Wonogiri, MMI – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Tahun 2026 sukses menyelenggarakan dua program kerja unggulan di Desa Kulurejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, yaitu edukasi pencegahan stunting dan pengelolaan sampah rumah tangga.
Program pertama bertajuk “Gerakan Terpadu Cegah Stunting” dilaksanakan pada Rabu (29/07/2026), sedangkan program kedua bertajuk “Ayo Pilah! Ayo Olah! Kulurejo Bebas Sampah” digelar di Balai Desa Kulurejo pada Ahad (02/08/2026).
Kepala Desa Kulurejo, Aris Hartanto, mengungkapkan bahwa stunting menjadi masalah yang berulang dari tahun ke tahun di desanya.
“Stunting ini masalah dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Hal ini sejalan dengan salah satu visi dan misi Aris Hartanto sebagai Kepala Desa Kulurejo, yaitu Zero Stunting, sebagai upaya menurunkan angka kasus stunting yang hingga saat ini masih ditemukan di Desa Kulurejo.
Menjawab persoalan tersebut, mahasiswa KKN mengadakan talkshow bertema “Gerakan Terpadu Cegah Stunting” pada Rabu, (29/07/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, orang tua atau wali dari anak dengan kategori stunting, perangkat desa, perwakilan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), perangkat Pusat Kesehatan Masyarakat, serta kader Pos Pelayanan Terpadu.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN menghadirkan dr. Puji Mirantiningsih, Sp.A, M.Biomed sebagai narasumber yang memberikan materi seputar stunting kepada peserta.
Sebagian besar warga Desa Kulurejo bekerja sebagai petani dengan hasil tani utama beras dan jagung.
Memanfaatkan hasil tani tersebut, mahasiswa KKN mendemonstrasikan cara pembuatan susu jagung sebagai salah satu menu bergizi untuk anak maupun ibu hamil dan menyusui.
Susu jagung yang sudah dibuat sehari sebelumnya turut dibagikan kepada seluruh peserta.

Selain itu, karena sebagian warga juga membudidayakan ikan lele, kelompok KKN turut mendemonstrasikan cara membuat nugget lele sebagai menu bergizi yang mudah dibuat di rumah. Peserta acara pun bisa langsung mencicipi nugget lele yang sudah dibuat.
Kegiatan ini merujuk pada Peraturan Nomor 72 Tahun 2021 yang menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting adalah tanggung jawab bersama melalui pemenuhan gizi, pola asuh yang baik, pelayanan kesehatan, serta akses air bersih dan sanitasi yang layak untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Salah satu penyebab stunting di Desa Kulurejo dinilai berkaitan dengan pola asuh, sehingga demonstrasi susu jagung dan nugget lele ini diharapkan bisa menginspirasi keluarga di Desa Kulurejo untuk menghadirkan menu bergizi dalam kehidupan sehari-hari.

Selain masalah stunting, kondisi geografis Desa Kulurejo yang mayoritas warganya bekerja sebagai petani juga menyisakan masalah lain, yaitu limbah pertanian yang menumpuk dan belum dimanfaatkan dengan baik.
Sementara itu, sampah rumah tangga warga pun sebagian besar masih diolah dengan cara dibakar.
Untuk menjawab masalah ini, mahasiswa KKN Undip mengadakan acara bertajuk “Ayo Pilah! Ayo Olah! Kulurejo Bebas Sampah” pada Ahad (02/08/2026), yang diikuti oleh 30 peserta, terdiri dari perangkat desa, ketua dan wakil ketua Badan Permusyawaratan Desa, ketua RT dan RW, perwakilan PKK, serta perwakilan karang taruna.
Acara ini berisi penyuluhan sekaligus demonstrasi pengolahan sampah organik dan anorganik.
Untuk sampah organik, warga diajari cara membuat pupuk kompos hanya dengan sampah organik yang belum terkena air liur, cairan EM4, gula tebu, air, dan ember.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN menyerahkan ember kompos yang sudah dibuat kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Dusun Tukluk agar bisa terus dimanfaatkan warga.

Sementara untuk sampah anorganik, khususnya plastik yang masih banyak dibakar warga daripada dipilah untuk dijual, kelompok KKN memberikan solusi alternatif berupa pembuatan paving block dari sampah plastik.
Dibutuhkan sekitar 2 kilogram sampah plastik untuk menghasilkan satu paving block. Paving block hasil olahan ini kemudian dipasang di taman KWT Dusun Tukluk pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Kedua rangkaian kegiatan ini diketuai oleh Koordinator Desa KKN Tim II Kulurejo, Muhammad Pasha Al-Azmi, serta didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Hadiyanto, S.S., M.Hum.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta ramah tamah antara mahasiswa dan warga.
Penulis: Jennifer
Tim II KKN-R Undip 2026 Desa Kulurejo, Universitas Dipinegoro
Editor: Nilam Indahsari
Editor Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













