Tim PKM-K Universitas Syiah Kuala Resmi Luncurkan SERA, Inovasi Body Wash Berbasis Neuro-Aromaterapi untuk Regulasi Stres

Neuro-aromaterapi
Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Syiah Kuala (USK) resmi meluncurkan SERA, inovasi body wash berbasis neuro-aromaterapi yang memanfaatkan minyak atsiri nilam dan kenanga khas Aceh. (Foto: Dok. Penulis)

Banda Aceh, MMI – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Syiah Kuala (USK) resmi meluncurkan SERA, inovasi body wash berbasis neuro-aromaterapi yang dirancang untuk membantu regulasi stres melalui pengalaman mandi yang lebih menenangkan.

Peluncuran produk berlangsung pada 1 Juli 2026 di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala dan dihadiri oleh pekerja urban sebagai peserta kegiatan.

SERA dikembangkan oleh tim PKM-K yang beranggotakan Imania Hardiana dan Thahara Salsabila dari Program Studi Farmasi Angkatan 2025, serta Cut Indira Amalia dari Program Studi Akuntansi Angkatan 2025, di bawah bimbingan Apt. Dara Sukma Ratmelya, S.Farm., M.Farm.

Inovasi ini memanfaatkan minyak atsiri nilam (Pogostemon cablin) dan kenanga (Cananga odorata) khas Aceh sebagai bahan utama yang dipadukan dengan konsep neuro-aromaterapi dalam pengembangan produk perawatan tubuh.

Baca Juga: Penyulingan Minyak Atsiri Sereh: Menggali Keajaiban Aromaterapi Alam

Konsep Sequential Emotional Release Aromatherapy

Mengusung konsep Sequential Emotional Release Aromatherapy, SERA memiliki formulasi khusus yang dirancang menghasilkan pelepasan aroma secara bertahap sehingga aroma bertahan lebih lama selama penggunaan.

Karakteristik tersebut menjadi salah satu keunggulan produk dalam menghadirkan pengalaman mandi yang lebih nyaman sekaligus mendukung regulasi stres sebagai bagian dari rutinitas perawatan diri, khususnya bagi pekerja urban yang memiliki aktivitas padat.

Neuro-aromaterapi
Tim PKM-K USK berpose bersama para peserta peluncuran SERA yang merupakan pekerja urban. Mengusung konsep Sequential Emotional Release Aromatherapy, SERA dirancang untuk menghadirkan pengalaman mandi yang lebih menenangkan sekaligus membantu regulasi stres, khususnya bagi pekerja urban. Peluncuran ini menjadi langkah awal diseminasi inovasi mahasiswa sekaligus memperkenalkan potensi minyak atsiri lokal Aceh melalui produk perawatan tubuh yang inovatif. (Foto: Dok. Penulis)

Peluncuran Produk dan Antusiasme Peserta

Kegiatan peluncuran diawali dengan peluncuran resmi produk, dilanjutkan dengan pemaparan mengenai latar belakang pengembangan SERA, konsep neuro-aromaterapi yang diterapkan, serta keunggulan formulasi produk.

Baca Juga: Dari Dapur Jadi Produk Wangi: Minyak Jelantah Disulap Jadi Lilin Aromaterapi

Tim juga mendemonstrasikan penggunaan body wash kepada peserta sehingga mereka dapat mengenal tekstur, karakteristik busa, dan aroma khas SERA secara langsung.

Antusiasme peserta terlihat selama sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas proses pengembangan produk, formulasi, serta potensi pemanfaatannya.

Harapan Pengembangan SERA

Melalui kegiatan ini, Tim PKM-K Universitas Syiah Kuala berharap SERA dapat menjadi inovasi yang mengoptimalkan potensi minyak atsiri unggulan Aceh sekaligus memperkenalkan pemanfaatan konsep neuro-aromaterapi dalam produk perawatan tubuh.

Selain menjadi sarana diseminasi hasil inovasi mahasiswa, peluncuran SERA juga menjadi langkah awal dalam memperkenalkan produk kepada masyarakat serta memperoleh masukan dari calon pengguna sebagai bagian dari pengembangan produk yang berkelanjutan.

 


Penulis: Thahara Salsabila
Mahasiswa Program Studi Farmasi, Universitas Syiah Kuala


Dosen Pengampu: Apt. Dara Sukma Ratmelya, S. Farm., M.Farm.


Editor: Nilam Indahsari
Editor Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses