Organisasi kampus merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan diri di luar kegiatan akademik. Melalui organisasi, mahasiswa dapat belajar bekerja sama, berkomunikasi, memimpin, serta bertanggung jawab dalam menjalankan berbagai program kerja.
Selain menjadi tempat menyalurkan minat dan bakat, organisasi juga sering dianggap sebagai bekal berharga untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Baca juga: Antara Perkuliahan dan Organisasi dari Sudut Pandang Mahasiswa
Namun, di balik berbagai manfaat tersebut, kegiatan organisasi sering memberikan tekanan yang cukup besar. Banyaknya program kerja, rapat, dan tuntutan untuk selalu aktif terkadang membuat mahasiswa merasa lelah, bahkan mengalami burnout.
Sebagai mahasiswa yang aktif berorganisasi, saya merasakan bahwa pengalaman ini memang memberikan banyak pelajaran. Di sisi lain, dinamika ini juga membuat saya kesulitan membagi waktu antara kuliah, organisasi, dan waktu istirahat.
Baca juga: 9 Tips Menghindari Burnout bagi Mahasiswa Aktif agar Tetap Seimbang, Sehat, dan Produktif
Banyak orang berpendapat bahwa tantangan tersebut bergantung pada kemampuan mahasiswa dalam menentukan prioritas dan mengatur waktu.
Menurut saya, pendapat itu memang benar. Sebagai mahasiswa, kita dituntut untuk mandiri dan bertanggung jawab atas pilihan yang diambil. Organisasi pun bisa menjadi tempat belajar manajemen waktu sebelum memasuki dunia kerja.
Namun, kenyatannya tidak selalu sesederhana itu. Dalam organisasi, sering kali muncul rapat mendadak, revisi proposal, persiapan acara, atau berbagai tugas lain yang tidak bisa diprediksi.
Di sisi lain, tugas kuliah juga memiliki tenggat waktu (deadline) yang sering datang bersamaan. Akibatnya, meskipun sudah berusaha mengatur waktu dengan baik, mahasiswa tetap bisa merasa kewalahan dan kelelahan.
Karena itu, menurut saya burnout dalam organisasi tidak selalu sepenuhnya disebabkan oleh kurangnya kemampuan mengatur prioritas.
Budaya organisasi juga memiliki pengaruh yang besar. Jika lingkungan organisasi terlalu menuntut dan kurang memahami kondisi anggotanya, tekanan yang dirasakan mahasiswa akan semakin besar.
Baca juga: Mengenal Ragam Budaya Organisasi
Jadi, yang dibutuhkan bukan hanya kemampuan time management dari mahasiswa, tetapi juga budaya organisasi yang lebih sehat dan suportif.
Menurut saya, solusi terbaik adalah menciptakan keseimbangan antara akademik dan organisasi. Dari sisi mahasiswa, penting untuk lebih realistis dalam mengambil tanggung jawab.
Tidak semua kegiatan harus diikuti, dan kita juga perlu berani mengatakan “tidak” ketika merasa sudah terlalu kewalahan.
Membuat jadwal, menentukan prioritas, dan menyediakan waktu istirahat juga menjadi langkah penting agar tidak mudah mengalami burnout.
Di sisi lain, pengurus organisasi juga perlu mengurangi budaya kerja yang terlalu memforsir anggotanya. Pembagian tugas harus lebih adil, rapat yang tidak terlalu penting bisa dikurangi, dan komunikasi antaranggota perlu dibangun dengan lebih suportif.
Organisasi seharusnya menjadi tempat belajar dan berkembang bersama, bukan tempat yang justru membuat anggotanya merasa tertekan.
Sebagai penutup, saya memandang organisasi kampus tetap memiliki manfaat besar dalam membentuk kemampuan dan pengalaman mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.
Baca juga: Dari Kaderisasi ke Kontestasi: Ketika Organisasi Ekstra Kehilangan Arah
Namun, manfaat tersebut tidak akan terasa maksimal jika mahasiswa justru mengalami kelelahan dan tekanan yang berlebihan.
Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara tanggung jawab akademik dan organisasi, disertai lingkungan yang lebih sehat dan saling mendukung.
Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya berkembang dalam kemampuan kerja sama dan kepemimpinan, tetapi juga mampu menjaga kesehatan mental serta kualitas hidupnya selama masa perkuliahan.
Penulis: Lidia Rahmaningrum
Mahasiswa Program Studi Sarjana Akuntansi, Universitas Pamulang
Editor: Nilam Indahsari
Editor Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI














