Konsep dan Strategi Microlearning pada Pembelajaran Hybrid di Prodi Pendidikan Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Microlearning

Perkembangan teknologi digital membuat cara mahasiswa belajar ikut berubah. Di perguruan tinggi, pembelajaran tidak lagi hanya berlangsung di dalam kelas. Mahasiswa juga semakin sering menggunakan berbagai sumber belajar digital yang bisa diakses kapan saja. Salah satu bentuk pembelajaran yang berkembang adalah pembelajaran hybrid, yaitu pembelajaran yang menggabungkan kegiatan tatap muka dan pembelajaran daring. Model ini memberikan lebih banyak ruang bagi mahasiswa untuk belajar secara fleksibel, tetapi juga menghadirkan tantangan baru, terutama dalam menyampaikan materi yang cukup kompleks.

Hal tersebut juga dirasakan dalam pembelajaran di Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (FT UNJ). Mahasiswa perlu mempelajari berbagai materi yang tidak hanya berisi teori, tetapi juga konsep yang abstrak, visualisasi medan, serta persamaan matematis. Materi seperti Analisis Vektor, Hukum Coulomb, Intensitas Medan Listrik, Hukum Gauss, Divergensi, hingga Kapasitansi membutuhkan pemahaman yang tidak bisa selalu diperoleh hanya dari satu kali penjelasan di kelas. Ketika materi disampaikan dalam waktu yang panjang dan sekaligus, mahasiswa juga dapat mengalami kesulitan untuk tetap fokus dan memahami setiap bagian materi.

Untuk membantu menjawab kebutuhan tersebut, tim peneliti dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta mengembangkan pembelajaran berbasis microlearning melalui penelitian berjudul “Konsep dan Strategi Microlearningpada Pembelajaran Hybrid di Prodi Pendidikan Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta”. Penelitian ini diketuai oleh Dr. Arum Setyowati, S.Pd., M.T., bersama Dr. Wisnu Djatmiko, M.T. dan Dr. Baso Maruddani, S.T., M.T. sebagai anggota peneliti. Penelitian ini juga melibatkan dua mahasiswa, yaitu Nur Adiba Zahra dan Khalif Ibnu Arya.

Tim Peneliti Pendidikan Teknik Elektronika FT UNJ Saat Merancang Konsep dan Strategi Microlearning(Sumber: Dokumentasi Penulis)

Secara sederhana, microlearning adalah pendekatan pembelajaran yang membagi materi menjadi bagian-bagian kecil dan lebih fokus. Jadi, mahasiswa tidak harus menerima materi yang panjang sekaligus. Materi dapat dibagi menjadi beberapa bagian yang lebih terarah sehingga dapat dipelajari secara bertahap. Selain itu, microlearning dapat disajikan dalam berbagai bentuk media dan digunakan kembali ketika mahasiswa membutuhkan. Dalam penelitian ini, konsep tersebut diterapkan pada beberapa materi yang berkaitan dengan bidang teknik. Produk microlearning yang dikembangkan mencakup lima kelompok materi yaitu Analisis Vektor, Hukum Coulomb dan Intensitas Medan Listrik, Fluks Listrik dan Hukum Gauss, Divergensi dan Teorema Divergensi, serta Kapasitansi dan Bahan-Bahan Dielektrik.

Materi-materi tersebut kemudian dikemas dalam berbagai bentuk media pembelajaran. Pada Bab 1 tentang Analisis Vektor, materi Notasi Vektor dibuat dalam bentuk infografis, Aljabar Vektor menggunakan whiteboard animation, dan Sistem Koordinat menggunakan PPT Morph. Pada Bab 2, materi Hukum Coulomb dan Konfigurasi Muatan Baku menggunakan PPT Morph, sedangkan Intensitas Medan Listrik dan Distribusi Muatan disajikan dalam bentuk infografis. Pada Bab 3 tentang Fluks Listrik dan Hukum Gauss, media yang digunakan berupa infografis, whiteboard animation, dan PPT Morph. Sementara itu, seluruh materi pada Bab 4 tentang Divergensi dan Teorema Divergensi dikembangkan dalam bentuk komik digital. Untuk Bab 5 tentang Kapasitansi dan Bahan-Bahan Dielektrik, digunakan PPT animasi dan infografis.

Berbagai bentuk media tersebut digunakan agar materi tidak hanya disampaikan dalam bentuk teks atau penjelasan panjang. Materi yang membutuhkan gambaran visual dapat dibuat dalam bentuk animasi atau infografis, sementara materi lainnya dapat disampaikan melalui bentuk media yang berbeda sesuai dengan isi pembahasannya.

Tampilan Ragam Microlearning, seperti Infografis, Komik Digital dan Media Animasi (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Pengembangan produk microlearning ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang terdiri dari Define, Design, Development, dan Disseminate. Model tersebut digunakan untuk mengembangkan produk secara bertahap, mulai dari menetapkan produk yang akan dikembangkan, membuat rancangan produk, mengembangkan produk, hingga tahap penyebarluasan.

Setelah produk selesai dikembangkan, media microlearning kemudian diuji coba langsung kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika FT UNJ. Uji coba ini dilakukan untuk melihat kelayakan media yang telah dibuat sekaligus mendapatkan penilaian dari mahasiswa sebagai pengguna.

Uji Coba Microlearning oleh Mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika FT UNJ (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Hasil penilaian mahasiswa nantinya akan menjadi salah satu dasar untuk melihat kelayakan media microlearningyang telah dikembangkan. Pengembangan microlearning ini memperlihatkan bahwa materi teknik yang cukup kompleks dapat disajikan dengan cara yang lebih beragam. Materi tidak harus selalu diberikan dalam bentuk penjelasan panjang. Dengan membaginya menjadi beberapa bagian dan menggunakan media yang sesuai, mahasiswa dapat mempelajari materi secara bertahap dan kembali mengaksesnya ketika diperlukan.

Penggunaan microlearning juga dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung pembelajaran hybrid. Pembelajaran tetap dapat dilakukan secara tatap muka, sementara materi yang sudah dikembangkan dalam bentuk microlearning dapat menjadi pendamping ketika mahasiswa belajar secara mandiri.

Dengan pengembangan dan uji coba yang dilakukan kepada mahasiswa, penelitian ini diharapkan dapat memberikan suatu konsep dan strategi microlearning pada pembelajaran hybrid di Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta.


Penulis:
– Dr, Arum Setyowati, S.Pd., M.T.
– Dr. Wisnu Djatmiko, M.T.
– Dr. Baso Maruddani, S.T., M.T.
– Nur Adiba Zahra
– Khalif Ibnu Arya.
TIM Peneliti Pendidikan Teknik Elektronika
Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika, Universitas Negeri Jakarta


Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses