedang dalam ujian, jangan pernah putus asa. Ingatlah firman Allah ini. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan adalah janji, bukan sekadar harapan kosong.

Teks Arab, Latin, dan Terjemahan

Firman Allah dalam QS Al‑Insyirah ayat 5-6:

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٥) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٦)
Latin: Fa inna ma’al ‘usri yusra (5) Inna ma’al ‘usri yusra (6)
Artinya: “Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”

Pengulangan ayat ini bukan tanpa tujuan. Allah menekankan bahwa kemudahan selalu ada, bahkan hadir bersama, bukan setelah ujian itu selesai.

Kalimat ini menunjukkan betapa besar kasih sayang Allah pada hamba-Nya. Bahkan saat merasa sendiri, kamu tidak pernah benar-benar sendiri.

Tafsir oleh Para Ulama

Tafsir Al-Muyassar dan Tafsir Al-Madinah menyebut bahwa dalam dua kali penyebutan ayat, bentuk kata al-‘usr (kesulitan) tetap sama. Namun, kata yusr (kemudahan) disebut dalam bentuk berbeda, menandakan kemudahan itu ganda.

Ibnu Katsir juga menegaskan: satu kesulitan tidak akan mengalahkan dua kemudahan. Artinya, pertolongan Allah datang lebih banyak dibanding beban yang diberikan-Nya.

Baca juga: Dzikir sebagai Pembersih Jiwa

3. Dalil dari Hadis dan Kaidah Fikih

Selain dari ayat Al-Qur’an, kalimat bersama kesulitan selalu ada kemudahan juga ditegaskan melalui hadis Nabi. Rasulullah SAW memberikan banyak contoh bahwa setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya.

Hadis-hadis ini menguatkan makna ayat Al-Insyirah. Dalam sunnah Nabi, banyak riwayat yang menggambarkan ujian hidup dan cara menghadapinya dengan sabar. Termasuk dalam hadis tentang kemenangan bersama kesabaran.

Ulama juga merumuskan kaidah fikih penting dari prinsip ini. Bahwa jika umat menghadapi kesulitan, syariat Islam memberikan keringanan. Maka dimana ada kesulitan disitu ada kemudahan, bukan sebaliknya.

Hadis Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam

Dari Al-Hasan dan Ibnu Katsir diriwayatkan: “Satu kesulitan tidak akan mengalahkan dua kemudahan.” Hadis ini menegaskan bahwa pertolongan Allah selalu lebih banyak dari masalah kita.

Hadis lain dari Tirmidzi menyebutkan: “Ketahuilah, kemenangan itu bersama kesabaran. Jalan keluar bersama kesulitan. Dan bersama kesulitan ada kemudahan.” Hadis ini sangat mendalam dan relevan dalam setiap kondisi hidup.

Dengan memahami hadis ini, kamu akan lebih siap menghadapi ujian. Karena di balik kesulitan ada kemudahan, bahkan disiapkan oleh Allah lebih dari yang kita bayangkan.

Kaidah Fikih: المَشَقَّةُ تَجْلِبُ التَّيْسِيرَ

Kaidah fikih terkenal menyebut: Al-Masyaqqah Tajlibut-Taysir — “Kesulitan mendatangkan kemudahan.” Ini bukan sekadar pernyataan, tetapi dasar hukum syariat Islam yang penting.

Contohnya, orang sakit boleh tidak puasa. Musafir boleh menjamak salat. Semua itu karena dalam kesulitan ada kemudahan menurut hukum Allah. Islam tidak mempersulit, tapi meringankan.

Para ulama juga menyepakati bahwa syariat tidak bertujuan menyiksa. Saat kamu kesulitan, syariat memberi ruang. Maka setiap kesulitan pasti ada kemudahan dalam aturan Islam.

Baca juga: Hukum Suami Istri Bermesraan di Depan Umum dalam Pandangan Islam

4. Makna dan Hikmah dalam Kehidupan

Kalimat bersama kesulitan akan selalu ada kemudahan bukan hanya ayat atau hadis. Ia adalah prinsip hidup yang menenangkan dan meneguhkan hati. Umat Islam meyakini, setiap cobaan membawa kebaikan tersembunyi.

Hidup tidak pernah lepas dari ujian. Namun, Allah menjanjikan bahwa di dalam kesulitan pasti ada kemudahan. Janji ini seharusnya membangun keyakinan dan menyuburkan harapan.

Penting untuk memahami bahwa kemudahan itu hadir bersamaan, bukan sesudah. Allah mengajarkan kita untuk tidak menyerah ketika sedang berada dalam titik terendah sekalipun.

Kemudahan Datang Bersamaan—Bukan Setelah

Banyak orang menyangka kemudahan hanya datang setelah kesulitan. Padahal, Allah menegaskan bahwa kemudahan hadir bersama kesulitan. Ini sangat penting untuk kamu pahami dan yakini.

Imam Asy-Syaukani menyebut bahwa kemudahan bagaikan teman yang mengikuti kesulitan ke mana pun ia pergi. Artinya, kemudahan akan masuk ke lubang bersama kesulitan.

Dalam hidup, bisa saja solusi sudah ada bahkan sebelum masalah muncul. Kamu hanya perlu melihat dengan jernih. Karena dalam setiap kesulitan pasti ada kemudahan yang Allah sisipkan.

Pengulangan sebagai Penekanan Janji Allah

Allah menyebut ayat ini dua kali dalam Surat Al-Insyirah. Ini bukan tanpa alasan. Pengulangan menunjukkan betapa pentingnya pesan tersebut.

Ulama tafsir menjelaskan bahwa dua kemudahan disebut untuk satu kesulitan. Ini berarti kemudahan dua kali lebih kuat daripada kesulitan. Kamu tak perlu takut akan beban.

Janji ini juga membentuk ketenangan hati. Setiap kali kamu dihadapkan pada cobaan berat, ingatlah: maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Ulangi dalam hati agar menjadi kekuatan.

Optimisme dan Semangat dalam Menghadapi Ujian

Keyakinan bahwa di balik kesulitan ada kemudahan akan membentuk mental positif. Kamu tidak akan mudah menyerah atau putus asa dalam menghadapi masalah hidup.

Orang yang percaya akan janji Allah cenderung lebih kuat dan sabar. Ia tahu bahwa cobaan bukanlah akhir segalanya. Sesungguhnya dalam kesulitan ada kemudahan membuatnya bangkit kembali.

Optimisme seperti ini adalah bekal utama menghadapi dunia. Karena dalam hidup, tidak semua yang terjadi sesuai harapan. Namun, selalu ada kemudahan yang menyertai setiap kesusahan.

Baca juga: Cahaya Bintang, Cahaya Kenabian: Tafsir Ayat 1-2 Surat An-Najm

5. Contoh Nyata dan Doa Penguat

Ungkapan bersama kesulitan akan ada kemudahan bukan hanya teori atau narasi agama. Banyak bukti nyata dalam kehidupan yang membuktikan kebenaran janji Allah tersebut.

Kisah-kisah kehidupan di sekitar kita membuktikan bahwa setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya. Dalam keterpurukan, seringkali muncul pintu baru yang sebelumnya tak terlihat.

Selain itu, kekuatan doa juga menjadi bagian penting dalam menghadapi kesulitan. Doa menenangkan hati dan mendekatkan diri pada Allah. Doa setiap kesulitan pasti ada kemudahan menjadi senjata batin yang sangat kuat.

Kisah Inspiratif 

Seorang pebisnis pernah mengalami kebangkrutan total. Ia kehilangan modal, aset, dan kepercayaan pasar. Namun ia tidak menyerah. Ia yakin bahwa di balik kesulitan pasti ada kemudahan.

Dengan modal semangat dan doa, ia memulai bisnis baru dari nol. Perlahan-lahan, usahanya bangkit dan bahkan tumbuh lebih besar dari sebelumnya. Ia berkata, setiap ujian pasti ada jalan keluarnya.

Contoh lain adalah mahasiswa dari keluarga sederhana. Ia harus bekerja sambil kuliah. Tapi karena yakin bahwa dibalik kesulitan ada kemudahan, ia berhasil lulus dengan predikat terbaik.

Doa dalam Menghadapi Kesulitan

Berdoalah dengan sepenuh hati saat kamu menghadapi ujian. Salah satu doa yang bisa kamu baca sebagaimana dikutip dari  Rumasyo.com adalah:

Di antara doa yang bersumber dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sebagaimana yang disebutkan dalam As-Sunan dan Shahih Ibnu Hibban dari ‘Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendengar seseorang sedang berdoa:

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

ALLAHUMMA INNI AS-ALUKA BI-ANNI ASYHADU ANNAKA ANTALLAHU LAA ILAHA ILLA ANTA, AL-AHAD ASH-SHAMAD LAM YALID WA LAM YUULAD WA LAM YAKUL LAHUU KUFUWAN AHAD.

Artinya: Ya Allah, aku memohon kepada-Mu atas dasar persaksianmu bahwa Engkau adalah Allah. Tiada yang berhak disembah kecuali Engkau. Yang Mahatunggal, Yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu, Yang tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, serta Yang tiada sesuatu yang setara dengan-Nya.

Doa memberi ketenangan dan kekuatan. Ia juga menjadi jalan terbukanya pertolongan Allah. Karena itu, jangan pernah remehkan kekuatan doa dalam menghadapi badai hidup.

Baca juga: Pesan yang Terkandung dalam Tafsir QS. Al-Qashash Ayat 77

6. Kata-Kata Motivasi dan Quotes

Dalam menghadapi kesulitan hidup, kata-kata yang menguatkan sangat dibutuhkan. Kata motivasi bisa menjadi pengingat bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan bila kita yakin dan sabar.

Quotes dari tokoh, ayat Al-Qur’an, maupun hadis, dapat menyentuh hati dan memberi energi baru. Kata-kata itu mengandung nilai yang relevan untuk menghadapi kenyataan hidup.

Frase seperti “di balik kesulitan pasti ada kemudahan” atau “setiap masalah pasti ada jalan keluarnya” dapat membentuk sudut pandang positif yang sangat kamu butuhkan saat terpuruk.

Quotes Populer Bahasa Indonesia & Inggris

Banyak quotes populer yang sejalan dengan ajaran Islam. Misalnya dalam bahasa Inggris: “After hardship comes ease”. Arti literalnya: setelah kesulitan ada kemudahan.

Dalam bahasa Indonesia, kita sering dengar: “Setiap badai pasti berlalu.” Kalimat ini senada dengan prinsip bahwa kesulitan pasti ada kemudahan. Harapan selalu menyertai perjuangan.

Quotes lain yang bisa kamu tanamkan dalam hati: “Jika hari ini terasa berat, yakinlah hari esok bisa lebih mudah.” Keyakinan ini memperkuat makna maka bersama kesulitan ada kemudahan.

Ayat dan Hadis dalam Bahasa Arab dan Latin

Berikut kutipan QS Al-Insyirah dalam versi Arab dan Latin sebagai penguat:

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٥) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٦)
Latin: Fa inna ma’al ‘usri yusra, inna ma’al ‘usri yusra
Terjemah: “Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”

Hadis yang sangat relevan berbunyi:

“Ketahuilah, kemenangan bersama kesabaran, dan bersama kesulitan ada kemudahan.” (HR. Tirmidzi)

Dengan menghafal dan merenungi ayat serta hadis ini, kamu bisa menguatkan hati. Karena janji Allah selalu benar, dan dibalik kesulitan ada kemudahan yang nyata.

Baca juga: Tafsir Kata Al-Hikmah dalam Al-Qur’an Surat An-Nahl Ayat 125

7. Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

Makna bersama kesulitan ada kemudahan akan lebih terasa ketika kamu menerapkannya dalam kehidupan nyata. Bukan sekadar dihafalkan, tapi menjadi prinsip dalam berpikir dan bertindak.

Setiap bidang kehidupan menyimpan ujian masing-masing. Namun, jika kamu menanamkan keyakinan bahwa di dalam kesulitan pasti ada kemudahan, maka kamu tidak mudah menyerah.

Bagian ini akan mengulas bagaimana nilai-nilai dalam ayat tersebut bisa diterapkan dalam dunia kerja, pendidikan, keluarga, bahkan kesehatan mental.

Dalam Karier dan Bisnis

Dunia kerja dan usaha penuh tantangan. Seringkali kamu dihadapkan pada tekanan, ketidakpastian, dan kegagalan. Tapi ingatlah, setiap kesulitan ada kemudahan yang bisa kamu temukan.

Pebisnis yang sukses sering kali pernah jatuh lebih dari sekali. Tapi keyakinan mereka pada prinsip dimana ada kesulitan disitu ada kemudahan membuat mereka bangkit kembali.

Dalam dunia kerja, kamu bisa mengubah krisis menjadi peluang. Dengan strategi yang tepat, kesempitan bisa membuka jalan baru. Karena segala kesulitan pasti ada kemudahan jika dihadapi dengan sabar.

Dalam Pendidikan dan Keluarga

Belajar itu tidak selalu mudah. Banyak siswa dan mahasiswa merasa lelah, gagal ujian, atau tertinggal pelajaran. Tapi di setiap kesulitan pasti ada kemudahan, asal tidak menyerah.

Orang tua juga menghadapi banyak ujian. Masalah ekonomi, anak sulit diatur, hingga perbedaan pandangan. Tapi dalam keluarga yang mengedepankan iman, selalu ada kemudahan setelah kesulitan.

Dalam rumah tangga, komunikasi yang baik dan doa bersama akan memperkuat hubungan. Karena di dalam kesulitan ada kemudahan, termasuk dalam menghadapi konflik keluarga.

Dalam Kesehatan Mental dan Spiritual

Kesehatan mental adalah tantangan besar di zaman sekarang. Banyak orang merasa cemas, tertekan, dan kehilangan arah. Tapi dengan zikir, salat, dan doa, kamu bisa menguatkan diri.

Tawakal adalah salah satu kunci. Ketika kamu sadar bahwa semua ujian datang dari Allah, dan Allah tidak akan membebani di luar batas kemampuan, hati akan menjadi tenang.

Kamu juga bisa membaca ayat setelah kesulitan ada kemudahan sebagai terapi spiritual. Karena sesungguhnya di balik kesulitan ada kemudahan, bahkan dalam luka batin yang terdalam.

8. Kesimpulan

Setelah memahami keseluruhan bahasan, kamu bisa melihat bahwa janji Allah bukanlah sekadar harapan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan adalah prinsip hidup yang nyata. Dalam kehidupan nyata, bukti-buktinya sangat banyak dan bisa dirasakan langsung.

Dengan memahami ayat dan hadis serta menerapkannya dalam hidup, kamu bisa menghadapi ujian apa pun dengan lebih kuat. Tidak hanya secara mental, tapi juga spiritual. Karena setiap ada kesulitan pasti ada kemudahan, kamu tidak pernah benar-benar sendirian.

Berikut ini adalah ringkasan penting sebagai penutup artikel:

Ringkasan Inti: “Di Balik Kesulitan Ada Kemudahan”

Ayat maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan diulang dua kali dalam Surat Al-Insyirah. Ini menunjukkan pentingnya pesan tersebut bagi umat manusia.

Allah tidak hanya memberikan beban, tetapi juga menyisipkan solusi dan pertolongan. Kemudahan bersama kesulitan adalah bentuk kasih sayang-Nya kepada hamba-hamba yang beriman.

Karena itu, jangan pernah berputus asa. Dalam setiap fase sulit, kamu harus tetap optimis dan yakin bahwa pertolongan-Nya sudah dekat.

Ajakan untuk Terus Beriman, Berusaha, dan Yakin

Kamu perlu menanamkan kepercayaan bahwa segala kesulitan pasti ada kemudahan. Tidak semua proses akan berjalan lancar, tapi semua itu bagian dari ujian hidup yang membentuk karakter.

Teruslah berusaha dan jangan menyerah. Iringi semua perjuangan dengan doa. Keyakinan pada janji Allah adalah kekuatan utama yang menghidupkan harapan dalam hati.

Jika kamu sedang diuji, ingat bahwa sesungguhnya di dalam kesulitan ada kemudahan. Ujian hari ini bisa jadi pembuka keberkahan di masa depan.

9. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Untuk melengkapi pemahamanmu, berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan seputar makna dan penerapan kalimat bersama kesulitan ada kemudahan. Penjelasan ini berdasarkan tafsir, hadis, dan prinsip-prinsip syariat Islam.

Apa Makna “Ma’a” dalam Ayat Tersebut?

Kata ma’a dalam bahasa Arab berarti bersama. Tafsir Quraish Shihab menjelaskan bahwa ma’a menunjukkan simultanitas, bukan urutan waktu.

Artinya, kemudahan itu hadir bersamaan dengan kesulitan, bukan setelahnya. Ini penting agar kamu tidak menunggu pertolongan, tapi mencarinya di tengah ujian.

Jadi, ketika kamu sedang dalam masalah, yakinlah bahwa kemudahan ada bersamamu sekarang juga.

Apakah Benar Kemudahan Dua Kali Lebih Besar dari Kesulitan?

Ya, ini dijelaskan oleh para ulama tafsir. Dalam ayat Al-Insyirah, kesulitan disebut dengan kata yang sama (al-‘usr), tapi kemudahan disebut dua kali dan dalam bentuk berbeda.

Menurut Tafsir Al-Muyassar, satu kesulitan tidak akan mengalahkan dua kemudahan. Maka di setiap kesulitan pasti ada dua kemudahan, bukan satu.

Penjelasan ini menguatkan bahwa pertolongan Allah pasti lebih besar dari beban yang diberikan kepada hamba-Nya.

Bagaimana Praktek Kaidah Fikih dalam Kehidupan Sehari-Hari?

Kaidah fikih al-masyaqqah tajlibut taysir berarti: “kesulitan membawa kemudahan”. Ini diterapkan dalam banyak aspek kehidupan.

Contohnya, orang yang sedang sakit boleh menjamak salat atau tidak berpuasa. Dalam jual beli, Islam mempermudah transaksi agar tidak menyusahkan.

Artinya, di dalam kesulitan ada kemudahan hukum yang disediakan syariat. Kamu tidak akan dibiarkan sendirian dalam menghadapi kondisi yang sulit.

Apakah Ada Doa Khusus Terkait Tema Ini?

Ada beberapa doa yang bisa kamu amalkan. Salah satunya:

“Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau jadikan mudah. Engkau mampu menjadikan yang sulit menjadi mudah.”

Kamu juga bisa membaca zikir seperti: “Hasbunallah wa ni’mal wakil” dan “Ya Hayyu Ya Qayyum, bi rahmatika astaghits”.

Doa ini bukan hanya pelipur lara, tapi pembuka kemudahan. Karena doa di setiap kesulitan pasti ada kemudahan adalah janji Allah.

Bagaimana Menerjemahkan “Setelah Kesulitan Ada Kemudahan” ke Bahasa Inggris?

Kalimat ini sering diterjemahkan sebagai:
“Indeed, with hardship comes ease.” atau “After hardship, there is ease.”

Versi lain: “Verily, with every difficulty there is relief.” Ini sesuai dengan makna QS Al-Insyirah ayat 5 dan 6.

Kalimat ini sangat populer dalam literatur Islam berbahasa Inggris dan sering dijadikan motivasi oleh umat Muslim di seluruh dunia.

Penulis: Isa Ansori

Editor: Rahmat Al Kafi

Referensi

Muslim.or.id

bekalislam.firanda.com

Rumaysho.Com

*Artikel ini telah di-update pada tanggal 10 Juli 2025 menyesuaikan dengan kondisi terkini

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait