Membangun Literasi Keuangan Sejak Dini: Edukasi Impulsive Buying dan Paylater bagi Siswa SMP

Literasi Keuangan Siswa
Membangun Literasi Keuangan Sejak Dini: Edukasi Impulsive Buying dan Paylater bagi Siswa SMP. Sumber: Penulis.

Pamulang, MMI — Perkembangan teknologi digital dan media sosial saat ini memberikan banyak kemudahan bagi siswa dalam mengakses informasi maupun berbelanja secara online. Namun, kemudahan tersebut juga dapat memicu perilaku impulsive buying, yaitu kebiasaan membeli barang secara spontan tanpa perencanaan yang matang.

Selain itu, semakin populernya sistem pembayaran digital seperti paylater membuat generasi muda perlu memahami cara mengelola keuangan dengan lebih bijak.

Melihat kondisi tersebut, kelompok kami melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (P(M)KM) dengan tema “Analisis Perilaku Impulsive Buying dan Paylater pada Siswa/Siswi: Perspektif Literasi Keuangan dan Gaya Hidup” di SMP Negeri 9 Pamulang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya literasi keuangan sejak usia dini.

Baca Juga: Peningkatan Kualitas SDM Siswa SMK YIMK Joglo Melalui Edukasi Literasi Keuangan dan Perencanaan Karier

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, tanya jawab, dan pemberian contoh kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Dalam kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, mengenali dampak perilaku konsumtif, serta memahami manfaat dan risiko dari penggunaan sistem pembayaran paylater. Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab.

Banyak siswa yang aktif berbagi pengalaman mengenai kebiasaan berbelanja dan cara mereka mengelola uang saku. Metode pembelajaran yang interaktif membuat materi lebih mudah dipahami dan diterima oleh peserta.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya mengelola keuangan secara bijak. Mereka mulai menyadari bahwa keputusan pembelian sebaiknya dilakukan berdasarkan kebutuhan, bukan hanya karena mengikuti tren atau keinginan sesaat.

Selain itu, siswa juga menjadi lebih memahami risiko yang dapat muncul dari penggunaan sistem pembayaran yang tidak direncanakan dengan baik.

Baca Juga: Implementasi Fun Accounting dalam Meningkatkan Literasi dan Keterampilan Pencatatan Keuangan Sederhana pada Siswa Sekolah Dasar

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu menerapkan kebiasaan keuangan yang sehat, lebih bijak dalam menggunakan uang saku, serta memiliki kesadaran untuk membuat keputusan keuangan yang bertanggung jawab.

Kegiatan P(M)KM ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelajar sebagai bekal menghadapi perkembangan ekonomi digital di masa depan.


Penulis:
1. Musa Rahman Malik
2. Aldiyas Roshan
3. Liana Sabrina Putri
4. Zahra Andriyani
Mahasiswa Akuntansi Universitas Pamulang


Dosen Pengampu: Alya Budiantini, S.E., M.Ak.


Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses