Dukung Zero Stunting: Mahasiswa FK Unair Lakukan ini di 5 Kelurahan Tambaksari, Surabaya

program zero stunting
Kegiatan Bakti Mahasiswa FK UNAIR sebagai Panitia di Kelurahan Rangkah. Dok. Penulis.

Surabaya, MMI — Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) melaksanakan program kerja bakti mahasiswa berupa edukasi gizi dan pemeriksaan kesehatan yang digelar serentak di lima kelurahan Kecamatan Tambaksari, yaitu Tambaksari, Rangkah, Gading, Kapas Madya, dan Ploso pada 29 November 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret mahasiswa dalam mendukung upaya Zero Stunting di Surabaya. Informasi mengenai stunting juga dapat ditemukan melalui laman resmi Kemenkes: Apa itu stunting?

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Kegiatan pengabdian masyarakat yang diberi nama “VITAMIN” ini mengundang seluruh warga kelurahan, terutama para orang tua yang memiliki anak mulai usia bayi hingga usia dini, untuk hadir di lokasi yang telah disediakan oleh panitia di lima kelurahan Kecamatan Tambaksari.

Kegiatan dimulai dengan edukasi mengenai pencegahan stunting dan pentingnya pemenuhan gizi sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Mahasiswa menjelaskan penyebab stunting, dampaknya bagi tumbuh kembang anak, serta pentingnya ASI eksklusif dan pemberian MPASI yang tepat.

Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh para orang tua di masing-masing kelurahan.

Untuk membuat edukasi lebih interaktif, mahasiswa menyelenggarakan workshop seperti Tebak Harga Bahan Pangan serta beberapa ice breaking. Pendekatan ini terbukti membantu warga lebih mudah memahami pilihan makanan bergizi dan terjangkau untuk keluarga.

Baca Juga: Demi Mewujudkan “2024 Zero Stunting”, Kelurahan Danukusuman bersama Tim KKN 67 FKIP UNS Berkolaborasi dalam Program Pencegahan dan Penanganan Stunting

Selain edukasi, mahasiswa FK UNAIR juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, yang dilakukan langsung oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FK UNAIR Divisi Pengabdian Masyarakat (Pengmas).

Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, serta penilaian tumbuh kembang anak, termasuk berat badan dan panjang badan sesuai usia. Setiap warga turut mendapatkan penjelasan mengenai hasil pemeriksaan agar dapat memantau kondisi kesehatan keluarga secara mandiri dan berkala.

Salah satu panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk awal pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini membantu orang tua memahami pentingnya gizi anak dan deteksi dini kesehatan. Ini kontribusi kecil kami untuk mendukung Zero Stunting di Tambaksari,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru FK UNAIR berharap dapat terus berperan aktif dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Menekan angka stunting berarti turut menolong generasi masa depan.

Penulis: Gladine Az-Zahra Nugraha
Mahasiswa Kedokteran UNAIR

Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses