Menulis press release bukan sekadar menyusun informasi perusahaan lalu mengirimkannya kepada media. Siaran pers perlu memiliki nilai berita, informasi yang jelas, struktur jurnalistik, serta sudut pandang yang relevan bagi pembaca.
Di sisi lain, jika press release akan dipublikasikan secara online, penulis juga perlu memperhatikan keterbacaan dan optimasi SEO. Keyword dapat digunakan secara natural, tetapi tidak boleh membuat tulisan terasa dipaksakan.
Lalu, bagaimana cara membuat press release yang mudah dipahami, memiliki nilai berita, ramah mesin pencari, dan tetap menarik bagi media?
Artikel ini membahas struktur, proses penulisan, optimasi SEO, kesalahan yang perlu dihindari, hingga contoh press release yang dapat dijadikan referensi.
Jika kamu membutuhkan publikasi setelah press release selesai dibuat, informasi mengenai proses publikasi dapat dipelajari melalui cara publikasi artikel ke media online.
Baca juga: Jasa Publikasi Media Online & Jasa Press Release Online Media Nasional
Apa Itu Press Release?
Press release atau siaran pers adalah materi informasi resmi yang dibuat oleh perusahaan, organisasi, lembaga, maupun individu untuk menyampaikan informasi kepada publik melalui media.
Isi press release dapat berupa pengumuman, peluncuran produk, kegiatan organisasi, kerja sama, pencapaian, program sosial, atau informasi lain yang memiliki nilai berita.
Berbeda dengan iklan, press release seharusnya tidak hanya berisi ajakan membeli atau pujian terhadap suatu produk. Informasi utama harus menjadi fokus.
Karena itu, press release yang baik perlu menjawab beberapa pertanyaan dasar:
- Apa yang terjadi?
- Siapa yang terlibat?
- Kapan dan di mana kegiatan berlangsung?
- Mengapa informasi tersebut penting?
- Bagaimana kegiatan atau peristiwa tersebut berlangsung?
Pendekatan tersebut membantu wartawan maupun pembaca memahami inti informasi tanpa harus mencari fakta penting di bagian akhir tulisan.
Apa Tujuan Press Release?
Tujuan press release bergantung pada informasi yang ingin disampaikan. Beberapa tujuan yang umum antara lain:
Menyampaikan informasi resmi
Perusahaan atau organisasi dapat menggunakan press release untuk menyampaikan pengumuman kepada publik dengan format yang lebih terstruktur.
Mendukung hubungan dengan media
Press release yang informatif dapat menjadi bahan awal bagi wartawan untuk memahami sebuah peristiwa dan menentukan apakah informasi tersebut layak dikembangkan menjadi berita.
Membangun reputasi
Publikasi yang konsisten dan berbasis informasi dapat membantu memperkenalkan aktivitas, pencapaian, maupun kontribusi suatu organisasi kepada masyarakat.
Mendukung komunikasi digital
Ketika diterbitkan secara online, press release juga dapat menjadi bagian dari strategi komunikasi digital. Namun, manfaat SEO tidak boleh menjadi alasan untuk mengorbankan kualitas jurnalistik.
Struktur Press Release yang Baik
Sebelum memikirkan keyword, tentukan terlebih dahulu struktur informasi yang akan disampaikan.
Struktur yang sederhana dan efektif dapat terdiri dari empat bagian utama.
1. Judul
Judul harus langsung menunjukkan peristiwa atau informasi utama.
Judul yang baik:
- spesifik;
- informatif;
- tidak berlebihan;
- mudah dipahami;
- sesuai dengan isi artikel.
Jika terdapat keyword utama, masukkan secara natural.
Misalnya, daripada membuat judul yang terlalu promosi seperti:
Produk X Terbaik dan Paling Revolusioner di Indonesia!
lebih baik:
Vortex Meluncurkan Produk X untuk Mendukung Mobilitas Pengguna di Indonesia
Judul kedua memberikan informasi yang lebih jelas dan tidak membuat klaim yang sulit dibuktikan.
2. Lead
Lead merupakan paragraf pembuka yang menyampaikan inti berita.
Gunakan prinsip 5W+1H, yaitu:
- Who: siapa yang terlibat;
- What: apa yang terjadi;
- When: kapan terjadi;
- Where: di mana;
- Why: mengapa penting;
- How: bagaimana peristiwa berlangsung.
Tidak semua unsur harus dimasukkan secara kaku dalam satu kalimat. Yang terpenting, pembaca segera memahami inti peristiwa.
3. Isi Press Release
Bagian isi digunakan untuk menjelaskan informasi secara lebih mendalam.
Di bagian ini, kamu dapat memasukkan:
- kronologi;
- data;
- fakta pendukung;
- latar belakang;
- pernyataan narasumber;
- dampak kegiatan;
- informasi produk atau program;
- serta informasi lain yang relevan.
Gunakan paragraf pendek agar pembaca dapat mengikuti informasi dengan mudah.
Kutipan dari narasumber juga dapat digunakan untuk memberikan perspektif langsung. Namun, kutipan harus berasal dari narasumber yang benar-benar memberikan pernyataan. Jangan membuat kutipan hanya untuk memenuhi struktur artikel.
4. Penutup
Bagian akhir dapat digunakan untuk memberikan informasi tambahan yang masih relevan.
Jika diperlukan, sertakan informasi kontak agar wartawan atau pembaca dapat melakukan konfirmasi lebih lanjut.
Formatnya dapat berupa:
Nama:
Jabatan:
Organisasi:
Email:
Nomor kontak:
Website:
Untuk perusahaan atau organisasi, kamu juga dapat menambahkan profil singkat atau boilerplate yang menjelaskan siapa mereka.
Cara Menulis Press Release dari Awal
Setelah memahami struktur dasarnya, proses penulisan dapat dilakukan secara bertahap.
Tentukan satu pesan utama
Kesalahan yang sering terjadi adalah memasukkan terlalu banyak informasi dalam satu press release.
Tentukan terlebih dahulu:
Apa satu informasi utama yang ingin diketahui pembaca?
Misalnya, jika tujuan utamanya adalah mengumumkan peluncuran produk, jangan membuat sebagian besar tulisan membahas sejarah panjang perusahaan.
Informasi pendukung tetap boleh dimasukkan, tetapi harus membantu menjelaskan berita utama.
Kumpulkan fakta sebelum menulis
Siapkan seluruh informasi yang diperlukan sebelum membuat draft.
Setidaknya kumpulkan:
- nama perusahaan atau organisasi;
- nama kegiatan atau produk;
- tanggal;
- lokasi;
- nama dan jabatan narasumber;
- data pendukung;
- latar belakang;
- tujuan kegiatan;
- hasil atau dampak;
- informasi kontak.
Langkah ini membantu mengurangi kesalahan fakta.
Tentukan sudut berita
Satu kegiatan dapat memiliki beberapa sudut pemberitaan.
Contohnya, sebuah perusahaan mengadakan program pelatihan.
Sudutnya dapat berupa:
- jumlah peserta;
- dampak program;
- kerja sama dengan lembaga tertentu;
- inovasi metode pelatihan;
- atau kontribusi program terhadap masyarakat.
Pilih sudut yang paling memiliki nilai informasi bagi pembaca.
Tulis lead terlebih dahulu
Jangan membuka press release dengan sejarah perusahaan yang panjang.
Mulailah dengan informasi yang paling penting.
Contoh:
Bandung, 20 Juni 2025 – Vortex meluncurkan RAVEN X-TRAIL, sepeda gunung terbaru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna pada medan off-road, Jumat (20/6/2025).
Pembaca langsung mengetahui siapa, apa, dan kapan.
Tambahkan data dan kutipan
Setelah lead, berikan fakta yang memperkuat informasi.
Jika tersedia, gunakan:
- data resmi;
- hasil survei;
- laporan;
- angka kegiatan;
- informasi produk;
- atau pernyataan narasumber.
Data harus dapat diverifikasi. MMI melarang AI maupun penulis mengarang angka, statistik, kutipan, nama tokoh, maupun fakta yang tidak didukung sumber.
Edit sebelum dikirim
Jangan langsung mengirim draft pertama.
Periksa kembali:
- nama;
- angka;
- tanggal;
- lokasi;
- jabatan;
- tautan;
- ejaan;
- kutipan;
- serta klaim yang digunakan.
Kesalahan kecil dalam informasi dasar dapat mengurangi kredibilitas press release.
Bagaimana Membuat Press Release yang SEO-Friendly?
SEO pada press release sebaiknya dilakukan setelah informasi dan struktur editorial selesai.
Prinsip MMI secara eksplisit menempatkan proses editorial sebelum SEO.
Gunakan keyword secara natural
Tentukan satu topik utama dan gunakan istilah yang memang relevan dengan pembahasan.
Misalnya topiknya adalah peluncuran produk teknologi, keyword dapat berkaitan dengan:
- peluncuran produk;
- produk teknologi;
- inovasi teknologi;
- nama produk;
- nama perusahaan.
Tidak perlu mengulang frasa yang sama di setiap paragraf.
Tempatkan keyword pada bagian yang relevan
Jika natural, keyword utama dapat muncul pada:
- judul;
- lead;
- salah satu subbagian;
- isi artikel;
- atau anchor text internal link.
Namun, tidak semua lokasi harus dipaksakan.
MMI melarang keyword stuffing dan over-optimization, termasuk membuat heading hanya untuk memasukkan keyword.
Utamakan keterbacaan
Artikel harus tetap nyaman dibaca manusia.
Jangan mengubah kalimat:
Perusahaan X meluncurkan produk baru untuk konsumen.
menjadi kalimat yang penuh pengulangan keyword hanya demi SEO.
SEO yang baik mengikuti kebutuhan pembaca, bukan sebaliknya.
Gunakan struktur yang jelas
Heading membantu pembaca menemukan informasi yang mereka butuhkan.
Namun, heading harus dibuat berdasarkan kebutuhan pembahasan, bukan sekadar memasukkan variasi keyword. Prinsip ini juga menjadi keputusan editorial permanen MMI.
Apa yang Membuat Press Release Disukai Media?
Tidak ada formula yang dapat menjamin setiap press release diterbitkan media. Namun, kualitas informasi dapat meningkatkan peluang redaksi tertarik mengolahnya.
Beberapa karakteristik yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.
Memiliki nilai berita
Tanyakan apakah informasi tersebut memang penting bagi publik.
Peluncuran produk, kerja sama baru, kegiatan sosial, pencapaian, perubahan kebijakan, atau hasil penelitian dapat memiliki nilai berita apabila disampaikan dengan konteks yang jelas.
Tidak terlalu promosi
Press release bukan brosur iklan.
Hindari klaim seperti:
- terbaik;
- nomor satu;
- paling unggul;
- termurah;
- paling inovatif;
jika tidak terdapat bukti yang mendukung klaim tersebut.
Tulisan yang informatif akan lebih mudah dipahami dibandingkan tulisan yang dipenuhi klaim promosi.
Mudah dipindai
Wartawan dan pembaca perlu menemukan informasi penting dengan cepat.
Karena itu:
- gunakan paragraf pendek;
- letakkan fakta penting di bagian awal;
- gunakan kutipan yang relevan;
- hindari pengulangan;
- dan jangan memasukkan informasi yang tidak berkaitan.
Memiliki sumber informasi yang jelas
Jika menggunakan data atau pernyataan tertentu, pastikan sumbernya dapat dipertanggungjawabkan.
Untuk topik yang membutuhkan referensi, prioritaskan sumber seperti jurnal, pemerintah, universitas, lembaga resmi, dan organisasi internasional.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menulis Press Release
1. Membuka dengan paragraf yang terlalu panjang
Pembuka yang panjang membuat pembaca sulit menemukan inti informasi.
Mulailah dengan fakta utama.
2. Memasukkan terlalu banyak pesan
Satu press release sebaiknya memiliki fokus yang jelas.
Jika terdapat dua peristiwa berbeda dengan nilai berita masing-masing, pertimbangkan membuat dua materi terpisah.
3. Terlalu banyak bahasa promosi
Press release yang dipenuhi pujian terhadap perusahaan akan terasa seperti iklan.
Gunakan fakta, data, dan kutipan untuk memperkuat informasi.
4. Tidak menjelaskan konteks
Jangan hanya mengatakan sebuah perusahaan mengadakan kegiatan.
Jelaskan:
- apa kegiatannya;
- siapa pesertanya;
- mengapa dilakukan;
- bagaimana pelaksanaannya;
- dan apa hasilnya.
5. Menggunakan kutipan yang tidak jelas
Kutipan harus berasal dari pihak yang benar-benar terkait dengan informasi.
Identitas narasumber juga harus jelas.
6. Mengabaikan proses editing
Kesalahan ejaan dan fakta dapat mengurangi kredibilitas.
Selalu lakukan pemeriksaan akhir sebelum materi dikirim kepada media.
7. Terlalu mengejar SEO
Press release bukan tempat untuk mengulang keyword sebanyak mungkin.
Standar MMI menegaskan bahwa artikel harus tetap layak dibaca meskipun Google tidak pernah ada.
Contoh Struktur Press Release
Berikut contoh sederhana yang dapat digunakan sebagai kerangka.
Vortex Meluncurkan RAVEN X-TRAIL untuk Penggemar Sepeda Gunung
Bandung, 20 Juni 2025 – Vortex meluncurkan RAVEN X-TRAIL, produk sepeda gunung terbaru yang ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan sepeda untuk aktivitas off-road.
Produk tersebut diperkenalkan dalam acara peluncuran yang berlangsung di Bandung pada Jumat (20/6/2025). Dalam acara tersebut, Vortex memperkenalkan sejumlah fitur dan spesifikasi produk kepada komunitas serta calon pengguna.
Menurut [nama narasumber], [jabatan], produk tersebut dikembangkan berdasarkan kebutuhan pengguna terhadap [informasi yang dapat diverifikasi].
“Kutipan asli dari narasumber mengenai produk atau kegiatan,” ujar [nama narasumber].
Selain memperkenalkan produk, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari [informasi mengenai program atau tujuan yang relevan].
RAVEN X-TRAIL mulai tersedia pada [tanggal] melalui [saluran penjualan yang benar-benar tersedia].
Informasi lebih lanjut:
[Nama kontak]
[Jabatan]
[Organisasi]
[Email]
[Nomor telepon]
[Website]
Contoh tersebut bukan template yang harus disalin mentah. Struktur dapat disesuaikan dengan karakter informasi dan kebutuhan media.
Kapan Press Release Sebaiknya Dikirim?
Waktu distribusi sebaiknya mempertimbangkan momentum berita dan kesiapan redaksi.
Jika press release berkaitan dengan:
- peluncuran produk;
- event;
- konferensi;
- kerja sama;
- pengumuman;
- atau kegiatan tertentu,
usahakan materi dikirim ketika informasi tersebut masih relevan dengan momentum.
Yang lebih penting daripada mengejar jam tertentu adalah memastikan materi sudah lengkap dan siap diverifikasi.
Bagaimana Cara Mengirim Press Release ke Media?
Setelah press release selesai, pilih media berdasarkan topik dan audiens.
Misalnya:
- berita pendidikan → media pendidikan;
- teknologi → media teknologi;
- kegiatan mahasiswa → media yang memiliki pembaca mahasiswa;
- kesehatan → media yang relevan dengan kesehatan;
- bisnis → media bisnis.
Jangan mengirim materi yang sama secara membabi buta ke semua media.
Relevansi media merupakan bagian penting dari strategi distribusi.
Untuk kebutuhan publikasi, kamu juga dapat mempelajari cara mengirim artikel, opini, tulisan, dan berita ke media online.
Checklist Sebelum Press Release Dikirim
Gunakan checklist berikut sebelum mengirimkan siaran pers:
- Judul menjelaskan inti berita.
- Lead menjelaskan informasi utama.
- Fakta 5W+1H tersedia sesuai kebutuhan.
- Nama, jabatan, tanggal, dan lokasi sudah diperiksa.
- Data memiliki sumber yang jelas.
- Kutipan berasal dari narasumber sebenarnya.
- Tidak terdapat klaim berlebihan.
- Tidak terlalu banyak bahasa promosi.
- Paragraf mudah dibaca.
- Keyword digunakan secara natural.
- Tidak ada keyword stuffing.
- Informasi kontak tersedia jika diperlukan.
- Artikel sudah melalui pemeriksaan akhir.
Checklist ini sejalan dengan standar MMI yang menempatkan search intent, akurasi, originalitas, keterbacaan, nilai tambah, dan kualitas editorial sebagai bagian dari pemeriksaan akhir.
Kesimpulan
Press release yang baik tidak ditentukan oleh banyaknya keyword atau panjang tulisan. Hal yang paling penting adalah apakah siaran pers tersebut memiliki informasi yang jelas, nilai berita, fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, dan struktur yang memudahkan media maupun pembaca memahami isinya.
Mulailah dengan menentukan satu pesan utama. Setelah itu, susun judul, lead, isi, kutipan, data pendukung, dan informasi penutup secara sistematis.
Untuk versi online, optimalkan SEO secara natural setelah substansi selesai. Gunakan keyword seperlunya, buat heading berdasarkan kebutuhan pembaca, dan hindari pengulangan yang tidak memberikan informasi baru.
Dengan pendekatan tersebut, press release tidak hanya lebih mudah dibaca, tetapi juga memiliki fondasi editorial yang lebih kuat untuk dipublikasikan dan ditemukan melalui mesin pencari.
FAQ
Apa itu press release?
Press release adalah informasi resmi yang dibuat oleh perusahaan, organisasi, lembaga, atau individu untuk disampaikan kepada publik melalui media.
Apa struktur dasar press release?
Struktur dasarnya terdiri atas judul, lead, isi yang berisi detail dan data pendukung, serta penutup yang dapat memuat informasi kontak dan profil organisasi.
Apakah press release harus menggunakan keyword?
Jika diterbitkan secara online, keyword dapat digunakan untuk membantu menjelaskan topik. Namun, penggunaannya harus natural dan tidak boleh berubah menjadi keyword stuffing.
Apakah press release harus menjawab 5W+1H?
Prinsip 5W+1H sangat membantu memastikan informasi utama tersampaikan secara lengkap. Tidak semua unsur harus dipaksakan dalam satu kalimat, tetapi pembaca perlu mendapatkan konteks yang cukup.
Apakah press release sama dengan iklan?
Tidak. Press release berfokus pada penyampaian informasi atau berita, sedangkan iklan memiliki tujuan utama mempromosikan produk, layanan, atau merek.
Berapa panjang press release yang ideal?
Tidak ada jumlah kata yang wajib. Panjang harus mengikuti kompleksitas informasi. Hindari memperpanjang tulisan dengan pengulangan atau filler karena MMI menetapkan bahwa panjang artikel mengikuti kebutuhan pembahasan, bukan target jumlah kata.
Apakah press release dapat dipublikasikan di media online?
Bisa, selama materi sesuai dengan kebijakan dan standar editorial media yang dituju. Tidak ada jaminan bahwa setiap press release akan diterbitkan hanya karena telah dikirimkan.
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI















