Abstrak
Penelitian ini dilakukan atas dasar permasalahan yang ditemukan di UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal I yaitu rendahnya keterampilan membaca pemahaman siswa.
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui gambaran strategi Know-Want to Know-Learned terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V UPT SPF UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal I, (2) Untuk mengetahui gambaran hasil keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal I, (3) Untuk mengetahui Pengaruh strategi Know-Want to Know-Learned terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal I.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk quasi eksperimental design.
Desain penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group design.
Variabel bebas penelitian ini yaitu strategi know-want to know-learned dan variabel terikatnya yaitu keterampilan membaca pemahaman.
Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen (VB) dan kelas kontrol (VA), teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling.
Teknik pengumpulan data antara lain lembar observasi, tes, dan dokumentasi.
Prosedur pengumpulan data yaitu pretest, pemberian perlakuan, dan posttest kemudian dianalisis secara statistic deskriptif dan statistik inferensial dengan bantuan program IMB SPSS statistics version.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:
(1) kegiatan pembelajaran dengan menggunakan strategi know-want to know-learned berjalan dengan baik.
(2) keterampilan membaca pemahaman siswa pada pembelajaran setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan strategi know-want to know-learned menunjukkan adanya perbedaan.
Hal ini dibuktikan dengan hasil pretest dan posttest keterampilan membaca pemahaman siswa dari kategori kurang menjadi sangat baik.
(3) terdapat pengaruh penerapan strategi know-want to know-learned terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Maccini Kota Makassar.
Kata kunci: Strategi, Know-Want to Know-Learned, keterampilan membaca pemahaman.
Pendahuluan
Pendidikan merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia yang berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dalam proses pendidikan, bahasa menjadi sarana utama untuk menyampaikan dan memperoleh informasi.
Salah satu keterampilan berbahasa yang sangat penting adalah membaca, karena melalui kegiatan membaca peserta didik dapat memperoleh pengetahuan, memahami informasi, serta mengembangkan kemampuan berpikir.
Oleh karena itu, keterampilan membaca pemahaman perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar agar siswa mampu memahami dan mengolah informasi secara efektif.
Namun, kemampuan membaca pemahaman siswa di Indonesia masih tergolong rendah.
Hasil PISA 2022 menunjukkan bahwa kemampuan literasi membaca peserta didik Indonesia masih berada di bawah rata-rata negara OECD.
Kondisi tersebut juga ditemukan di UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal I.
Berdasarkan hasil observasi awal, siswa kelas V mengalami kesulitan memahami isi bacaan, menentukan gagasan utama, dan menarik kesimpulan dari teks yang dibaca.
Hasil evaluasi pembelajaran menunjukkan bahwa hanya sekitar 60% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sedangkan target ketuntasan klasikal sekolah adalah 75%.
Rendahnya kemampuan membaca pemahaman ini diduga dipengaruhi oleh penggunaan strategi pembelajaran yang belum mampu melibatkan siswa secara aktif dalam proses membaca.
Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman adalah strategi Know–Want to Know–Learned (KWL).
Strategi yang dikembangkan oleh Ogle (1986) ini membantu siswa mengaktifkan pengetahuan awal, merumuskan hal-hal yang ingin diketahui, serta merefleksikan pengetahuan yang diperoleh setelah membaca.
Melalui tahapan tersebut, siswa menjadi lebih aktif dan termotivasi dalam memahami isi bacaan.
Putri (2023) menyatakan bahwa strategi KWL dapat meningkatkan pemahaman bacaan dan kemampuan berpikir kritis siswa, sedangkan Fitriani et al. (2025) menjelaskan bahwa tahap refleksi dalam KWL membantu siswa memahami informasi secara lebih mendalam.
Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa strategi KWL berpengaruh positif terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar.
Arma (2023) menemukan bahwa penerapan strategi KWL mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman interpretatif siswa kelas V.
Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui pengaruh strategi Know–Want to Know–Learned (KWL) terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal I.
Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi alternatif solusi bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran membaca pemahaman di sekolah dasar.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) untuk mengetahui pengaruh strategi Know–Want to Know–Learned (KWL) terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal I.
Desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design dengan melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Variabel bebas penelitian ini adalah strategi KWL, sedangkan variabel terikatnya adalah keterampilan membaca pemahaman siswa.
Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2025/2026 di UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal I.
Populasi penelitian berjumlah 34 siswa kelas V yang terdiri atas kelas VA dan kelas VB.
Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, dengan kelas VA (15 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas VB (19 siswa) sebagai kelas kontrol.
Penelitian dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir.
Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes, dan dokumentasi.
Observasi digunakan untuk mengamati keterlaksanaan pembelajaran, tes berupa pretest dan posttest digunakan untuk mengukur keterampilan membaca pemahaman siswa, sedangkan dokumentasi digunakan sebagai data pendukung penelitian.
Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25.
Analisis inferensial meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test pada taraf signifikansi 0,05 untuk mengetahui pengaruh strategi KWL terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa.
Hasil dan Pembahasan
Hasil
Gambaran Penggunaan Strategi Know-Want to Know-Learned
Penelitian dilaksanakan selama empat pertemuan pada siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal I yang terdiri atas 15 siswa kelas eksperimen dan 17 siswa kelas kontrol.
Kelas eksperimen diberikan perlakuan menggunakan strategi Know-Want to Know-Learned (KWL), sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional.
Hasil observasi menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran menggunakan strategi KWL mengalami peningkatan dari 75% pada pertemuan pertama dengan kategori baik menjadi 91% pada pertemuan kedua dengan kategori sangat baik.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa strategi KWL dapat diterapkan dengan baik dalam proses pembelajaran membaca pemahaman.
Gambaran Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa
Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kemampuan awal membaca pemahaman siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol relatif sama.
Nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen sebesar 74,13, sedangkan kelas kontrol sebesar 74,41.
Setelah perlakuan diberikan, nilai rata-rata post-test kelas eksperimen meningkat menjadi 88,33, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata 81,94.
Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa siswa yang belajar menggunakan strategi KWL memperoleh hasil yang lebih baik dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.
Berdasarkan distribusi skor post-test, sebagian besar siswa pada kelas eksperimen berada pada kategori sangat baik (73,33%), sedangkan pada kelas kontrol sebagian besar siswa berada pada kategori baik (58,82%).
Selain itu, hasil analisis setiap indikator membaca pemahaman menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh nilai lebih tinggi pada kemampuan menemukan ide pokok, menuliskan informasi dari bacaan, menceritakan kembali isi bacaan, menjawab pertanyaan sesuai teks, dan membuat kesimpulan.
Pengaruh Strategi Know-Want to Know-Learned terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman
Pengujian hipotesis menggunakan Independent Sample t-test menunjukkan bahwa nilai signifikansi pre-test sebesar 0,918 (> 0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan kemampuan awal antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Sementara itu, hasil post-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,003 (< 0,05) dengan nilai t hitung 3,193 lebih besar daripada t tabel 2,042.
Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelas setelah perlakuan diberikan.
Peningkatan nilai rata-rata pada kelas eksperimen dari 74,13 menjadi 88,33 menunjukkan bahwa strategi KWL memberikan pengaruh positif terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa.
Strategi ini membantu siswa mengaktifkan pengetahuan awal, menentukan tujuan membaca, dan merefleksikan informasi yang diperoleh sehingga pemahaman terhadap isi bacaan menjadi lebih baik.
Dengan demikian, hipotesis alternatif diterima, yaitu terdapat pengaruh strategi Know-Want to Know-Learned terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal I.
Pembahasan
Gambaran Penggunaan Strategi Know-Want to Know-Learned
Hasil observasi menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran menggunakan strategi Know-Want to Know-Learned (KWL) meningkat dari kategori baik pada pertemuan pertama menjadi sangat baik pada pertemuan kedua.
Hal ini menunjukkan bahwa guru dan siswa semakin memahami tahapan KWL sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih efektif dan terarah.
Gambaran Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca pemahaman siswa setelah penerapan strategi KWL.
Nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 74,13 meningkat menjadi 88,33 pada posttest.
Sementara itu, nilai rata-rata kelas kontrol meningkat dari 74,41 menjadi 81,94.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa strategi KWL membantu siswa memahami isi bacaan, menemukan informasi penting, serta menyimpulkan isi teks dengan lebih baik.
Pengaruh Strategi Know-Want to Know-Learned terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman
Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan awal antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada tahap pretest (sig. 0,918 > 0,05).
Namun, pada posttest terdapat perbedaan yang signifikan (sig. 0,003 < 0,05) dengan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol.
Hasil ini membuktikan bahwa strategi KWL berpengaruh positif terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi KWL efektif meningkatkan keterampilan membaca pemahaman karena mendorong siswa mengaktifkan pengetahuan awal, menentukan tujuan membaca, dan merefleksikan informasi yang diperoleh.
Dengan demikian, strategi KWL dapat dijadikan alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Know-Want to Know-Learned (KWL) terlaksana dengan baik dan mengalami peningkatan dari kategori baik pada pertemuan pertama menjadi sangat baik pada pertemuan kedua.
Penggunaan strategi KWL juga mampu meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal I, yang ditunjukkan oleh meningkatnya nilai rata-rata siswa pada kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan.
Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan strategi KWL terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa.
Dengan demikian, strategi KWL dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar.
Berdasarkan temuan penelitian, guru disarankan untuk menerapkan strategi KWL dalam pembelajaran membaca karena dapat meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa terhadap materi bacaan.
Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan kajian mengenai strategi KWL pada mata pelajaran, jenjang pendidikan, atau jumlah sampel yang lebih luas guna memperkuat hasil penelitian dan memperkaya pengembangan ilmu pendidikan.
Penulis: Nur Hafizah Natsir
Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Makassar
Dosen Pengampu:
1. Dr. Muhammad Faisal, M.Pd.
2. Prof. Dr. Ir. Ahmad Syawaluddin, S.Kom., M.Pd.
Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi
DAFTAR PUSTAKA
- Arma. 2023. Skripsi Pengaruh Penerapan Strategi Know-Want To Know-Learned Terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V SDN Maccini Kota Makassar. Disertasi. Makassar:Universitas Negeri Makassar.
- Irma Sari, E., Wiarsih, C., & Bramasta, D. (2021). Strategi Guru Dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Pada Peserta Didik di Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(1), 74–82. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i1.847
- Mardiyanti, L., Maula, L. H., Amalia, A. R., Heryadi, D., & Ramdani, I. (2022). Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Menggunakan Media Big Book Sukuraga di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6387–6397. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3227
- Nita, O., & Naini, I. (2021). Korelasi Kebiasaan Membaca dengan Membaca Pemahaman. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Dan Pengajaran (KIBASP), 5(1), 83–94. https://doi.org/10.31539/kibasp.v5i1.2963.
- Putri, Easter V, dan Adi Winanto. 2023. “Model Pembelajaran Think Pair Share Dengan Media Video Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa.” Jurnal Educatio Fkip Unma 9(3): 1302–7. doi:10.31949/educatio.v9i3.5597.
- Sari, Elia I, Cicih Wiarsih, dan Dhi Bramasta. 2021. “Strategi Guru Dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Pada Peserta Didik Di Kelas IV Sekolah Dasar.” Jurnal Educatio Fkip Unma 7(1): 74–82. doi:10.31949/educatio.v7i1.847.
- Suprapto, Hidayah M. 2021. “Pengaruh Buku Cerita Bergambar Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Dan Hasil Belajar Siswa.” Litera 20(3): 446–63. doi:10.21831/ltr.v20i3.40074.
- Syawaluddin, Ahmad, Sidrah Afriani Rachman, dan Khaerunnisa. 2020. “Developing Snake Ladder Game Learning Media to Increase Students’ Interest and Learning Outcomes on Social Studies in Elementary School.” Simulation and Gaming 51(4): 432–42. doi:10.1177/1046878120921902.
- Syafitri, D. N. (2022). Penerapan strategi KWL (Know Want To Know-Learned) untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman pada peserta didik kelas IV MI Ihyaul Ulum Cangaan Ujungpangkah Gresik (Doctoral dissertation, UIN Sunan Ampel Surabaya).
- Wahyuningsih, Viandini, Chairunnisa N Wibowo, dan Melly Juwita. 2025. “Evaluasi Dalam Pembelajaran.” Paedagogy Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi 5(2): 794–806. doi:10.51878/paedagogy.v5i2.6374.
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI














