Kalongan, MMI – Mahasiswa KKN-T IDBU 26 UNDIP melaksanakan pemeriksaan kadar kolesterol bagi masyarakat dewasa melalui Program Kemasyarakatan di Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Puri Delta Asri RW 15, Desa Kalongan (14/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada 14 Juli 2026 ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan perhatian masyarakat terhadap faktor risiko penyakit tidak menular (PTM).
Pelaksanaan pemeriksaan tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa dalam pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Najwa Farihaa Izza selaku penanggung jawab program kerja sosial kemasyarakatan turut berperan dalam melakukan pemeriksaan kadar kolesterol kepada warga dewasa yang hadir di Posyandu ILP.
Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh informasi awal mengenai kondisi kadar kolesterol sebagai bahan untuk lebih memperhatikan kesehatan dan menerapkan pola hidup yang lebih sehat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, rata-rata kadar kolesterol peserta tercatat sebesar 184,2 mg/dL, sedangkan nilai tertinggi mencapai 275 mg/dL.
Hasil tersebut menunjukkan adanya peserta yang memiliki kadar kolesterol yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
Temuan dari pemeriksaan ini menjadi gambaran awal mengenai kondisi kesehatan peserta sekaligus mendorong pentingnya pemantauan kesehatan secara berkala.
Kadar kolesterol yang tinggi dapat terjadi tanpa menunjukkan gejala yang khas.
Kondisi tersebut menyebabkan seseorang terkadang tidak menyadari adanya faktor risiko kesehatan.
Karena itu, pemeriksaan kadar kolesterol dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatannya dan meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan penyakit tidak menular.
Upaya menjaga kesehatan dapat dilakukan melalui penerapan pola hidup sehat, seperti memperhatikan pola konsumsi makanan, melakukan aktivitas fisik secara rutin, menjaga berat badan, serta menghindari kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko PTM.
Edukasi mengenai kebiasaan hidup sehat juga menjadi bagian penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui kondisi kesehatannya, tetapi turut melakukan langkah pencegahan.
Ibu Vina, Ketua RW 15 Puri Delta Asri sekaligus Ketua Posyandu, menilai keterlibatan mahasiswa memberikan manfaat dalam mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan di Posyandu ILP.
“Kegiatan ini memberikan kesempatan yang baik bagi mahasiswa, khususnya yang bergerak di bidang kesehatan masyarakat, untuk terlibat langsung dalam praktik pelayanan di lapangan melalui kegiatan Posyandu ILP. Kehadiran mahasiswa juga sangat membantu kami, baik dalam pelaksanaan kegiatan maupun dalam memberikan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat. Tentunya, kegiatan seperti ini juga dapat mendukung para kader dalam menjalankan kegiatan Posyandu,” ujar Ibu Vina.
Baca Juga: Senam Bareng Ibu-Ibu, Mahasiswa PKNM 9 Edukasi Warga Soal Kolesterol
Dukungan terhadap keberlanjutan kegiatan juga disampaikan oleh Pak Heru selaku Ketua RW 15.
Ia berharap keterlibatan mahasiswa selama masa KKN dapat memberikan manfaat yang tetap dirasakan masyarakat setelah program KKN selesai.
“Kami juga berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti selama mahasiswa KKN berada di sini, tetapi bisa dilanjutkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkap Pak Heru.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN IDBU 26, Lintang Dian Saraswati, S.KM., M.Epid., Ph.D., menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan di Posyandu ILP menjadi kesempatan bagi mahasiswa Kesehatan Masyarakat untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam kegiatan di masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan, tetapi juga melalui pencatatan aktif hasil pemeriksaan dan kondisi kesehatan masyarakat.
Pencatatan tersebut dapat mendukung pemantauan kondisi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan sekaligus memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam menerapkan prinsip surveilans kesehatan pada tingkat masyarakat.
Pelaksanaan skrining kolesterol juga berkaitan dengan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular yang sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera.
Melalui pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat, Posyandu ILP dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan pemantauan kesehatan.
Kegiatan pemeriksaan kolesterol di Posyandu ILP Puri Delta Asri RW 15 menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung pelayanan kesehatan di tingkat komunitas.
Selain memberikan pengalaman lapangan bagi mahasiswa, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif memantau kondisi kesehatan serta menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan.
Penulis: Najwa Farihaa Izza
Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
Dosen Pengampu: Lintang Dian Saraswati, S.KM., M.Epid., Ph.D
Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













