Dua Lapis Pertahanan Keuangan: Mengapa Perusahaan Membutuhkan Audit Internal dan Eksternal?

fungsi audit internal dan eksternal
Dua Lapis Pertahanan Keuangan: Mengapa Perusahaan Membutuhkan Audit Internal dan Eksternal? Sumber: MMI.

Auditor berperan penting dalam memastikan laporan keuangan suatu perusahaan telah disajikan secara wajar dan dapat dipercaya oleh para penggunanya. Menurut BINUS University (2023) secara umum terdapat 2 jenis audit, yaitu audit eksternal dan audit internal.

Meskipun terdengar sama, kedua jenis audit tersebut memiliki perbedaan yang signifikan terutama dalam hal tujuan audit, asal institusi auditor, kualifikasi auditor, ruang lingkup audit, dan lain-lain (BINUS University, 2023).

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Dengan demikian, pemahaman atas audit internal dan audit eksternal ini menjadi penting agar pemahaman terkait pentingnya audit dalam membantu perusahaan menjaga keandalan informasi, mengurangi risiko kesalahan, serta meningkatkan kualitas pengelolaan perusahaan dapat dicapai.

Audit internal merupakan audit yang fokus utamanya adalah mengawasi pengendalian internal serta kepatuhan keuangan suatu perusahaan (Mustika, 2015: 110).

Menurut Intone (2024) pengendalian internal suatu perusahaan merupakan kebijakan, prosedur, dan sistem yang dirancang oleh perusahaan untuk memastikan bahwa kegiatan operasional perusahaan dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan sasaran yang telah ditentukan.

Audit kepatuhan atau compliance audit dilakukan untuk memastikan bahwa perusahaan telah patuh terhadap hukum dan aturan pemerintah, standar akuntansi tertentu, dan kebijakan perusahaan.

Baca Juga: Beda Tujuan, Satu Tanggung Jawab: Audit Internal dan Eksternal

Prosedur yang dilakukan biasanya mencakup audit kepatuhan pajak serta audit kas kecil. Tata kelola perusahaan yang baik dapat dicapai dengan bantuan audit internal.

Audit eksternal merupakan audit yang fokus utamanya adalah memberikan opini yang objektif terkait apakah laporan keuangan suatu perusahaan telah disusun dan disajikan secara wajar sesuai dengan standar dan prinsip akuntansi yang berlaku, seorang auditor eksternal dapat bekerja secara mandiri maupun tergabung dalam suatu Kantor Akuntan Publik (KAP) (Pramudya, 2025).

Malihah (2023) menyatakan bahwa terdapat beberapa jenis audit yang dapat dilakukan seorang auditor eksternal, antara lain audit keuangan, audit operasional, audit sistem informasi, dan audit aset perusahaan. Audit eksternal memfokuskan pada output atas kegiatan audit yang dilakukan.

Seorang audit eksternal harus mampu untuk mendeteksi adanya kecurangan, penipuan, ataupun ketidaksesuaian dalam laporan keuangan suatu perusahaan, setelah ketidaksesuaian itu ditemukan, temuan disampaikan kepada perusahaan yang bersangkutan (Maghfiroh, et al., 2024).

Perbedaan signifikan antar kedua jenis audit tersebut dapat dilihat dari ruang lingkup audit (scope of audit) dan tujuan audit. Ruang lingkup audit internal berfokus dalam menilai efektivitas manajemen resiko, pengendalian, dan tata kelola perusahaan (The Institute of Internal Auditors, 2024).

Audit eksternal berfokus untuk menguji kewajaran laporan keuangan serta pengendalian internal yang terkait dengan proses pelaporan keuangan. Tujuan utama yang dimiliki seorang auditor internal merupakan membantu manajemen untuk memantau dan meningkatkan kinerja perusahaan.

Baca Juga: Kursi Berganti Sebelum Program Tuntas: Mesin Birokrasi BGN dan Pesan Pencopotan Dadan

Menurut Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) pada Standar Audit (SA) nomor 700, auditor eksternal memiliki tanggung jawab untuk memberikan opini independen terkait kebenaran dan kewajaran laporan keuangan perusahaan berdasarkan hasil evaluasi atas bukti audit yang telah dikumpulkan, opini tersebut dikomunikasikan dalam bentuk laporan tertulis yang lebih dikenal sebagai audit opinion pada audit report.

Audit internal dan audit eksternal merupakan dua jenis audit yang memiliki peran yang sama pentingnya namun ruang lingkup dan tujuan yang dimiliki masing-masing audit sangat berbeda.

Audit internal berperan dalam mengawasi pengendalian internal dan kepatuhan perusahaan untuk mendukung efektivitas tata kelola serta manajemen risiko dari dalam perusahaan itu sendiri.

Sedangkan, audit eksternal berfokus pada pemberian opini independen atas kewajaran laporan keuangan perusahaan berdasarkan standar akuntansi yang berlaku, peran audit eksternal dapat meningkatkan kepercayaan para pengguna laporan keuangan.

Meskipun kedua jenis audit ini berbeda, audit internal dan eksternal saling melengkapi dalam menjaga integritas dan akuntabilitas perusahaan.

Maka dari itu, pemahaman atas peran dan perbedaan audit internal dan audit eksternal menjadi hal penting bagi perusahaan untuk menjaga keandalan informasi keuangan dan meningkatkan kualitas pengelolaan perusahaan secara keseluruhan.


Penulis: Patricia Bianca
Mahasiswa Akuntansi Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR)


Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi


Daftar Pustaka

BINUS University. (2023). Perbedaan audit internal dan eksternal: Mana yang lebih penting? Accounting BINUS. Diakses dari https://accounting.binus.ac.id/2023/10/19/perbedaan-audit-internal-dan-eksternal-mana-yang-lebih-penting/

Institut Akuntan Publik Indonesia. (2021). Standar Audit 700: Perumusan suatu opini dan pelaporan atas laporan keuangan. Institut Akuntan Publik Indonesia.

Intone. (2024). Understanding the importance of internal control in audit. Intone.com. Diakses dari https://intone.com/understanding-the-importance-of-internal-control-in-audit/

Malihah, L. (2023). Audit eksternal adalah: Jenis, tujuan, prosedur dan contohnya. Bee.id. Diakses dari https://www.bee.id/blog/audit-eksternal-adalah/

Maghfiroh, V. A., Lestari, D. A., & Suprianik. (2024). Peran analisis eksternal auditor dalam pengambilan keputusan strategis di perusahaan. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(6), 662–667.

Mustika, A. C. (2015). Factors affecting the internal audit effectiveness. Jurnal Akuntansi & Auditing, 12(2), 110–122.

Pramudya, A. (2025). Auditor eksternal: Pengertian, tugas, dan perbedaannya. www.jurnal.id. Diakses dari https://www.jurnal.id/id/blog/auditor-eksternal/

The Institute of Internal Auditors. (2024). Global Internal Audit Standards. The Institute of Internal Auditors.

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses