Mahasiswa Universitas Brawijaya Ajak Siswa MI Kenali dan Kelola Emosi lewat Media Kreatif

Mahasiswa Universitas Brawijaya Ajak Siswa MI Kenali dan Kelola Emosi lewat Media Kreatif
Mahasiswa Universitas Brawijaya Ajak Siswa MI Kenali dan Kelola Emosi lewat Media Kreatif

Kabupaten Malang, MMI – Mahasiswa Fisip Berbakti Desa Universitas Brawijaya melaksanakan program edukatif bertajuk HEBAT (Hadapi Emosi, Berlatih Agar Tenang) di Madrasah Ibtidaiyah Raden Patah  berlokasi di Dusun Lebo, Desa Madiredo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Program ini diselenggarakan bagi siswa/i kelas 3 MI Raden Patah dengan durasi total selama tiga jam, Selasa (26/07/2025).

Program ini bertujuan sebagai langkah awal pengenalan bentuk emosi kepada anak sehingga membantu perkembangan kehidupan sosial dan psikologisnya. Di samping itu, program ini juga bertujuan agar anak dapat mengetahui bagaimana cara mengelola dan/atau merespon setiap emosi dalam dirinya dengan baik sehingga anak menjadi lebih adaptif dalam menghadapi konflik di sekitarnya.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Mengapa Anak Perlu Mengenal dan Memahami Emosi?

Sejak dini, anak perlu memahami berbagai emosi, seperti senang, sedih, marah, terkejut, jijik dan takut, agar mereka mampu mengidentifikasi perasaannya sendiri maupun orang lain. Hal ini mendorong perkembangan kecerdasan emosional (EQ) yang berperan besar dalam membangun hubungan interpersonal, empati, serta kemampuan mereka dalam menyelesaikan konflik.

Tanpa pemahaman ini, anak mungkin kesulitan mengekspresikan emosi secara sehat, berpotensi menyebabkan tantrum, agresivitas, atau bahkan gangguan kecemasan. Selain itu, regulasi emosi sejak dini membantu anak mengelola respons emosional secara adaptif.

Misalnya melalui teknik bernapas atau komunikasi terbuka, yang akan menjadi bekal berharga dalam menghadapi stres dan tantangan di masa depan. Dengan demikian, pengajaran emosi dan regulasinya tidak hanya mendukung kesehatan mental anak, tetapi juga membentuk generasi yang lebih resilien dan empatik.

HEBAT: Mengenal Bentuk-Bentuk Emosi Sejak Dini

Kegiatan ini terbagi menjadi dua program individu yang saling melengkapi. Program pertama mengangkat tema “Mengenal Bentuk-Bentuk Emosi Sejak Dini”. Dalam proses pengenalan emosi sejak dini, anak-anak diajarkan mengenai konsep emosi, berbagai bentuk emosi, serta ekspresi wajah yang menyertai setiap jenis emosi melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Baca Juga: Solusi Hijau untuk Ketahanan Pangan Keluarga dari Mahasiswa KKN Tematik IDBU 76 Kelompok 1 Universitas Diponegoro

Mahasiswa memberikan stimulus berupa pertanyaan terbuka kepada siswa-siswi selama sesi pembelajaran guna memahami perspektif anak terhadap tiap-tiap emosi. Selain itu, mahasiswa juga mendemonstrasikan berbagai ekspresi wajah yang mewakili tiap jenis emosi serta menyampaikan cerita-cerita ilustratif yang relevan dengan materi pembelajaran.

Hal ini bertujuan agar anak-anak dapat memahami materi secara komprehensif. Pemahaman ini menjadi dasar penting bagi anak untuk mengidentifikasi emosi mereka sendiri maupun orang lain, sehingga mereka mampu merespons dengan lebih baik dalam interaksi sosial. Dengan pembelajaran yang tepat, anak tidak hanya mengenali emosi secara teori, tetapi juga belajar cara mengungkapkannya secara sehat dan mengelolanya dengan bijak.   

Di samping itu program ini mengajak siswa-siswi untuk mengekspresikan emosi mereka melalui media kreatif bernama “Pohon Emosi”. Pohon tersebut dibuat dari ranting yang dicat putih, dihiasi gantungan berbentuk bintang yang bertuliskan enam emosi dasar: marah, jijik, takut, sedih, senang, dan terkejut.

Kemudian, siswa-siswi diminta untuk memilih dan menggantungkan bintang yang mewakili perasaan mereka pada saat itu. Aktivitas ini mendorong anak untuk lebih peka terhadap emosi yang mereka alami dan belajar mengekspresikannya dengan cara menyenangkan.

HEBAT: Memahami Cara Regulasi Emosi dengan Baik

Setelah siswa-siswi mengenal bentuk-bentuk emosi, selanjutnya mereka belajar mengenai bagaimana cara mengelola tiap-tiap emosi. Program kedua ini dinamakan  “HEBAT: Memahami Cara Regulasi Emosi dengan Baik.” Siswa-siswi diajarkan bagaimana cara mengelola emosi negatif melalui teknik pernapasan.

Teknik pernapasan ini dinamakan teknik pernafasan 4-7-8 (4 detik tarik napas, 7 detik menahan nafas, 8 detik dikeluarkan) yang dirancang untuk membantu mereka menenangkan diri saat merasa stres atau marah. Secara aktif, siswa-siswi diajak untuk mencoba teknik ini bersama mahasiswa.

Kegiatan ini tidak hanya membuat siswa-siswi lebih rileks, tetapi juga memberikan pemahaman praktis tentang pentingnya mengendalikan emosi sejak dini. Dengan antusias, mereka mengikuti setiap langkah yang diajarkan, menunjukkan minat besar terhadap metode sederhana namun efektif ini.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Unhas Latih Warga Lonjoboko Deteksi Dini Kanker Payudara lewat SADARI

Tak hanya itu, program ini turut menyediakan poster edukatif yang memuat penjelasan mengenai setiap emosi dasar beserta strategi penanganan dan pengelolaannya secara sehat. Poster ini dirancang dengan tampilan yang mudah dipahami oleh siswa, sekaligus dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran jangka panjang di kelas.

Ekplorasi Emosi melalui Kegiatan Interaktif yang Menyenangkan Selama Proses Pembelajaran

Dalam sesi berikutnya, mahasiswa memandu siswa-siswi untuk mengeksplorasi emosi melalui aktivitas kreatif dan kolaboratif. Pertama, siswa dibagi ke dalam kelompok kecil, lalu secara bergiliran menyempurnakan sketsa wajah temannya untuk mencerminkan emosi tertentu (senang, takut, marah, dan sebagainya).

Kegiatan ini tidak hanya melatih empati dan membantu mereka mengenali ciri khas setiap emosi tetapi juga melatih kerja sama. Sebagai variasi, mahasiswa juga menyediakan sesi mewarnai sebagai media alternatif untuk mengekspresikan perasaan siswa secara individual setelah mengikuti kelas. Terakhir, untuk mengukur pemahaman, siswa mengisi lembar refleksi berisi pertanyaan seputar emosi dengan desain visual yang menarik sehingga proses evaluasi menjadi lebih menyenangkan.

 Baca Juga: Masa Depan Cemerlang: Mahasiswa KKN Ajak Siswa Kenali Kampus dan Dunia Digital

Program HEBAT hadir sebagai bentuk kontribusi mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi emosi pada anak usia sekolah dasar. Dengan metode yang kreatif dan interaktif, kegiatan ini berhasil membangkitkan antusiasme siswa dan menciptakan suasana belajar yang penuh makna. Harapannya, melalui program ini, siswa-siswi dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu memahami dan mengelola emosinya dengan baik.

Penulis:
1. Anisa Rahma Auliya
2. Clarita Ladja
Program Studi Psikologi Universitas Brawijaya
Dosen Pengampu: M. Fajar Shodiq Ramadlan, S.IP., M.I.P

 

Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses