Spirit Hadis untuk Mewujudkan Organisasi yang Amanah

Organisasi yang Amanah
Spirit Hadis (Sumber: MMI)

Organisasi adalah sebuah wadah kerjasama yang dibangun untuk untuk mencapai pada sebuah tujuan efektif, dalam pandangan Islam organisasi tidak hanya diukur dari tarjet yang di capai melainkan juga sperti apa organisasi itu di bentuk dan kelola yang di dalamnya ada nilai nilai moral dan juga spiritual, termasuk salah satu nilai yang harus menjadi pondasi dalam organisasi ialah namanya, dengan adanya amanah insya Allah organisasi yang didirikan dalam menjadi organisasi yang integritas.

Islam menjadikan amanah sebagai suatu karakter terhadap seseorang khusus nya kepada orang mukmin. Amanah itu bukan hanya sebuah tanggung jawab terhadap manusia melainkan juga kepada Allah subhanahu wa ta’ala serta perintah yang diemban oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam konsistensi dalam menjaga keamanan karena rusaknya masyarakat sering kali diawali dengan hilangnya nilai tersebut.

Allah Swt. Berfirman:

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya…” (QS. An-Nisā’ [4]: 58).[1]

Ayat yang telah disebutkan ini menunjukkan bahwa amanah adalah langsung perintah dari Allah Swt. Yang tidak boleh tidak harus dilaksanakan dalam aspek kehidupan termasuk di dalamnya ialah pengelolaan organisasi.

 

Konsep Amanah dalam Hadis

Secara etimologis, amanah adalah merupakan sesuatu yang dipercayakan terhadap orang lain untuk dijaga dan dipekerjakan. Dan dalam konteks organisasi adalah itu mencakup kejujuran profesionalisme, loyalitas pada aturan, serta adanya tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.

Rasulullah saw. Bersabda:

Tunaikanlah amanah kepada orang yang mempercayaimu dan janganlah kamu mengkhianati orang yang mengkhianatimu.“[2]

Hadis yang telah disabdakan oleh Rasulullah ini menegaskan bahwa adanya amanah merupakan kewajiban orang yang harus dilaksanakan dijalankan tanpa harus yang dipengaruhi oleh perlakuan orang lain baik seorang pemimpin maupun anggota organisasi harus berlaku jujur meski dalam hal tersebut berada dalam suatu yang tidak menguntungkan atu menghasilkan.

Baca  juga: Pentingnya Penerapan Sikap Amanah dalam Jiwa Kepemimpinan

Dalam hadis lain Rasulullah saw. Bersabda:

Apabila amanah telah disia-siakan, maka tunggulah kehancuran.” Para sahabat bertanya, “Bagaimana amanah disia-siakan?” Beliau menjawab, “Apabila suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancuran.“[3]

Hadis-hadis yang telah disebutkan ini memberikan pengetahuan bahwa prinsip itu penting dalam organisasi. Dalam menempatkan orang itu harus didasari ada kompetensi dan integritas bukan karena memiliki kedekatan maupun kepentingan husus.

 

Spirit Hadis dalam Mewujudkan Organisasi yang Amanah

1. Kepemimpinan yang Berintegritas

Kepemimpinan merupakan amanah yang akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah Swt. Rasulullah saw. Bersabda:

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.”[4]

Hadis ini memberi pengertian bahwa yang namanya pemimpin akan di minta pertanggungjawaban baik moral dan spiritual dalam hal apapun yang ia pimpin.

2. Profesionalisme sebagai Bagian dari Amanah

Profesionalisme merupakan implementasi nyata dan jelas dari amanah. Organisasi harus menempatkan individu pada kemampuan dan faknya hingga adanya pekerjaan bisa berjalan dengan optimal.

3. Transparansi dan Akuntabilitas

Transparansi merupakan bagian penting dalam organisasi dengan sedemikian akan terbentuk sebuah kepercayaan pada anggota lainnya. Dan transparansi ini adalah suatu bentuk  amanah yang di berikan.

4. Budaya Kejujuran

Pondasi amanah ialah kejujuran. Agar memperoleh legitimasi dan kepercayaandari kalangan masyarakat harus turus menjunjung nilai-nilai kejujuran.

5. Evaluasi dan Pengawasan

Termasuk bagian penting ialah evaluasi diri sebaimana yang telah di ajarkan oleh Islam. Evaluasi itu perlu untuk memastikan adanya sebuah amanah yang telah dijalankan sesuai tujuan organisasi dan prinsip dalam syariat.

6. Relevansi Hadis dengan Tata Kelola Organisasi Modern

Terkait adanya Prinsip-prinsip yang diajarkan Rasulullah saw. Memiliki relevansi yang kuat dengan konsep good governance, yaitu akuntabilitas, transparansi, tanggung jawab, efektivitas, serta integritas. Nilai-nilai yang telah di sebutkan menjadi sebuah indikator organisasi modern yang profesional.

Organisasi yang mengimplementasikan spirit hadis akan mempunyai budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan, menjunjung etika, menghindari korupsi, kolusi, nepotisme, serta bisa membentuk kepercayaan publik.

 

Penutup

Untuk membangun organisasi yang berintegritas spirit hadist mengenai amanah ialah merupakan pondasi utama. Amanah bukan hanya sekadar nilai spiritual, melainkan prinsip manajerial yang tidak boleh tidak harus diwujudkan dalam kepemimpinan, pengelolaan sumber daya manusia, pengambilan keputusan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Organisasi yang menjadikan amanah sebagai budaya kerja akan mampu menciptakan lingkungan yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab sehingga memperoleh kepercayaan publik sekaligus keberkahan dari Allah Swt.

 


Penulis: Musthofa
Mahasiswa Ilmu Hadist, STAI Nurul Qadim


Dosen Pengampu: Moh. Ainul Yaqin, M.Ag


Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi


Referensi

[1] Kementerian Agama Republik Indonesia, Al-Qur’an dan Terjemahannya (Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2019), QS. An-Nisā’ [4]: 58.

[2] Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy’ats, Sunan Abi Dawud, Kitab al-Buyu’, No. 3534; Muhammad bin Isa al-Tirmidzi, Sunan al-Tirmidzi, No. 1264.

[3] Muhammad bin Ismail al-Bukhari, Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Kitab al-‘Ilm, No. 59.

[4] Muhammad bin Ismail al-Bukhari, Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Kitab al-Aḥkām, No. 7138; Muslim bin al-Hajjaj, Ṣaḥīḥ Muslim, No. 1829

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses