Dari Jagung Menjadi Produk Bernilai Tambah, Polinema Edukasi Guru PAUD Melati Putih Merjosari Malang

Pelatihan Susu Jagung

MALANG — Tim Politeknik Negeri Malang (Polinema) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) bersama 12 guru PAUD Melati Putih, Kelurahan Merjosari, Kota Malang. Kegiatan tersebut berupa edukasi dan pelatihan pengolahan bahan pangan lokal menjadi produk bernilai tambah.

Kegiatan yang dipimpin Dr. Farida Arinie Soelistianto, S.T., M.T. tersebut dilaksanakan bersama tim yang terdiri atas M. Junus, Rachmad Saptono, Isa Mahfudi, Galih Putra Riatma, dan Atik Novianti. Kegiatan berlangsung bersama Kepala Sekolah PAUD Melati Putih, Luluk Rakhmawati, S.Pi.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan bahan pangan lokal berupa jagung manis, pandan wangi, susu UHT, dan vanili. Bahan-bahan tersebut diolah menjadi susu jagung manis dengan aroma pandan wangi.

Pelatihan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengenalan materi, pemilihan bahan baku, demonstrasi pembuatan produk, hingga praktik langsung oleh peserta.

BACA JUGA: Mahasiswa KKN PPM UMBY Edukasi Kelompok Tani Perengan Olah Limbah Pertanian Menjadi Pupuk Organik Cair

Untuk mengetahui penerimaan dan manfaat kegiatan, tim Polinema juga melakukan uji organoleptik serta menyebarkan kuesioner evaluasi pelatihan kepada peserta.

Hasil evaluasi terhadap 12 peserta menunjukkan respons yang sangat positif. Enam aspek pelatihan yang dinilai memperoleh kategori sangat baik, dengan indeks penilaian berkisar antara 88,3 persen hingga 95,0 persen.

Aspek pembuatan produk berdasarkan hasil demonstrasi memperoleh nilai tertinggi, yakni 95,0 persen. Sementara itu, aspek kemudahan dan keterjangkauan bahan yang digunakan memperoleh nilai 93,3 persen.

Secara keseluruhan, rata-rata indeks penilaian peserta mencapai 91,1 persen. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan memberikan pengalaman dan pengetahuan baru kepada peserta dalam mengolah jagung sebagai bahan pangan lokal.

Keterampilan yang diperoleh juga membuka wawasan peserta mengenai peluang mengolah bahan pangan yang mudah diperoleh dan relatif murah menjadi produk bernilai tambah yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha ekonomi keluarga.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemberdayaan perempuan melalui peningkatan keterampilan, kreativitas, dan pemanfaatan potensi pangan lokal. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan tidak hanya di lingkungan PAUD, tetapi juga dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.


Penulis: Dr. Farida Arinie Soelistianto, S.T., M.T.
Ketua Tim PkM Politeknik Negeri Malang, Jurusan Teknik Elektro


Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses