Media Online yang Menerima Press Release Berita: Daftar dan Cara Mengirimnya

Media Online yang Menerima Press Release
Ilustrasi Press Release. (Source: Istockphoto.com)

Press release merupakan salah satu cara yang digunakan perusahaan, organisasi, komunitas, maupun lembaga untuk menyampaikan informasi kepada publik melalui media. Isinya dapat berupa peluncuran produk, kegiatan organisasi, kerja sama, pencapaian, program sosial, hingga pengumuman penting.

Namun, mengirim press release ke media online tidak cukup hanya dengan memiliki materi berita. Pengirim juga perlu memilih media yang sesuai dengan topik dan target pembaca, memahami mekanisme pengiriman, serta memastikan materi memenuhi standar editorial.

Bagi perusahaan atau organisasi yang sedang mencari media online yang menerima press release, ada beberapa pilihan yang dapat dipertimbangkan. Setiap media memiliki kebijakan, kanal komunikasi, dan proses editorial yang berbeda.

Artikel ini membahas pilihan media, hal yang perlu diperhatikan sebelum mengirim press release, serta struktur rilis pers yang dapat membantu redaksi memahami informasi yang disampaikan.

Daftar Media Online yang Menerima Press Release

Tidak semua media menerbitkan press release dengan mekanisme yang sama. Ada media yang menyediakan kanal khusus untuk rilis perusahaan, sementara media lainnya meminta pengirim menghubungi kontak redaksi.

Berikut beberapa media yang dapat menjadi referensi.

1. Media Mahasiswa Indonesia

Media Mahasiswa Indonesia merupakan media online yang menerima berbagai jenis materi publikasi, termasuk press release, berita kegiatan, opini, dan artikel dari pihak eksternal.

Materi press release dapat dikirimkan kepada redaksi untuk kemudian diperiksa sebelum diterbitkan. Pengirim sebaiknya menyiapkan naskah dalam format yang mudah diedit serta menyertakan informasi pendukung yang diperlukan.

Untuk mengetahui prosedur dan ketentuan pengiriman, pembaca dapat melihat panduan cara mengirim artikel ke Media Mahasiswa Indonesia melalui halaman terkait.

2. Detik.com

Detik.com merupakan salah satu portal berita besar di Indonesia yang memiliki berbagai kanal dan layanan untuk kebutuhan komunikasi publik.

Jika ingin mengirim press release, periksa terlebih dahulu kanal kontak atau layanan yang tersedia pada situs resminya. Ketentuan penerimaan dan publikasi dapat berbeda sesuai jenis materi serta kanal yang dituju.

3. Kompas.com

Kompas.com juga dapat menjadi salah satu referensi bagi perusahaan atau organisasi yang membutuhkan publikasi media.

Sebelum mengirim materi, pastikan informasi yang disampaikan memiliki nilai berita, jelas sumbernya, dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh redaksi atau kanal publikasi yang dipilih.

4. Liputan6.com

Liputan6.com memiliki berbagai kanal berita dengan cakupan topik yang luas.

Bagi organisasi atau perusahaan yang ingin mengirim informasi, penting untuk memilih kanal yang sesuai dan mengikuti mekanisme pengiriman yang tersedia. Jangan menganggap setiap press release otomatis diterbitkan karena keputusan akhir tetap bergantung pada kebijakan media.

5. Tempo.co

Tempo.co merupakan portal berita yang memiliki cakupan isu yang luas. Press release yang dikirimkan sebaiknya memiliki informasi yang jelas, relevan, dan memiliki nilai bagi pembaca.

Periksa kontak resmi dan ketentuan pengiriman sebelum mengirimkan materi kepada redaksi.

6. Media Indonesia

Media Indonesia juga dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan komunikasi publik perusahaan, organisasi, maupun lembaga.

Pastikan materi yang dikirim memiliki struktur yang jelas dan mencantumkan kontak narahubung sehingga redaksi dapat melakukan verifikasi apabila diperlukan.

7. CNN Indonesia

CNN Indonesia merupakan media dengan cakupan nasional dan beragam kanal pemberitaan.

Jika hendak mengirim press release, gunakan kanal komunikasi resmi yang tersedia dan sesuaikan materi dengan karakteristik media serta topik yang dibahas.

Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengirim Press Release?

Memilih media hanyalah langkah awal. Kualitas dan kelengkapan materi juga menentukan apakah sebuah rilis layak dipertimbangkan oleh redaksi.

Beberapa hal berikut perlu diperiksa sebelum mengirimkan press release.

1. Pastikan Informasi Memiliki Nilai Berita

Press release sebaiknya tidak sekadar berisi promosi.

Ada informasi yang dapat memberikan alasan bagi pembaca untuk mengetahui berita tersebut, misalnya peluncuran produk, kegiatan sosial, kerja sama baru, hasil penelitian, prestasi, atau kegiatan yang memiliki dampak terhadap masyarakat.

Semakin jelas nilai informasinya, semakin mudah redaksi memahami alasan publikasi tersebut penting.

2. Gunakan Judul yang Informatif

Judul harus langsung menunjukkan inti informasi.

Hindari judul yang terlalu panjang, hiperbolis, atau menggunakan klaim yang sulit dibuktikan. Judul seperti “Perusahaan X Gelar Program Beasiswa untuk 100 Mahasiswa” lebih informatif apabila angka dan kegiatannya memang dapat dibuktikan.

3. Cantumkan Data dan Fakta Pendukung

Press release yang baik tidak hanya berisi pernyataan promosi.

Sertakan data, waktu kegiatan, lokasi, nama narasumber, latar belakang kegiatan, serta informasi lain yang membantu pembaca memahami konteks.

Jika menggunakan statistik atau hasil penelitian, sumbernya perlu jelas.

4. Sertakan Narasumber yang Relevan

Kutipan dari pimpinan perusahaan, ketua organisasi, akademisi, atau pihak yang berkaitan langsung dengan kegiatan dapat memperkuat konteks berita.

Namun, kutipan harus benar-benar berasal dari narasumber dan tidak dibuat-buat.

5. Periksa Kembali Materi Sebelum Dikirim

Sebelum dikirim, periksa nama orang, jabatan, angka, tanggal, lokasi, tautan, dan informasi lainnya.

Kesalahan sederhana dapat menghambat proses editorial dan menurunkan kredibilitas materi.

Struktur Press Release yang Baik

Press release pada dasarnya harus membantu redaksi memahami informasi secara cepat.

Struktur sederhana yang dapat digunakan adalah sebagai berikut.

Judul

Buat judul yang ringkas dan menjelaskan inti kegiatan atau peristiwa.

Tanggal dan Lokasi

Cantumkan waktu serta lokasi peristiwa jika informasi tersebut relevan.

Lead

Paragraf pertama harus menjawab inti informasi. Pembaca sebaiknya sudah memahami apa yang terjadi setelah membaca bagian ini.

Isi Press Release

Jelaskan informasi secara lebih lengkap. Gunakan prinsip 5W+1H:

  • What: apa yang terjadi?
  • Who: siapa yang terlibat?
  • When: kapan berlangsung?
  • Where: di mana berlangsung?
  • Why: mengapa kegiatan atau peristiwa tersebut penting?
  • How: bagaimana pelaksanaannya?

Kutipan Narasumber

Masukkan pernyataan dari pihak yang relevan untuk memberikan perspektif atau konteks.

Informasi Tambahan

Bagian ini dapat digunakan untuk memberikan latar belakang organisasi, perusahaan, kegiatan, produk, atau program yang diberitakan.

Kontak

Cantumkan nama dan kontak yang dapat dihubungi apabila redaksi membutuhkan konfirmasi lebih lanjut.

Cara Mengirim Press Release ke Media Online

Setelah naskah selesai, proses berikutnya adalah mengirimkannya kepada media yang dipilih.

Secara umum, tahapannya dapat dilakukan seperti berikut.

1. Pilih Media Sesuai Target Pembaca

Jangan memilih media hanya berdasarkan popularitas.

Jika berita berkaitan dengan kegiatan mahasiswa, misalnya, media yang memiliki pembaca mahasiswa dan akademisi dapat lebih relevan. Sebaliknya, berita bisnis dapat diarahkan ke media dengan audiens bisnis.

2. Periksa Ketentuan Pengiriman

Setiap media dapat memiliki mekanisme berbeda.

Periksa apakah materi dikirim melalui email, formulir, WhatsApp, atau kanal resmi lainnya. Perhatikan juga format file, panjang tulisan, foto, dan informasi pendukung yang diminta.

3. Kirim Naskah dan Materi Pendukung

Kirim press release dalam format yang diminta. Jika tersedia, sertakan foto kegiatan dengan kualitas yang memadai serta keterangan foto.

Jangan mengirim informasi yang tidak berkaitan dengan berita karena dapat membuat materi menjadi kurang fokus.

4. Tunggu Proses Editorial

Setelah dikirim, materi dapat melalui proses pemeriksaan redaksi.

Redaksi dapat melakukan penyuntingan, meminta klarifikasi, meminta perubahan, atau memutuskan bahwa materi belum sesuai dengan kebutuhan publikasi.

Karena itu, istilah “100% terbit” sebaiknya tidak dipahami sebagai jaminan universal untuk semua media. Kebijakan publikasi tetap bergantung pada media dan jenis layanan yang digunakan.

Mengapa Memilih Media yang Tepat Itu Penting?

Publikasi press release bukan sekadar membuat sebuah berita muncul di internet. Media yang dipilih akan menentukan siapa yang berpotensi membaca informasi tersebut.

Ada tiga pertimbangan utama yang dapat digunakan.

Pertama, relevansi audiens. Pilih media yang pembacanya sesuai dengan tujuan komunikasi.

Kedua, kredibilitas media. Periksa reputasi, kualitas editorial, dan konsistensi publikasinya.

Ketiga, tujuan publikasi. Tentukan apakah tujuan utamanya adalah menyampaikan informasi, membangun awareness, memperkenalkan kegiatan, mendokumentasikan pencapaian, atau mendukung komunikasi brand.

Dengan pertimbangan tersebut, publikasi dapat menjadi bagian dari strategi komunikasi yang lebih terarah.

Press Release Bukan Sekadar Materi Promosi

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah membuat press release seperti iklan.

Press release seharusnya tetap memberikan informasi yang bernilai bagi pembaca. Nama perusahaan atau produk memang dapat disebutkan, tetapi isi artikel perlu menjelaskan peristiwa atau informasi yang menjadi alasan berita tersebut layak diketahui publik.

Pendekatan ini juga sejalan dengan prinsip editorial MMI yang menempatkan manfaat bagi pembaca, akurasi, relevansi, dan kredibilitas di atas kepentingan SEO semata.

Jika tujuan Anda adalah mengirim berita atau artikel secara lebih luas, pelajari terlebih dahulu cara publikasi artikel ke media online agar proses pengiriman dapat dilakukan dengan format yang tepat.

Kesimpulan

Ada banyak media online yang dapat menjadi pilihan untuk mengirim press release, mulai dari media nasional hingga media yang memiliki fokus audiens tertentu.

Namun, tidak ada satu media yang otomatis cocok untuk semua kebutuhan. Pemilihan media perlu mempertimbangkan target pembaca, topik, kredibilitas, mekanisme pengiriman, dan tujuan publikasi.

Sebelum mengirim, pastikan press release memiliki nilai berita, menggunakan data yang dapat dipertanggungjawabkan, memiliki struktur yang jelas, dan telah diperiksa dari sisi ejaan maupun fakta.

Untuk kebutuhan publikasi di Media Mahasiswa Indonesia, materi dapat dikirim melalui kanal resmi redaksi sesuai ketentuan yang berlaku.

 

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait