Pelatihan Job Interview pada Siswa SMK Cendika Bangsa Kelas XII untuk Kesiapan dalam Menghadapi Dunia Kerja

Pelatihan Job Interview
Pelatihan Job Interview.

SMK Cendika Bangsa merupakan sekolah yang terletak di Jalan Raya Mojosari Nomor 2 Kepanjen, Mojosari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

SMK Cendika Bangsa didirikan pada 2 Mei 2007 dan merupakan sekolah vokasi dengan perkembangan yang pesat di Kabupaten Malang. Sampai saat ini, SMK Cendika Bangsa telah berkembang dan memiliki lebih dari 500 siswa yang tergabung ke dalam 9 kompetensi keahlian dalam 22 kelas.

Semakin pesatnya jumlah pelamar di pasar kerja global telah menciptakan ketidakseimbangan yang signifikan antara penawaran dan permintaan lapangan pekerjaan.

Bacaan Lainnya
DONASI

Dengan profil pelamar yang sangat beragam, mulai dari yang berpengalaman hingga fresh graduate, perusahaan mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi kandidat berpotensi tinggi (Anggraini et al., 2021).

Penilaian terhadap potensi ini sering kali bergantung pada dokumen awal yang dikirim oleh para pelamar, terutama Curriculum Vitae (CV).

Meskipun memiliki keterampilan dan kemampuan (hardskill dan softskill) yang kuat penting dalam lamaran, pelamar juga perlu memperhatikan aspek administratif, khususnya dalam penyusunan CV. Setelah melewati seleksi awal, seperti penilaian CV, tahap wawancara kerja menjadi langkah kritis selanjutnya.

Shuhaima selaku mahasiswi Universitas Negeri Malang Jurusan Psikologi dengan bidang peminatan Psikologi Industri Organisasi yang saat ini sedang melakukan magang sebagai HRD di salah satu hotel di Kota Malang yang sekaligus menjadi pemateri pelatihan pada saat itu mengatakan, “Salah satu tahap yang paling penting dan menjadi  acuan besar perusahaan untuk menerima calon kandidatnya adalah dengan melalui wawancara kerja. Karena dengan waancara kerja akan disaring dan ditemukan calon kandidat yang cocok dengan budaya perusahaan dan posisi yang dituju. Maka dari itu penting untuk mengetahui cara interview kerja yang baik dan benar.”

Shuhaima dalam pelatihannya juga menjelaskan bahwa, “Wawancara kerja, sebagai bentuk interaksi verbal, memungkinkan pewawancara menilai aspek-aspek seperti penampilan pribadi, perilaku, stabilitas emosional, kedewasaan, sikap, motivasi, dan minat pelamar. Agar berhasil melewati tahap wawancara, pelamar perlu memiliki pemahaman mendalam tentang tujuan dari wawancara kerja, pengetahuan tentang posisi yang dilamar, dan informasi tentang perusahaan yang bersangkutan.”

Maka dari itu untuk menghadapi tantangan ini diciptakan sebuah pelatihan interview kerja bagi para siswa kelas XII yang sebentar lagi akan lulus dan menjadi fresh graduate untuk memasuki dunia kerja.

Pelatihan ini dibuat sebagai bekal mereka agar ketika mereka mendaftar ke sebuah perusahaan dan diundang untuk melakukan interview kerja, mereka sudah tau gambarannya, seperti apa saja yang harus dipersiapkan, apa saja pertanyaan yang kemungkinan akan dikeluarkan, dan sebagainya.

Dikarenakan audience dari pelatihan ini merupakan anak SMK, maka dari itu materi dibawakan dengan cara yang seru dan intimate dengan tujuan agar siswa mampu menyerap materi dengan baik dan tidak segan untuk melakukan sharing dengan pemateri. Hal tersebut dibuktikan dengan betapa antusiasnya siswa untuk menghadiri pelatihan ini.

Pelatihan diadakan pada hari Jumat (3/11/2023), di mana pada hari tersebut seharusnya siswa pulang pukul 13.00 WIB, namun karena ada pelatihan interview kerja yang dilaksanakan pada pukul 13.30, banyak sekali siswa yang berinisiatif mengikuti rangkaian acara tersebut sehingga terdapat kurang lebih 50 siswa yang mengikuti pelatihan ini.

Pelatihan ini mendapatkan feedback yang sangat positif baik dari guru maupun audience. Bahkan beberapa audience sudah menyiapkan banyak pertanyaan yang ingin di ajukan di akhir sesi pelatihan.

Sesi tanya jawab pada pelatihan ini berakhir dengan sangat lama dan intimate sesuai dengan rencana awal Shuhaima selaku pemateri. Sehingga Shuhaima dapat dengan jelas menemukan keresahan dan hambatan para siswa yang selama ini mereka khawatirkan dalam menghadapi interview kerja.

Setelah sesi tanya jawab, Shuhaima selaku pemateri menyimpulkan bahwa sebagian besar keresahan yang dialami siswa mengenai interview kerja adalah terkait rasa percaya diri yang kurang, kurangnya persiapan sehingga membuat mereka blank saat interview kerja, serta ketidaktahuan tentang cara menjawab pertanyaan yang benar dari HRD.

Hal tersebut dibuktikan ketika Shuhaima melaksanakan magang sebagai HRD dan melakukan interview kepada siswa yang akan magang, banyak sekali siswa yang tidak dapat menjawab pertanyaan dengan baik dan benar, penuh rasa gugup, tidak menatap mata pewawancara, dan datang dengan tampilan yang tidak rapi.

Bayangkan saja jika mereka datang ke sebuah perusahaan untuk melakukan interview kerja dengan persiapan yang seperti itu, jelas tidak akan bersaing dengan yang lainnya.

Shuhaima selaku pemateri berharap dengan diadakannya pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi mereka semua yakni siswa kelas XII SMK Cendika Bangsa untuk bersaing mendapatkan pekerjaan yang terbaik.

Penulis: Shuhaima
Mahasiswa Psikologi Peminatan Psikologi Industri Organisasi Universitas Negeri Malang

Editor: Ika Ayuni Lestari

Bahasa: Rahmat Al Kafi

Ikuti berita terbaru di Google News

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI

1 Komentar

  1. Wiih kreen, harus sering sering nih di perhatikan anak anak SMK, karena sudah tidak jamanya anak anak SMK di pandang sebelah mata, padahal anak SMK di persiapkan untuk langsung dapat berkerja jadi hal hal yang tidak di dapatkan di bangku kuliah bisa di ajarkan atau di berikan oleh mahasiswa mahasiswa yang memang berkompeten di beberapa aspek.

Komentar ditutup.