Puisi: Lima Bait

Sebuah puisi oleh Anjani Podangsa

Dari sekin banyak waktu, aku memilih padamu
Dan Tuhan membiarkan itu!
Kau lebih dari sekedar lebih unntuk sebuah namamu
Padamu yang sederhana aku merengkuh

Suatu waktu aku menyaksikaan mereka berdatangan
Termasuk aku
!Suatu waktu juga, aku melihat mereka satu persatu pergi!
Tapi, tidak termasuk aku!

Biarkan saja!
Setidaknya kita perna jatuh cinta Bersama
Walau pun pada akhirnya kau tk mau luka Bersama juga!
Pada mulanya aku perna menulis pada bait yang berbeda selain hari ini!
Itu adalah tintaku pertama untuk waktumu yang kedua!

Mungkin padamu aku belum selesai!
Karena aku percaya, kau tak perna selesai untuk yang sudah pergi sekali pun!
Kau adalah tak biasa!
Tak biasa untuk catatan setiaap orang yang pergi  itu!

Saat waktu menandai satu hari, Saya pastikan itu adalah waktumu
Padamu waktuku setara!
Padamu semuanya akan kembali
Padamu aku menulis lima bait!

Semua yang berakhir adalah kematian!
Tidak untukmu, setiap yang mau berakhir adalah KELAHIRAN
Selamat menua untukmu

Jogja, 25 Oktober 2019

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI