Menjawab Krisis Literasi Lewat Langkah Kecil, Mahasiswa KKN UMBY Gelar Safari Literasi di Desa Muneng

safari literasi
Mahasiswa KKN Universitas Mercu Buana Yogyakarta Angkatan XLIX Kelompok 20 berkolaborasi dengan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Baca Bintang menyelenggarakan program edukasi bertajuk "Literasi Untuk Anak Usia Dini" di TK RA Yaspi Muneng (Foto: Dok. Pribadi)

Kualitas literasi di Indonesia yang masih memprihatinkan sering kali menjadi perbincangan, namun menyerah pada keadaan bukanlah sebuah pilihan.

Beranjak dari keyakinan bahwa setiap perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil dan kemauan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Angkatan XLIX Kelompok 20 mengambil inisiatif nyata.

Berkolaborasi dengan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Baca Bintang, mereka menyelenggarakan program edukasi bertajuk “Literasi untuk Anak Usia Dini”.

Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan TK RA Yaspi Muneng pada Sabtu, 8 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan tim KKN UMBY saat mengamati langsung fenomena pendidikan yang terjadi di Desa Muneng.

Mereka menemukan fakta di lapangan bahwa tingkat literasi anak-anak masih tergolong rendah, terbukti dengan masih banyaknya siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD) yang belum lancar membaca dan menulis.

Menyikapi temuan tersebut, tim KKN menyadari bahwa intervensi harus dilakukan sedini mungkin agar akar permasalahan dapat diatasi secara bertahap.

Oleh karena itu, sasaran utama program ini diarahkan pada siswa-siswi Taman Kanak-Kanak (TK) guna mengenalkan budaya membaca dengan cara yang menyenangkan.

“Masalah literasi di sekitar kita memang sangat memprihatinkan, namun kita tidak boleh hanya berdiam diri. Kita harus mulai mengubah keadaan dengan langkah kecil seperti hari ini,” ungkap Sasa, mahasiswa UMBY yang menjadi PJ program literasi kali ini.

Harapannya, benih kesenangan terhadap buku dapat tumbuh sejak dini sehingga anak-anak jauh lebih siap saat kelak memasuki jenjang SD.

Pelaksanaan Program Literasi

Pelaksanaan program literasi ini dikemas secara terstruktur dan partisipatif dengan membagi fokus kegiatan menjadi dua kelompok sasaran.

Setelah acara dibuka secara resmi, peserta langsung dibagi ke dalam dua kelas berbeda, yaitu sesi interaktif untuk siswa-siswi TK dan sesi parenting khusus untuk para orang tua murid.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan secara paralel dan teratur berkat panduan langsung dari para fasilitator TBM beserta mahasiswa KKN yang bertanggung jawab di masing-masing pos.

Kepala Sekolah TK RA Yaspi Muneng turut memberikan dukungan penuh dan menyambut antusias inisiatif kolaborasi yang bermanfaat bagi perkembangan siswanya.

Keterlibatan aktif dari berbagai pihak ini menciptakan suasana belajar yang positif dan kondusif.

safari literasi
Foto: Dok. Pribadi

Pada kelas anak, rangkaian aktivitas utama didesain khusus untuk merangsang minat baca melalui pendekatan visual dan motorik yang memikat.

Program pertama yang dihadirkan adalah bookish play, di mana anak-anak diajak membuat karya kriya berbentuk penyu dari barang-barang sederhana yang terinspirasi dari buku cerita “Perjalanan Tukik”.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi read aloud atau membacakan buku secara nyaring.

Pada sesi ini, para fasilitator dari TBM dan mahasiswa KKN dengan penuh ekspresi membacakan berbagai buku cerita yang bebas dipilih sendiri oleh anak-anak.

Metode ini memancing antusiasme anak-anak, terlihat dari kegembiraan mereka yang berlomba memilih buku dan meminta kakak-kakak fasilitator untuk membacakannya.

Kemeriahan di kelas anak tidak berhenti pada sesi mendengarkan cerita, melainkan berlanjut pada aktivitas eksplorasi literasi secara mandiri.

Pihak penyelenggara turut menghadirkan perpustakaan berjalan milik Rumah Baca Bintang dan mengadakan gelaran buku di area sekolah.

Melalui gelaran ini, berbagai macam buku cerita dan bacaan anak dihamparkan sehingga siswa-siswi TK dapat dengan bebas mengeksplorasi, memilih, serta membaca buku yang menarik perhatian mereka di tempat.

Sebagai bentuk apresiasi, acara untuk anak-anak ditutup pada pukul 11.00 WIB dengan pembagian snack dan buku cerita gratis agar kebiasaan membaca dapat diteruskan di rumah.

Sesi Parenting untuk Orang Tua

safari literasi
Foto: Dok. Pribadi

Sementara anak-anak asyik dengan dunia cerita, para orang tua juga mendapatkan pembekalan melalui sesi parenting.

Kegiatan khusus orang tua ini menghadirkan narasumber Sri Suratiyah, M.Psi., yang merupakan Ketua TBM Rumah Baca Bintang.

Dalam pemaparannya, beliau memberikan wawasan mengenai pentingnya peran aktif orang tua dalam membacakan buku cerita kepada anak sejak usia dini.

Sesi ini bertujuan untuk menyelaraskan upaya sekolah dan keluarga sehingga lingkungan rumah juga mendukung terciptanya ekosistem literasi yang kuat.

Para orang tua tampak serius menyimak dan menyadari pentingnya dukungan mereka bagi kecerdasan literasi anak.

Menyikapi seluruh rangkaian acara dan realita literasi saat ini, Sri Suratiyah selaku Ketua TBM Rumah Baca Bintang turut membagikan pandangannya.

“Melihat hasil penelitian dari pisa mengenai minat baca terutama anak anak di negara kita sungguh memprihatinkan. Safari literasi anak usia dini yg dilakukan oleh TBM Rumah baca bintang, adalah salah satu usaha yg dilakukan untuk menyemai benih minat membaca pada anak usia dini,” ungkapnya.

Perjalanan panjang untuk meningkatkan kualitas literasi anak bangsa memang membutuhkan waktu dan konsistensi dari seluruh elemen masyarakat.

Kendati demikian, kolaborasi di TK RA Yaspi Muneng ini membuktikan bahwa selalu ada harapan di setiap usaha yang dilakukan secara tulus.

Semangat ini menjadi pengingat bahwa satu langkah kecil yang diiringi kemauan kuat selalu jauh lebih bermakna daripada sekadar meratapi keadaan.


Penulis: Ahmat Enric Setyawan
Kelompok 20 KKN-PPM UMBY Angkatan XLIX Tahun 2026
Mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta


Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses