Program MSIB Batch 5 sebagai Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan di Surabaya

MSIB
Mahasiswa Lolos Program MSIB Batch 5.

Zaman telah berubah, tetapi para pemimpinnya masih orang-orang lama dengan pola pikir lama yang hidup dalam peradaban baru. Dibutuhkan mindset baru, bukan museum (kasali, 2017). Jadi, dibutuhkan inovasi untuk menghadapi perubahan yang cepat melalui kebijakan baru, peraturan baru, strategi bekerja yang baru, bisnis proses yang baru.

Tujuan dari inovasi layanan administrasi kependudukan tersebut yaitu menjadikan semua layanan administrasi bersifat mobile-friendly dengan aplikasi murah, mudah, dan nyaman dalam genggaman smartphone, memiliki proses layanan yang terbuka dan transparan melalui smartphone-nya, produk layanan juga bersifat pribadi, sederhana dan anti ribet.

Hambatan dalam praktik tersebut seperti kapasitas dan kompetensi SDM tidak sama antar instansi, perbedaan nilai budaya organisasi dan kepemimpinan. Jika masyarakat dapat berkolaborasi dalam program ini maka dapat mencapai tujuan bersama-sama.

Bacaan Lainnya
DONASI

Namun sebaliknya apabila masyarakat bermalas-malasan dan hanya mengandalkan staf kelurahan/ kecamatan maka dari faktor biaya, pemborosan, duplikasi pekerjaan, inkonsisten menjadi penghalang waktu penyelesaian layanan yang lain.

Survey Pindah Datang.

Demi mensukseskan inovasi layanan administrasi kependudukan di Surabaya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Batch 5, untuk mengerahkan mahasiswa peserta magang untuk ditempatkan di setiap kelurahan dan kecamatan yang ada di Kota Surabaya.

Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) merupakan program persiapan karier yang komprehensif dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar program studi dengan jaminan konversi SKS yang diakui oleh perguruan tinggi.

Program magang ini juga memberikan pengalaman dan pengetahuan di dunia profesi dan menghasilkan tenaga kerja yang profesional.

Dalam menjalankan inovasi layanan Administrasi Kependudukan, mahasiswa didampingi oleh Kasipem dan staf untuk melayani warga untuk pengajuan seperti KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian, KTP, IKD, pindah datang, pindah keluar, dan lain-lain melalui akun KNG (Klampid New Generation). Beserta KSH untuk Survey Sayang Warga dan Kalimasada.

Sosialisasi bersama KSH (Kader Surabaya Hebat).

Program magang ini juga mendapatkan dukungan dari pihak perguruan tinggi dan antusiasme mahasiswa sangat luar biasa untuk mengikuti program ini, terbukti dengan lolosnya 39 mahasiswa Prodi Administrasi Negara Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya untuk mengikuti program MSIB Batch 5 di Dispendukcapil Kota Surabaya.

Menurut salah satu mahasiswa Prodi Administrasi Negara Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang lolos mengikuti program ini, “Saya sangat excited dengan program magang ini. Karena selain bersertifikat, kegiatan yang ada di dalamnya juga sangat terarah dan tersusun rapi sesuai dengan timeline yang telah ditentukan. Tentunya juga menambah pengalaman kerja profesional di bidang pelayanan publik,” tutur Yola Erlanda.

Harapan kami sebagai mahasiswa yang mengikuti MSIB Batch 5, semoga program ini dikembangkan lagi dengan kegiatan-kegiatan yang lebih menarik sehingga dapat menambah lebih banyak mahasiswa untuk mengikuti program ini di batch selanjutnya.

Penulis: Yola Erlanda
Mahasiswa Administrasi Negara Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Dosen Pembimbing: Ghulam Maulana Ilman, S. AP., MPA.

Mentor: Desy Trisna Sari

Editor: Ika Ayuni Lestari     

Bahasa: Rahmat Al Kafi

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI