Malang, MMI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang akan menggelar kegiatan Pelatihan Digital Marketing bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Arjowilangun pada 13 Agustus 2026 di Balai Desa Arjowilangun.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran produk sehingga mampu memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan penghasilan masyarakat Desa Arjowilangun.
Desa Arjowilangun memiliki potensi sumber daya masyarakat dan ekonomi lokal yang cukup besar.
Berdasarkan data pada website resmi Pemerintah Desa Arjowilangun, jumlah penduduk desa mencapai 11.829 jiwa, dengan jumlah penduduk laki-laki 5.832 jiwa dan perempuan 5.997 jiwa.
Beragam potensi dengan lebih dari 100 UMKM terus berkembang sebagai penggerak perekonomian masyarakat.
Beberapa sektor unggulan yang menjadi perhatian pemerintah desa antara lain Batik Arjomulyo sebagai produk ekonomi kreatif khas desa, peternakan sapi perah yang dikelola melalui BUMDes sebagai bagian dari program ketahanan pangan, serta budidaya melon yang menjadi komoditas pertanian unggulan dengan kualitas yang mampu bersaing di pasar.
UMKM tersebut menjadi bukti nyata bahwa potensi lokal dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan serta membuka lapangan pekerjaan bagi penduduk Desa Arjowilangun.
Kegiatan seminar diikuti oleh 21 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, anggota PKK, dan perangkat desa.
Materi disampaikan oleh Dosen Universitas Muhammadiyah Malang, Bapak Moch. Fuad Nasvian, S.I.Kom., M.I.Kom., meliputi strategi pemasaran melalui media sosial, dokumentasi produk, dan pembuatan konten promosi.
Beberapa peserta yang aktif mengikuti kegiatan dan menjadi perhatian dalam pelaksanaan pelatihan antara lain Ibu Nevid (Es Teler), Ibu Dyah (Brownies), Ibu Yayuk Widayati (Onde-Onde), Ibu Sulistyowati (Sate Ayam Kepal Milugana), dan Ibu Lusiana Ratna Dewi (Ayam Goreng).
Keaktifan para pelaku UMKM tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mempelajari strategi pemasaran digital dan mengembangkan usaha agar mampu memperluas jangkauan pasar.
Perwakilan Perangkat Desa Arjowilangun, Bapak Fendik Setiawan, S.Pd., menyampaikan bahwa seminar ini merupakan salah satu program kerja dari kelompok KKN Universitas Muhammadiyah Malang dalam mendukung transformasi digital bagi pelaku usaha lokal.
“Kami berharap seluruh pelaku UMKM mampu mengikuti perkembangan teknologi sehingga produk UMKM dapat dikenal lebih luas dan memiliki daya saing yang lebih tinggi,” ujarnya.
Salah satu peserta mengaku bahwa seminar tersebut memberikan pengetahuan baru yang dapat diterapkan secara langsung, terutama dalam mengembangkan usaha dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi.
Kegiatan seminar pemberdayaan UMKM ini memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Arjowilangun, baik dari segi ekonomi maupun pengembangan potensi lokal.
Melalui penguatan sektor Batik Arjomulyo, masyarakat memperoleh kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta memperluas pemasaran produk batik khas Desa Arjowilangun.
Di sektor peternakan sapi perah, program yang didukung BUMDes mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan ketahanan pangan, dan menambah sumber penghasilan masyarakat.
Sementara itu, budidaya melon menjadi komoditas pertanian unggulan yang memiliki nilai jual tinggi serta mendorong para petani untuk menerapkan teknik budidaya yang lebih modern dan berkelanjutan.
Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan, memperkuat perekonomian desa, serta menjadikan Desa Arjowilangun sebagai desa yang mandiri dan berdaya saing tinggi melalui pemanfaatan potensi lokal.
Melalui kegiatan ini, Desa Arjowilangun bersama mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Malang berharap para pelaku UMKM mampu menerapkan ilmu yang telah disampaikan untuk meningkatkan kualitas pemasaran produk.
Diharapkan ke depan dapat dilakukan kegiatan pendampingan ataupun pelatihan berkelanjutan bagi pelaku UMKM Desa Arjowilangun agar semakin berkembang, berdaya saing tinggi, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Humas KKN Arjowilangun
Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Malang
Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













