Adakan Lomba Essai, Tazbir Apresiasi Leppami HMI

Leppami HMI

“Saya menyambut baik dan meyampaikan apresiasi atas inisiatif Bakornas PB HMI menyelenggarakan Lomba Essai Tingkat Nasional dengan topik Pariwisata Berkelanjutan dan Lingkungan Hidup dikaitkan dengan era New Normal,” tutur ex-Staf Khusus Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Bidang Percepatan Calendar of Event ketika dihubungi redaksi (18/08/20).

Menulis essai, lanjutnya, adalah kebutuhan “esensial” khususnya dikalangan pemuda atau mahasiswa, apalagi Indonesia yang masih masuk kategori negara berkembang perlu keterlibatan penuh pemuda untuk memajukan negara.

“Indonesia yang sedang berkembang pesat ini perlu pemikiran-pemikiran segar dan orisinil dari anak bangsa dalam rangka memajukan negeri yang sudah 75 tahun Merdeka ini. Maka lomba ini menjadi momentum penting memperingati Kemerdekaan RI tahun ini,” tegasnya.

Tazbir yang juga dikenal sebagai pengamat Pariwisata menilai pilihan topik Pariwisata pun menarik karena sektor ini merupakan andalan kita dalam memperkuat ekonomi bangsa.

“Indonesia sudah pernah mencanangkan bahwa pariwisata akan menjadi penghasil devisa utama, melampaui migas karena kekayaan alam dan budaya kita yang luarbiasa. Namun, kondisi dunia saat ini yang diserang pandemi tentu menyebabkan kita harus berfikir keras mencari jalan tengah mensiasati pandemi dan menggerakkan ekonomi, khususnya ekonomi pariwisata,” ujarnya.

Pariwisata Tidak Boleh Merusak Lingkungan

Ex-Asisten Deputi Pengembangan Bisnis dan Pemerintahan Kementerian Pariwisata RI ini menegaskan juga bahwa bicara pariwisata di Indonesia tentu saja harus taat pada amanah undang-undang bahwa pengembangan pariwisata di Indonesia tidak boleh merusak alam dan lingkungan serta bertentangan dengan adat, budaya dan nilai nilai yang ada di masyarakat.

Disamping itu, Tazbir yang juga berperan sebagai juri lomba esaai tersebut menyampaikan bahwa banyaknya animo peserta lomba telah menunjukkan perhatian generasi muda Indonesia kepada isu pariwisata cukup besar.

“Ini membanggakan kita. Ini ukuran penting bagi penyelenggara dan kita semua. Lebih dari itu semua, lomba ini telah memberi kontribusi pada penyaluran gairah menulis serta penyampaian gagasan dari generasi muda kita yang amat diperlukan dalam memajukan bangsa. Semoga lomba essai seperti dapat dilanjutkan dan mendapat respon positif dari semua pihak, pemerintah dan masyarakat. Aamiin,” pungkasnya.

Daftar Pememang Lomba Essai

Berikut daftar Pemenang lomba essai yaitu Inggrid Janice Nola Gajah asal Universitas Brawijaya menempati juara 1 dengan judul “Mengoptimalkan Penerapan Pariwisata Berkelanjutan Di Kawasan Wisata Danau Toba Pada Era New Normal”

Juara kedua ditempati oleh Fikri Ilmi dari Universitas Padjajaran dengan mengangkat judul “Staycation dan Ecolodge Sebagai Representasi Konsep Ekowisata Dalam Mengembangkan Pariwisata Berkelanjutan di Era New Normal”.

Posisi ketiga diraih oleh Amya Bunga Fathiya asal Universitas Sriwijaya dengan judul “Jadikan Patiwisata Indonesia Berkelanjutan di Era New Normal Dilihat Dari Tiga Sudut Pandang”.

Sedangkan juara favorit direbut oleh Firda Febrianti dari Institute Teknologi Indonesia dengan jumlah like di IG @leppami_pb_hmi 469 dan jumlah views di Youtube LEPPAMI PB HMI sebanyak 299.

Ahmad Fikri, Ketua Panitia Lomba, menyampaikan sebanyak 170 peserta yang mengirim tulisan kemudian diseleksi 20 peserta terbaik untuk menuju babak presentasi via video atau tahap final./jus

Baca juga:
Sikapi Pandemi, Leppami PB HMI Adakan Lomba Tingkat Nasional
Leppami HMI Se-Jakarta: Gagalkan Omnibus Law, Selamatkan Lingkungan
Leppami HMI Komitmen Dukung Full Pemerintah Hidupkan Pariwisata New Normal

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI