Subang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan Karawang melaksanakan kegiatan pembuatan dan pemasangan ecobrick sebagai salah satu upaya pemanfaatan sampah plastik di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pembuatan ecobrick pada 27 Juli 2026 sampai dengan pemasangan pada 5 Agustus 2026 di area depan Balai Desa Cupunagara.
Pembuatan ecobrick dilakukan dengan memanfaatkan sampah plastik yang telah dikumpulkan. Sampah plastik terlebih dahulu dipilah dan dibersihkan, kemudian dimasukkan ke dalam botol plastik hingga padat. Proses ini dilakukan sebagai bentuk pemanfaatan kembali sampah plastik yang sulit terurai agar dapat memiliki nilai guna.
Setelah proses pembuatan selesai, ecobrick yang telah dihasilkan kemudian dipersiapkan untuk dipasang di area depan Balai Desa Cupunagara. Pada 5 Agustus 2026, mahasiswa KKN melaksanakan pemasangan ecobrick sebagai bagian dari penataan lingkungan di sekitar balai desa.
Pemasangan ecobrick tidak hanya menjadi bagian dari penataan lingkungan, tetapi juga diharapkan dapat menjadi contoh sederhana bagi masyarakat dalam memanfaatkan kembali sampah plastik. Keberadaan ecobrick di area balai desa diharapkan dapat mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan serta pengelolaan sampah di lingkungan sekitar.
Ketua Kelompok KKN Raditya Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan contoh pemanfaatan sampah plastik yang sederhana dan dapat diterapkan di lingkungan masyarakat. “Melalui kegiatan ecobrick ini, kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa sampah plastik masih bisa dimanfaatkan kembali sehingga tidak langsung menjadi limbah yang terbuang,” ujarnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Thomas Nadeak SE,.MM. menyampaikan bahwa kegiatan pengelolaan sampah perlu didukung dengan tindakan nyata agar kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dapat terus berkembang
“Kegiatan seperti ini diharapkan tidak berhenti pada saat pelaksanaan KKN saja, tetapi dapat menjadi contoh yang bisa dilanjutkan oleh masyarakat dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah di lingkungan Desa Cupunagara,” tuturnya.
Melalui kegiatan pembuatan dan pemasangan ecobrick ini, mahasiswa KKN turut berkontribusi dalam mendorong pemanfaatan sampah plastik sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Cupunagara serta menjadi langkah sederhana dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.
Demikian disampaikan oleh Ketua KKN Raditya Ahmad dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Thomas Nadeak SE,.MM..
Nama Penulis:
– Raditya Ahmad
– Robiah Afriyani
Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan Karawang (UBP)
Dosen Pengampu: Thomas Nadeak, S.E,. M.M.
Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI















